Breaking News
light_mode

Semur Kutuk Legendaris Langganan Wakil Bupati Saiful Arifin

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
  • visibility 321


Jadi Langganan Pejabat, Sehari
Habiskan 10 Kilogram Ikan Kutuk  


Wakil Bupati Pati Saiful Arifin sedang menyantap semur kutuk

Masakannya
sederhana. Bumbu semur lengkap yang gurih dengan potongan ikan Kutuk. Jadilah
namanya semur kutuk. Karena rasanya yang khas, kuliner ini menjadi buruan
orang-orang. Para pejabat sering kali datang, termasuk Wakil Bupati Pati Saiful
Arifin yang menjadi langganan.
 

Cuaca
sedang mendung. Asap masih mengepul di dapur. Bunyi perkakas yang beradu satu
sama lain ikut memecah keheningan tengah hari itu. Sebuah warung sederhana di
pinggiran jalan Desa Jatiroto Kecamatan Kayen baru saja dibuka pemiliknya.
Warungnya amat sederhana.

Dindingnya
dari papan kayu. Lantainya plesteran dari semen. Beberapa minuman bersoda
ditata rapi di atas meja. Di dekatnya ada pula air mineral botolan, dan
beberapa renteng jajanan ringan.
Warung semur kutuk yang sangat sederhana di Desa Jatiroto Kecamatan Kayen Kabupaten Pati

Sambil
menenteng panci, seorang ibu paro baya tergopoh-gopoh dari dapur di belakang.
Ibu bernama Sugini memang sedang bersiap menyiapkan masakan andalannya untuk
dijajakan siang itu. Adalah Semur Kutuk. Kutuk sendiri adalah sejenis ikan yang
hidup di air tawar. Di wilayah seperti Kayen, Sukolilo, dan Tambakromo yang
berada di bantaran Sungai Silugonggo ini memiliki stok ikan tersebut lumayan
melimpah. Namun terkadang juga susah mencarinya.



Baca juga : Kulit Jeruk Pamelo jadi Selai 

Siang
itu Wakil Bupati Saiful Arifin bertandang ke warung yang sudah buka belasan
tahun lalu itu. Orang nomor dua di Kabupaten Pati ini mengaku sudah sering ke
tempat itu. Bisa dikatakan sudah jadi pelanggan tetap lah.

”Rasanya
enak sih. Cocok dimakan siang hari begini,” katanya sambil menyantap masakan
racikan tangan Sugini itu.

Kuliner
di Pati, lanjut pria yang akrab disapa Safin itu memang tergolong nikmat dan
mampu memanjakan lidah siapapun. ”Selain semur kutuk di Kayen yang enak ini,
tentu kita sudah hafal dengan nasi gandul, kepala manyung, dan masih banyak
lainnya. Ini menjadi potensi kekayaan kuliner yang bisa mengangkat nama Pati
juga,” ungkapnya.

Sugini sedang melayani pembeli

Semur
kutuk sendiri lebih nikmat disantap dengan lontong. Lontong di tempat Sugini
dibungkus daun pisang. Aromanya lebih harum. Makin menggugah selera makan
pelanggannya.

Di
warungnya itu, Sugini tak hanya menjual semur kutuk, ada semur ayam, dan telur.
Tetapi yang menjadi ciri khas warungnya dan paling banyak diburu adalah semur
kutuk. Sehari nenek berusia 65 tahunan ini bisa menghabiskan 10 kilogram ikan
kutuk. Tergantung stoknya juga. Terkadang di pasar tidak ada. Warung ini
sendiri buka mulai pukul 13.00, Sugini berjualan sendiri.

”Saya
masak sendiri. Resepnya dari ibu saya. Dulu dia pernah jualan juga,” ungkap
Sugini di
sela melayani para pembelinya.

Masakan
tersebut, kata Sugini memang menjadi primadona banyak orang. Selain Wakil
Bupati Saiful Arifin yang sudah menjadi langganannya, beberapa pejabat seperti
para camat dan orang kabupaten juga sering makan di warungnya tersebut.

”Ya
biasanya pak wakil bupati ngabari dulu kalau mau datang ke warung. Seperti hari
ini. Soalnya kadang juga tidak dapat ikan kutuknya. Karena di pasar kadang juga
tidak ada. Kalau musim kemarau begini malah banyak ikannya, juga besar-besar
ukurannya,” imbuhnya. (alb)   

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Soroti Kondisi Alun-Alun Juwana, Minta Segera Ditata Lebih Layak

    DPRD Pati Soroti Kondisi Alun-Alun Juwana, Minta Segera Ditata Lebih Layak

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.540
    • 0Komentar

    PATI – Meskipun Kecamatan Juwana dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan hasil laut terbesar dan memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian sektor perikanan di Kabupaten Pati, kondisi Alun-Alun Juwana dinilai belum mencerminkan wajah kawasan strategis tersebut. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah segera melakukan pembenahan menyeluruh agar ruang publik ini menjadi […]

  • Tahun 2023 Penguatan SDM, dan Infrastruktur Jadi Prioritas Pemkab Jepara

    Tahun 2023 Penguatan SDM, dan Infrastruktur Jadi Prioritas Pemkab Jepara

    • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

      Sekda Jepara Edy Sujatmiko/ Diskominfo Jepara Fokus pembangunan dicanangkan Pemerintah Kabupaten Jepara patah tahun 2023. Yang pertama adalah penguatan sumber daya manusia, ekonomi, dan infrastruktur.  JEPARA – Kebijakan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Jepara Tahun 2023 nanti, akan fokus pada penguatan sumber daya manusia, ekonomi dan infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Ada lima program prioritas pembangunan […]

  • Santan Restaurant, Cita Rasa Kekinian Masakan Indonesia di Hotel @Hom Kudus

    Santan Restaurant, Cita Rasa Kekinian Masakan Indonesia di Hotel @Hom Kudus

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Menu baru di restoran Hotel @Hom Kudus KUDUS – Aroma sedap Grilled Salmon menguar di lobby area Hotel @Hom Kudus. Chef Ali cekatan menggoyang-goyang wajan. Menampilkan atraksi live cooking di depan para wartawan. Menandai bergantinya “bendera” Malabar Restaurant menjadi Santan Restaurant, Kamis (17/10/2019) siang. Mulai hari itu, tidak ada lagi papan nama Malabar Restaurant di […]

  • Bupati Kudus Matangkan Perluasan Lahan TPA/TPST Tanjungrejo Atasi Keterbatasan Daya Tampung

    Bupati Kudus Matangkan Perluasan Lahan TPA/TPST Tanjungrejo Atasi Keterbatasan Daya Tampung

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.727
    • 0Komentar

    KUDUS – Masalah penanganan sampah menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Kudus demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memimpin rapat koordinasi terkait rencana pengadaan serta perluasan lahan TPA/TPST Tanjungrejo di Pendapa Belakang Kabupaten Kudus, Kamis (2/7/2026). Langkah ini diambil sebagai solusi strategis mengatasi keterbatasan daya tampung Tempat Pemrosesan Akhir […]

  • Jadi Tersangka, Pelaku Pencabulan Ponpes di Pati Mangkir Panggilan Polisi

    Jadi Tersangka, Pelaku Pencabulan Ponpes di Pati Mangkir Panggilan Polisi

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.627
    • 0Komentar

    PATI – Proses hukum atas kasus dugaan pencabulan di sebuah pondok pesantren tahfizul Quran di wilayah Kabupaten Pati terus berjalan. Polresta Pati memastikan penanganan kasus ini sudah memasuki tahap penetapan status tersangka terhadap pihak yang diduga melakukan tindak pidana tersebut, setelah penyidik berhasil mengumpulkan alat bukti yang memadai dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Hal tersebut disampaikan […]

  • Harga Bahan Pokok di Pati Terus Melejit, Bikin Emak-Emak Pusing

    Harga Bahan Pokok di Pati Terus Melejit, Bikin Emak-Emak Pusing

    • calendar_month Kam, 22 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 270
    • 0Komentar

    PATI – Dalam beberapa pekan ini sejumlah harga bahan pokok di Pati terus melejit harganya. Tidak hanya beras, bahan pokok lainnya juga turut naik harganya. Membuat kalangan emak-emak pusing untuk memutar uang belanja. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati, Koeswantoro mengatakan, kenaikan harga sembako ini diakibatkan minimnya pasokan. Meskipun demikian, stoknya […]

expand_less