Breaking News
light_mode

Nadirsyah Hosen ; NU Harus Melawan Provokator-provokator Umat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 18 Mar 2019
  • visibility 256

Bedah buku Saring sebelum Sharing bersama Prof Nadirsyah Hosen, Rois Syuriah PCINU Australia – Selandia Baru
Pukul sepuluh
pagi, Minggu (17/3/2019)
  Profesor
Nadirsyah Hosen atau yang akrab disapa Gus Nadir mengisi seminar dan bedah buku
terbarunya yang berjudul “Saring Sebelum Sharing” di Gedung PC NU
Kabupaten Jepara. Bedah buku di Jepara ini merupakan rangkaian _tour_nya di
berbagai kota se-Indonesia.

Pada
kesempatan itu, Gus Nadir yang juga sebagai Ketua PCINU Australia dan New
Zeeland menjelaskan berbagai fenomena mutakhir yang membuat kondisi Indonesia
cukup memprihatinkan. Terutama dalam hal keberagamaan. Menurutnya, ada
provokator-provokator yang sengaja membuat kedamaian Indonesia terguncang
melalui media sosial.

Gus Nadir juga
menyebutkan beragam modus yang dipakai para provokator tersebut. Yang paling
sering yaitu mereka pura-pura bertanya dengan menyertakan sebuah berita. Namun
pertanyaan itu dilontarkan untuk memancing perdebatan yang berujung konflik.

“Misalnya,
ada yang melempar pertanyaan tentang kesalahan salah satu pasangan calon
presiden. Namun pertanyaan itu dilemparkan kepada kita-kita yang sama sekali
tidak memiliki hubungan politik apapun kepada keduanya. Tentu ini tujuannya untuk
memancing emosi,” katanya.

Selain itu,
lanjut Gus Nadir, umat Islam juga diprovokasi dengan membenturkan pernyataan
antar ulama atau tokoh agama. Dikatakan, hal ini sering menimpa para kyai-kyai
NU. Sebab, banyak pihak yang tidak suka dengan paradigma NU yang lebih
mengutamakan persatuan seluruh umat beragama di Indonesia dibandingkan lebih
menonjolkan diri sebagai umat yang mendominasi negara.

Modus yang
ketiga, sambung Gus Nadir, umat Islam Indonesia diprovokasi dengan dalil-dalil
yang tidak relevan dengan konteks kekinian. Dalil-dalil itu dipaksakan untuk
merespon fenomena yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan dalil yang
disertakan. Ia mencontohkan, mendekati pemilu kali ini, banyak yang mengutip
dalil atau hadis tentang perang sebagai upaya untuk menggiring opini publik
supaya “memerangi” lawan politiknya.

“Yang
lebih ekstrim, ada pihak yang menyerukan untuk kembali ke Qur’an dan hadis. Lha
memangnya kita (NU: red) pernah meninggalkan Qur’an dan Hadis? Ada-ada saja
mereka itu. Selain itu, mereka juga sering mengkafir-kafirkan yang tak sama
dengan mereka. Ini jelas salah besar dan NU harus menjadi garda terdepan untuk
meluruskan mereka,” tambahnya.

Melalui buku
tersebut, Gus Nadir berharap upayanya menghadirkan pesan Islam yang benar-benar
rahmatan Lil ‘alamin. Ia juga mendorong warga Nahdliyyin untuk aktif berdakwah
melalui media sosial, agar masyarakat yang awam agama bisa tersentuh oleh
dakwah ala NU.

Dalam seminar
itu hadir juga Nasrullah Afandi, doktor maqosidus syariah alumni Maroko
sekaligus Wakil Katib PWNU Jawa Tengah, sebagai pembanding Gus Nasrul sangat
mendukung dengan karya-karya Gus Nadir yang mencerahkan dan menyejukkan
kekacauan masyarakat saat ini. Dia juga sepakat untuk mendorong seluruh warga
NU agar bersama-sama melawan provokator-provokator yang mengatasnamakan agama
sebagai dalih untuk memecah belah.

“Paham-paham
radikalisme dan ekstrimisme telah nyata-nyata menggerogoti kesatuan bangsa
kita. Oleh sebab itu, saya serukan kepada warga NU untuk melawan mereka. NU
harus menjadi pihak pertama yang menyelamatkan bangsa,” tegasnya. (fmh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Bertambah Lagi Satu Pelapor

    Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Bertambah Lagi Satu Pelapor

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.936
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati kembali menerima tambahan laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Desa Telogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Penambahan laporan dari korban baru ini diterima pada Kamis (14/5/2026) di kantor Polresta Pati. Kapolresta Pati melalui Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal, AKP Iswantoro, menjelaskan bahwa kehadiran satu […]

  • Bhayangkari Demak Gelar “Demak In Frame 2025,” Ajang Ekspresi Kreativitas Generasi Muda

    Bhayangkari Demak Gelar “Demak In Frame 2025,” Ajang Ekspresi Kreativitas Generasi Muda

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 282
    • 0Komentar

    DEMAK – Bhayangkari Cabang Demak sukses menggelar acara “Demak In Frame 2025” di Pendopo Parama Satwika Polres Demak, Sabtu (24/5/2025). Acara dua hari ini diikuti 287 peserta pelajar dan anak muda, merupakan wadah bagi mereka untuk mengekspresikan kreativitas melalui lomba story telling, fashion show, esai, dan fotografi. Tujuan utama acara ini adalah mengangkat potensi, budaya, […]

  • Polres Jepara Ungkap Kasus Pencabulan Anak di Kalinyamatan

    Polres Jepara Ungkap Kasus Pencabulan Anak di Kalinyamatan

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Ungkap kasus pencabulan oleh Polres Jepara Polres Jepara berhasil meringkus pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri. Peristiwa pencabulan terjadi di rumah tersangka. Entah apa yang ada di pikirannya sehingga tega melakukan hal keji demikian. JEPARA – Kasus pencabulan terhadap seorang gadis berusia 12 tahun di Jepara berhasil diungkap oleh Satreskrim Polres Jepara. Diketahui, pelaku pencabulan […]

  • UMKM Sulit Permodalan, Anggota DPRD Pati Narso Tawarkan Solusi Ini

    UMKM Sulit Permodalan, Anggota DPRD Pati Narso Tawarkan Solusi Ini

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati mendesak adanya kemudahan akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Narso, yang menekankan pentingnya peran UMKM dalam mendorong perekonomian daerah. Narso mengusulkan skema permodalan tanpa bunga bagi UMKM, yang diyakininya dapat meringankan beban para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis […]

  • Sering Bikin Macet, Kini Truk Pasir Tempati Terminal Lama Juwana

    Sering Bikin Macet, Kini Truk Pasir Tempati Terminal Lama Juwana

    • calendar_month Kam, 21 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Beberapa truk yang bermuatan pasir yang sebelumnya sering mangkal di Jalan WR Supratman, telah dialihkan ke Terminal Lama Juwana per Kamis (21/12/17) kemarin. Seperti diketahui, truk-truk yang mangkal sembarangan di pinggir jalan ini dikeluhkan warga. Sebab, keberadaannya mengganggu arus lalu lintas.    Pemindahan ini pun mendapat sambutan positif dari para supir […]

  • Edy Wuryanto: Pemerintah Harus Pastikan Perusahaan Siap Bayar THR Sejak Dini

    Edy Wuryanto: Pemerintah Harus Pastikan Perusahaan Siap Bayar THR Sejak Dini

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.745
    • 0Komentar

    JAKARTA – Temuan terkait pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang diperoleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menunjukkan bahwa perlindungan hak dasar pekerja di negara ini masih belum optimal. Perhitungan hingga pukul 15.00 WIB tanggal 25 Maret 2026 mencatat adanya 200 Laporan Hasil Pemeriksaan, 7 Nota Pemeriksaan I, serta 4 rekomendasi terkait kasus pelanggaran THR. Sebanyak 1.461 […]

expand_less