Breaking News
light_mode

Tahun 2020, Jepara Fokus Bangun Empat Sektor, Perpustakaan Juga Penting

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 31 Mei 2019
  • visibility 211

Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi saat memimpin rapat
JEPARA – Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Jepara tahun
2020, memprioritaskan pada empat sektor pembangunan. Diantaranya infrastruktur,
kepariwisataan, pendidikan dan kesehatan.

Hal ini disampaikan Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi, saat rapat akhir
RKPD, bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Jepara, Rabu
(29/5/2019), di kantornya. Hadir Sekda Jepara Edy Sujatmiko, Kepala Bappada Sujarot
dan para pejabat terkait.

Meskipun memprioritaskan empat sektor itu, Andi tetap memandang sektor
lain juga penting. Misalnya saja, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan
Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), untuk
diperhatikan Petugas Lapangan KB.

Ini juga penting, menyangkut tumbuh dan laju pertumbuhan penduduk di
Jepara. Begitu juga Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jepara.
Karena dinas ini cukup strategis, sebagai corongnya Pemkab Jepara. Perpustakaan
juga harus ikut didorong. Karena terkait dengan peningkatan pengetahuan, serta
minat baca masyarakat.

“Kami akan dorong Perpustakaan yang lebih representatif di Jepara,” kata politisi
PDI Perjuangan tersebut seperti dikutip dari laman jepara.go.id

Andi juga berharap untuk perencanaan anggaran pembangunan fisik oleh
kantor perangkat daerah untuk tidak dibagi rata. Namun mengedepankan asas
kebutuhan dan prioritas.

“Harus kedepankan asas prioritas pembangunan, jangan asal didum atau dibagi rata,” kata dia. Terkait
bidang kesehatan, tahun 2020, Andi tetap mengratiskan layanan kesehatan rawat
inap di kelas 3. Langkah ini merupakan upaya agar seluruh masyarakat memeroleh
akses mudah dan fasilitas kesehatan bermutu.

“Jangan semata-mata mencari profit, namun pelayanan masyarakat juga harus
diutamakan,” imbuhnya.

Sekda Jepara Edy Sujatmiko mengataakan, untuk RKPD 2020 nanti, terdapat
kenaikan rata-rata 5 persen. Namun demikian, akan disingkronkan berdasarkan
Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Jepara, dan pagu
indikatif. Termasuk didalamnya capaian kinerja tiap perangkat daerah, juga
menjadi pertimbangan. “Tidak hanya bagito
(bagi roto), namun RPJM juga harus
tercapai,” pungkasnya. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Desak Pemdes Tangani Masalah Sampah yang Kian Menggurita

    Anggota DPRD Pati Desak Pemdes Tangani Masalah Sampah yang Kian Menggurita

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Desa (Pemdes) di seluruh Kabupaten Pati untuk lebih proaktif dalam mengatasi masalah sampah. Anggota DPRD Pati, Kastomo, perwakilan dari Dapil IV, menyoroti masih banyaknya sampah berserakan di berbagai desa, khususnya di bahu jalan. Kondisi ini, menurutnya, memprihatinkan dan perlu ditangani secara serius. “Kami melihat […]

  • Aksi Anarkis Nodai Peringatan May Day di Semarang, Bupati Pati Kecam Keras

    Aksi Anarkis Nodai Peringatan May Day di Semarang, Bupati Pati Kecam Keras

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 237
    • 0Komentar

    PATI – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Gedung Gubernur Jawa Tengah pada 1 Mei 2025 diwarnai aksi anarkis oleh sekelompok orang yang menamakan diri sebagai anarko. Aksi corat-coret fasilitas umum dan kericuhan sempat terjadi sebelum akhirnya aparat kepolisian dapat meredam situasi. Kejadian ini mendapat kecaman keras dari Bupati Pati, Bapak Sudewo. “Saya […]

  • Bikin Drama Mudahkan Anak Cerna Pelajaran

    Bikin Drama Mudahkan Anak Cerna Pelajaran

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Saila Rachmawati Guru kekinian butuh inovasi. Apalagi mengajar mata pelajaran agama di sekolah umum. Hanya mengandalkan ceramah saja, bisa jadi anak didiknya bosan bahkan bisa ditinggal bolos pelajaran. Salah satu cara yang cukup ampuh adalah dengan menggunakan drama. Seperti yang dilakukan Saila Rachmawati, guru pendidikan agama Islam (PAI) di SMP N 1 Pati. Salah satu […]

  • DPRD Pati Dukung Program Dokter Spesialis Keliling: Layanan Kesehatan Dekat Warga Desa

    DPRD Pati Dukung Program Dokter Spesialis Keliling: Layanan Kesehatan Dekat Warga Desa

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 225
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Dra. Hj. Suhartini, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Spesialis Keliling (Speling) yang diadakan di Desa Pohgading, Kecamatan Gembong. Kegiatan yang berlangsung di balai desa tersebut berhasil menarik perhatian ratusan warga yang antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis. Balai desa yang disulap menjadi fasilitas layanan kesehatan lengkap ini […]

  • Pembalap Luar Kota Dominasi Juara Kejurprov Road Race di Pati

    Pembalap Luar Kota Dominasi Juara Kejurprov Road Race di Pati

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Aksi sejumlah pembalap dalam ajang Casytha Manahadap Road Race 2022 di Stadion Joyokusumo Kota Pati Sukses Gelar Kejurprov Road Race 2022. Di sirkuit darurat Stadion Joyokusumo akhir pekan kemarin ratusan pembalap beradu lincah dalam berbagai kelas lomba. Even di Pati ini merupakan seri ke-1 dari 5 seri yang rencananya akan digelar. Kejurprov Jateng Casytha Manahadap […]

  • Mahasiswa PGMI IAIN Kudus Kenalkan Cerita Kayu Naga Muria

    Mahasiswa PGMI IAIN Kudus Kenalkan Cerita Kayu Naga Muria

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Pentas Kayu Naga Muria yang akan dilakukan mahasiswa PGMI IAIN Kudus. Mahasiswa PGMI IAIN Kudus mengajak masyarakat mengenal folkor di Kudus. Salah satu yang dikenalkan adalah cerita tentang Kayu Naga Muria. Yang dipercaya mampu mengusir tikus yang meresahkan petani. KUDUS – Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) A angkatan 19 IAIN Kudus  menampilkan pentas pertunjukan […]

expand_less