Breaking News
light_mode

Single Gusti Allah Mboten Sare, Persembahan untuk Bangsa Indonesia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
  • visibility 324

suluk maleman hadir setiap bulan mengusung tema-tema sosial kemasyarakatan yang sedang banyak diperbincangkan
Video klip Gusti Allah Mboten Sare 
Gusti
Allah mboten sare.. Kito sedoyo ingkang supe.. Teng donya mung mampir ngombe..
kados ngimpi sak kedepan wae..
Lirik itu menjadi penggalan dari lagu terbaru
Sampak GusUran yang diberi judul “Gusti Allah Mboten Sare”. Selain dimainkan
secara live, peluncuran single itupun dilakukan dengan memutarkan video klip
yang telah diunggah dalam channel Youtube Sampak GusUran dan Suluk Maleman.

Ngaji budaya Suluk Maleman akhir pekan kemarin,
sekaligus menjadi momen bedah video klip dari single tersebut.

Pengasuh Suluk Maleman, Anis Sholeh
Baasyin mengungkapkan, single itu secara khusus dipersembahkan bagi bangsa
Indonesia. Supaya masyarakatnya kembali mengingat kepada Allah.

Sebenarnya, kata Anis, lagu tersebut
sudah diciptakan sejak tahun 2011 lalu. Pernah beberapa kali naik proses
perekaman, namun berkali-kali gagal. Saat ini dirasa memang harus bisa
berhasil. Di situasi seperti saat ini, muslim harus selalu ingat, jika Allah
hadir terus menerus.

Suluk Maleman 

Dalam video klip tersebut dihadirkan
adegan-adegan yang merujuk pada Al Qur’an dan Hadits. Seperti ungkapan Sayidina
Ali, yang mengatakan jika orang hidup layaknya orang tertidur.

“Maka dari itu di video tersebut diawali
dengan adegan tiga orang lelaki yang seolah tertidur,” terang Anis Sholeh
Ba’asyin.

Ketiga orang lelaki itu sendiri mewakili
tiga watak manusia. Mukminun, munafikun dan kafirun. Penggambaranya ditunjukkan
dengan sosok lelaki mukminun yang membantu orang lain di tengah padang. Sosok
munafikun diperlihatkan sebagai sosok pria yang selalu tersenyum. Namun di belakangnya
membawa pisau yang siap dihujamkan.

Sosok kafir dimunculkan dengan seorang
pria yang kerap menindas orang lain. Bahkan digambarkan dengan menginjak-injak
juga.

Penggambaran perjalanan tiga watak itu
juga diperlihatkan saat ketiganya berada di sumber mata air. Dalam filosofi Jawa
memang disebutkan, jika hidup selayaknya orang mampir ngombe (Red, minum).
Sosok mukmin diperlihatkan meminum air dengan satu cakupan tangan. Seperti
halnya kisah Nabi Musa, yang diperintahkan untuk minum hanya secakupan tangan
tidak boleh lebih.

Sementara, kedua sosok lainnya terlihat
meminum air begitu banyak. Sosok kafir itu bahkan sampai terjun ke dalam air,
agar dapat meminum air sebanyak-banyaknya. Seolah-olah tercebur dengan godaan
dunia.

Pada akhirnya, lanjut Anis, ketiga orang
itu pun menjalani perjalanan ke akhirat dengan jalan yang berbeda. Sosok mukmin
terlihat berjalan dengan cepat dan tanpa beban. Sedangkan sosok kedua harus
berjalan merangkak untuk memasuki surga karena bebannya. Sementara yang ketiga,
membuatnya sulit beranjak karena keterkaitannya pada dunia.

“Sebenarnya ada beberapa simbol lain.
Seperti simbol pertikaian antar kelompok untuk memperebutkan perempuan yang
tengah bersolek. Dunia memang diibaratkan perempuan yang bersolek hingga selalu
menarik semua orang. Namun pada akhirnya orang yang bertikai itu semuanya
kalah,” imbuhnya.

Kehadiran single itu diharapkan menjadi
pengingat, agar manusia dapat mengutamakan kemanusiaannya. Hilangnya rasa
kemanusiaan sendiri disebut bisa terjadi karena terlalu suka pada dunia, maupun
terlalu takut pada kematian.

“Coba bayangkan sekarang ini agama
diributkan hanya untuk persoalan dunia saja. Tak hanya agama, apapun
ujung-ujungnya untuk kepentingan di dunia,” imbuhnya. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edy Wuryanto Minta Kemenaker Kaji Ulang Aturan THR Demi Pekerja dan Ekonomi

    Edy Wuryanto Minta Kemenaker Kaji Ulang Aturan THR Demi Pekerja dan Ekonomi

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.566
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah telah mengimbau perusahaan swasta untuk menerapkan Work From Anywhere (WFA) pada periode 16-17 Maret dan 25-27 Maret 2026, yang mengapit Hari Raya Idul Fitri 2026. Tujuannya mulia: melancarkan arus mudik-balik dan menggenjot perekonomian. Namun, langkah ini dinilai berpotensi terhambat oleh jadwal pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) yang masih diberikan pada H-7 Lebaran, […]

  • Komisi C DPRD Pati : Wilayah Pati Luas dan Beragam, Pembangunan Infrastruktur Harus Tepat Sasaran

    Komisi C DPRD Pati : Wilayah Pati Luas dan Beragam, Pembangunan Infrastruktur Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.080
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Wardjono, menyatakan pembangunan infrastruktur di daerahnya harus disusun dengan perencanaan yang matang. Hal ini disampaikannya mengingat kondisi wilayah Pati yang sangat beragam, mulai dari kawasan pertanian, pesisir, pusat industri kecil, hingga wilayah yang rawan banjir, yang semuanya memerlukan pendekatan pembangunan yang berbeda-beda. “Kabupaten Pati memiliki tantangan infrastruktur […]

  • Hari Jadi ke 269 Blora, Inilah Daftar Kemeriahannya

    Hari Jadi ke 269 Blora, Inilah Daftar Kemeriahannya

    • calendar_month Sel, 4 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    BLORA – Kabupaten Blora memasuki usianya ke 269 pada tahun 2018 ini. Untuk menyambut peringatan hari jadi tersebut, Pemkab Blora menyiapkan beragam suguhan hiburan kepada warganya. Kemeriahan pesta hari jadi ini berlangsung sejak 4 Desember hingga 23 Desember mendatang. Kemeriahan hari jadi dimulai dengan kegiatan olahraga. Seperti kejuaraan bola voly Bupati Cup yang digelar di […]

  • Hakim Terpal Resmi Support Persipa Pati

    Hakim Terpal Resmi Support Persipa Pati

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Penandatangan kerjasama antara Persipa Pati dengan Hakim Terpal untuk menjadi sponsor tim di Liga 3 putaran nasional 2022. PATI – Persipa Pati kembali mendapat suntikan modal mengarungi Liga 3 putaran nasional tahun 2022. Setelah disokong dana dari Charlie Hospital Kendal, sebuah perusahaan terpal asli Pati turut serta membantu pendanaan tim berjuluk Laskar Saridin ini. Perusahaan […]

  • DPRD Pati Siap Fasilitasi Screening TBC di Perusahaan

    DPRD Pati Siap Fasilitasi Screening TBC di Perusahaan

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 306
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Wisnu Wijayanto, menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi kegiatan screening kasus TBC di wilayah Kabupaten Pati. Hal ini dilakukan mengingat kasus TBC di Pati masih tergolong tinggi dalam beberapa tahun terakhir. “Kami siap memfasilitasi Dinas Kesehatan dan pihak-pihak terkait, terutama dalam mengatasi kendala screening di perusahaan-perusahaan,” ujar Wisnu, mantan Ketua Komisi […]

  • Tema Elang Dan Gelombang untuk Jersey Persijap Musim 2021

    Tema Elang Dan Gelombang untuk Jersey Persijap Musim 2021

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Logo Degree Sports Wear JEPARA – Persijap Jepara resmi menggandeng perusahaan apparel asal Bandung, Degree Sports Wear untuk mengarungi Liga 2 musim 2021. Jersey punggawa Laskar Kalinyamat ini bakal mengusung tema Elang dan Gelombang. Degree sports wear nama resmi pakaian/ apparel asal Bandung ini akan memasok Jersey tanding, Jersey latihan dan seragam official team. Warna […]

expand_less