Breaking News
light_mode

Potensi Besar Latoh Jepara, Tembus Ekspor Jepang-Korea

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
  • visibility 328
latoh sangat banyak dijumpai di laut jepara namun masih perlu untuk dibudidayakan
Urap Latoh menjadi salah satu menu olahan tanaman laut ini

Tanaman Latoh banyak tumbuh di lautan Jepara. Latoh yang
dikenal sebagai anggur laut atau Green
Caviar
, merujuk sebutan orang-orang Eropa dan Amerika, sangat baik untuk
kesehatan. Bahkan pasar di Jepang dan Korea sudah banyak yang meminta tanaman
hasil laut tersebut.
”Latoh memiliki potensi besar untuk menjadi komoditas
ekspor. Jepara sebenarnya sudah ekspor. Tapi masih menggunakan jasa pihak lain.
Kedepan bisa diekspor sendiri, sehingga Latoh bisa dikenal sebagai hasil laut
khas Jepara,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara, Mulyaji,
seperti dikutip dari jepara.go.id.
Lebih lanjut, pihaknya ingin melakukan kegiatan pemberdayaan
masyarakat pesisir dengan mengangkat pembudidayaan Latoh. Sebab memiliki dampak
ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat. Serta menjadikan brand bahwa Latoh berasal dari Jepara.
Saat ini, Latoh telah mampu menembus pasar internasional. Ekspor tanaman hasil laut ini telah menyasar hingga  ke Jepang dan Korea.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Air
Payau (BBPBAP) Sugeng Raharjo mengatakan, saat ini banyak tambak yang
kondisinya kosong, melihat potensi tersebut dirinya tertarik untuk memanfaatkan
pembudidayaan Latoh bersama masyarakat.
“Latoh itu hanya
membutuhkan waktu tiga minggu sampai satu bulan, dan sudah bisa dipanen setiap
hari. Dengan metode Tumpangsari ataupun Polyculture.
Ini potensi yang menarik,” katanya.
bahas masalah budidaya latoh sebagai komoditas menjanjikan dan potensi besar pasar ekspor ke jepang dan korea
Audiensi Kadin Jepara dengan Asisten II Sekda Jepara
Metode tersebut dianggap sukses untuk perkembangbiakan jenis
rumput laut ini. Sebagai hasil laut khas Jepara, Sugeng berharap Latoh bisa
berkembang dengan baik.
Saat ini, BBPBAP bersama pengurus Kamar Dagang dan Industri
(Kadin) Jepara, dan Himpunan Nelayan seluruh Indonesia (HSNI) sedang
mempersiapkan pembudidayaan, sekaligus sosialisasi kepada masyarakat untuk
mengkonsumsi Latoh.
Latoh memiliki banyak kandungan protein, kalsium, asam lemak
tak jenuh dan masih banyak lagi kandungan kesehatan lainnya. Tantowi Jauhari,
dari Kadin jepara mengungkapkan, pihaknya bakal melakukan kegiatan pengenalan
produk hasil laut tersebut.
Upaya sosialisasi itu direncanakan melalui kegiatan
pemecahan rekor MURI. Dengan cara kegiatan makan Latoh bersama sebanyak 10 ribu
peserta. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesepaktakraw Jepara Berjaya di Pomnas 2019

    Pesepaktakraw Jepara Berjaya di Pomnas 2019

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sekeping medali emas sepak takraw dipersembahkan tiga putri asal Bumi Kartini. Jepara. Ketiganya mewakili kontingen mahasiswa Jawa Tengah di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2019 di GOR UIN Jakarta, pada (25/9/2019) lalu.  Membanggakan atlet sepak takraw Jepara   Ketiga atlet sepak takraw putri asal Jepara ini adalah Alfia Yuli Rahmawati, Tri Suryaningsih, dan Dona […]

  • Polres Pati Sikat Motor Berknalpot Brong

    Polres Pati Sikat Motor Berknalpot Brong

    • calendar_month Sab, 15 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

      Petugas melakukan razia motor berknalpot racing brong di sekitar Stadion Joyokusumo baru-baru ini. Tindakan tegas dilakukan Polres Pati dalam menyikapi maraknya sepeda motor berknalpot racing brong. Mereka yang kedapatan memiliki sepeda motor berknalpot racing brong langsung ditilang. PATI – Polres Pati gencar menggelar razia dengan sasaran sepeda motor berknalpot racing atau brong. Adapun razia […]

  • Saluran Air Mampet, Hujan Tak Sampai 15 Menit Jalanan di Tayu Tergenang

    Saluran Air Mampet, Hujan Tak Sampai 15 Menit Jalanan di Tayu Tergenang

    • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 188
    • 0Komentar

    HATI-HATI : Pengendara jalan nampak berjalan pelan di jalan yang tergenang yang terletak di Jalan Raya Tayu – Jepara turut Desa Tayu Kulon, di depan pertigaan arah Dukuhseti. Lingkar Muria, PATI – Jalan Raya Tayu – Jepara turut Desa Tayu Kulon, di depan pertigaan arah Dukuhseti selalu tergenang air ketika hujan turun. Meskipun hanya sebentar. […]

  • Alun-Alun Pati Akan Diperbaiki Secara Menyeluruh, Estetika dan Keamanan Jadi Prioritas

    Alun-Alun Pati Akan Diperbaiki Secara Menyeluruh, Estetika dan Keamanan Jadi Prioritas

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati telah resmi memulai proyek revitalisasi Alun-Alun Pati, sebuah ruang terbuka publik yang menjadi ikon dan kebanggan warga setempat. Dengan anggaran yang mencapai Rp299.366.970,14, pekerjaan perawatan menyeluruh ini ditargetkan selesai dalam waktu 40 hari, tepatnya pada tanggal 7 Desember 2025. Slamet Budi Setiyanto, Fungsional Penata […]

  • Antisipasi Kasus Covid—19 Naik Bupati Pati Stop PTM

    Antisipasi Kasus Covid—19 Naik Bupati Pati Stop PTM

    • calendar_month Sab, 12 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto meninjau kegiatan PTM beberapa waktu yang lalu PATI –Saat ini Kabupaten Pati mengalami kenaikan kasus Covid-19. Bupati Haryanto mengambil langkah antisipatif agar kasus Covid-19 tidak meledak. Pembelajaran tatap muka (PTM) dihentikan sementara mulai Senin 14 Feberuari 2022. Bupati menghentikan kegiatan PTM di semua jenjang. Bupati Pati Haryanto mengeluarkan Surat Edaran No : 440 […]

  • Pansus DPRD Pati Dalami Dugaan Tarik Ulur Guru di SMPN 1 Tayu

    Pansus DPRD Pati Dalami Dugaan Tarik Ulur Guru di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 209
    • 0Komentar

    PATI – Polemik penugasan guru di Kabupaten Pati terus bergulir. Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati berencana memanggil Kepala SMPN 1 Tayu untuk mengklarifikasi dugaan penarikan guru Bahasa Inggris dari Kecamatan Jaken. Langkah ini diambil setelah Pansus menerima keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati yang memicu pertanyaan lebih lanjut. “Kami ingin […]

expand_less