Breaking News
light_mode

Potensi Besar Latoh Jepara, Tembus Ekspor Jepang-Korea

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
  • visibility 286
latoh sangat banyak dijumpai di laut jepara namun masih perlu untuk dibudidayakan
Urap Latoh menjadi salah satu menu olahan tanaman laut ini

Tanaman Latoh banyak tumbuh di lautan Jepara. Latoh yang
dikenal sebagai anggur laut atau Green
Caviar
, merujuk sebutan orang-orang Eropa dan Amerika, sangat baik untuk
kesehatan. Bahkan pasar di Jepang dan Korea sudah banyak yang meminta tanaman
hasil laut tersebut.
”Latoh memiliki potensi besar untuk menjadi komoditas
ekspor. Jepara sebenarnya sudah ekspor. Tapi masih menggunakan jasa pihak lain.
Kedepan bisa diekspor sendiri, sehingga Latoh bisa dikenal sebagai hasil laut
khas Jepara,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara, Mulyaji,
seperti dikutip dari jepara.go.id.
Lebih lanjut, pihaknya ingin melakukan kegiatan pemberdayaan
masyarakat pesisir dengan mengangkat pembudidayaan Latoh. Sebab memiliki dampak
ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat. Serta menjadikan brand bahwa Latoh berasal dari Jepara.
Saat ini, Latoh telah mampu menembus pasar internasional. Ekspor tanaman hasil laut ini telah menyasar hingga  ke Jepang dan Korea.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Air
Payau (BBPBAP) Sugeng Raharjo mengatakan, saat ini banyak tambak yang
kondisinya kosong, melihat potensi tersebut dirinya tertarik untuk memanfaatkan
pembudidayaan Latoh bersama masyarakat.
“Latoh itu hanya
membutuhkan waktu tiga minggu sampai satu bulan, dan sudah bisa dipanen setiap
hari. Dengan metode Tumpangsari ataupun Polyculture.
Ini potensi yang menarik,” katanya.
bahas masalah budidaya latoh sebagai komoditas menjanjikan dan potensi besar pasar ekspor ke jepang dan korea
Audiensi Kadin Jepara dengan Asisten II Sekda Jepara
Metode tersebut dianggap sukses untuk perkembangbiakan jenis
rumput laut ini. Sebagai hasil laut khas Jepara, Sugeng berharap Latoh bisa
berkembang dengan baik.
Saat ini, BBPBAP bersama pengurus Kamar Dagang dan Industri
(Kadin) Jepara, dan Himpunan Nelayan seluruh Indonesia (HSNI) sedang
mempersiapkan pembudidayaan, sekaligus sosialisasi kepada masyarakat untuk
mengkonsumsi Latoh.
Latoh memiliki banyak kandungan protein, kalsium, asam lemak
tak jenuh dan masih banyak lagi kandungan kesehatan lainnya. Tantowi Jauhari,
dari Kadin jepara mengungkapkan, pihaknya bakal melakukan kegiatan pengenalan
produk hasil laut tersebut.
Upaya sosialisasi itu direncanakan melalui kegiatan
pemecahan rekor MURI. Dengan cara kegiatan makan Latoh bersama sebanyak 10 ribu
peserta. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenaga Surya Bikin Listrik Karimunjawa Menyala 24 Jam

    Tenaga Surya Bikin Listrik Karimunjawa Menyala 24 Jam

    • calendar_month Sen, 23 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang berada di Pulau /Desa Nyamuk Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Pati   JEPARA – Masyarakat di Pulau Nyamuk Karimunjawa sedang berbahagia. Kini warga di satu desa tersebut sudah dapat menikmati aliran listrik selama 24 jam. Sebelumnya, warga hanya bisa menikmati listrik selama enam jam saja selama sehari. Hal itu lantaran telah dibangun dan […]

  • Tampil di Kandang, Persipa Disikat Persikat

    Tampil di Kandang, Persipa Disikat Persikat

    • calendar_month Ming, 8 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    PATI – Persipa harus mengakui keunggulan lawannya. Meski bermain di depan ribuan pendukungnya, Persipa disikat Persikat 1-4 di Stadion Joyokusumo Minggu (8/4/2018) kemarin. Dengan begitu, Laskar Saridin tak mampu menambah perolehan poinnya di klasemen sementara Liga 3 Jawa Tengah Grup A. Tim tamu yang datang dengan kepercayaan diri tinggi, usai menahan imbang Persiku di kandangnya, […]

  • Wujudkan Wisata Edukasi, Eks Kantor Satpol PP Akan Direnovasi Menjadi Museum Cagar Budaya

    Wujudkan Wisata Edukasi, Eks Kantor Satpol PP Akan Direnovasi Menjadi Museum Cagar Budaya

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.565
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengambil langkah strategis dalam pelestarian sejarah dengan merencanakan revitalisasi bangunan bekas kantor Satpol PP yang terletak di Jalan RA Kartini, belakang Kantor Bupati, untuk diubah menjadi Museum Cagar Budaya. Rencana tersebut ditinjau langsung oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada Minggu (19/4/2026). Inisiatif ini ditujukan untuk mengumpulkan kembali […]

  • Orang Tua Wajib Tahu HP Berpotensi Bikin Anak Gangguan Jiwa

    Orang Tua Wajib Tahu HP Berpotensi Bikin Anak Gangguan Jiwa

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

      Ilustrasi Guru di sekolah dan para orang tua diharapkan bisa berperan memberikan batasan kepada anak-anaknya dalam menggunakan HP. Penggunaan HP yang tidak terkontrol memiliki dampak mengerikan bagi anak. Bahkan di level lebih parah menjadi pemicu gangguan jiwa. Hal itu diungkapkan Dokter Kejiwaan RSUD RAA Soewondo Pati, dr. Yarmaji, Sp.KJ. Yarmaji menyarankan kepada orang tua […]

  • Membaca Mushaf Nusantara, Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya

    Membaca Mushaf Nusantara, Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

      Buku Mushaf Nusantara Sebuah buku tentang mushaf Alquran diterbitkan oleh santri asal Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu, Pati. Buku bagus ini memuat jejak, ragam, dan para penjaganya di Nusantara. BUKU Mushaf Nusantara ini merupakan buku  yang pertama kali diterbitkan Zainal Abidin Sueb. Zainal terinspirasi menulis dari sosok Zainul Milal Bizawie, penulis yang kenal produktif menelurkan […]

  • IPPNU Keling Mulai Latihan Olah Sampah Plastik

    IPPNU Keling Mulai Latihan Olah Sampah Plastik

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Pelatihan oleh PAC IPPNU Keling JEPARA – Pelatihan pengolahan limbah plastik menjadi bahan bernilai telah digelar PAC IPNU dan IPPNU Keling pada Ahad (16/2/2020) di Gedung Muslimat NU Desa Jlegong. Pelatihan ini dikomandoi Lembaga Konseling Pelajar Putri. Sebanyak 40 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka merupakan para kader-kader pelajar NU yang ada di Kecamatan Keling. […]

expand_less