Breaking News
light_mode

Persijap Patahkan Rekor Menang PSCS Cilacap

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 19 Okt 2021
  • visibility 269

 

Hasil akhir 0-0 rekor seri Persijap Jepara belum terpatahkan/LIGA 2 MATCH

SOLO – Hasil baik
sekaligus buruk didapat Persijap Jepara dalam lanjutan laga Liga 2 pekan
keempat menghadapi PSCS Cilacap, Senin (18/10/2021). Laskar Kalinyamat berhasil
mematahkan rekor kemenangan Hiu Selatan. Sang pemuncak klasemen itu harus rela
berbagi angka 0-0.

Namun di sisi lain hasil
tersebut juga buruk untuk Persijap yang belum bisa memenangkan pertandingan.
Dari empat laga Ardan Aras dkk selalu meraih hasil seri.

Persijap sejatinya bermain
tidak buruk-buruk amat. Sejumlah peluang berhasil diciptakan. Pada awal babak
pertama memang PSCS langsung menekan, namun Persijap mulai meladeni dengan
serangan dari sayap. PSCS mulai menerapkan pressing untuk menghambat kecepatan
kedua sisi sayap Persijap.

Persijap mencatat beberapa
peluang lewat sontekan Hendriko Satriadi memanfaatkan tendangan sudut. Selang
beberapa menit kemudian Busari melakukan tendangan keras dari luar kotak
penalti namun bola bisa ditepis penjaga gawang PSCS Cilacap Ali Budi Raharjo.
Turun minum skor tetap 0-0.

Memasuki babak kedua
gerimis mengguyur lapangan. Permainan berjalan agak lambat. Persijap mulai
menguasai jalannya pertandingan. Perlahan menekan dan sempat mencatat gol namun
gol Persijap dianulir wasit karena dianggap telah off side. Tercatat empat
peluang didapat oleh Persijap namun belum bisa jadi gol. Skor kacamata bertahan
hingga peluit panjang dibunyikan wasit Cahya Sugandi dari Jakarta.

Dalam pertandingan ini
wasit Cahaya Sugandi mengeluarkan 2 kartu kuning untuk pemain Persijap dan  4 kartu kuning untuk pemain PSCS.

Asisten pelatih Persijap
Suganda yang mendampingi dalam pertandingan mengatakan, anak-anak asuhnya sudah
berjuang penuh.”namun kita realistis dengan hasil ini, ya kita syukuri.
Secara permainan ya berimbang namun, skema dan strategi telah disusun tim
pelatih namun kenyataannya di lapangan berkata lain. Kita kurang beruntung.
Mohon maaf,” paparnya.

Pelatih Kiper Iman Suherman
seusai pertandingan juga mengungkapkan bahwa pertandingan ini adalah hasil yang
belum maksimal. “Kami mohon maaf buat masyarakat Jepara dan pendukung
Persijap,  kita tim belum bisa memberikan
yang terbaik,” ujar Iman. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesenian Tradisional Kudus, Ngintun Sego Kepel, Raih Pujian di TMII

    Kesenian Tradisional Kudus, Ngintun Sego Kepel, Raih Pujian di TMII

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 293
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kesenian tradisional Ngintun Sego Kepel dari Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, berhasil memukau pengunjung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu (4/5/2025). Pertunjukan yang memikat ini merupakan bagian dari Pentas Duta Seni Kabupaten se-kabupaten/kota Jawa Tengah 2025 di Anjungan Jawa Tengah TMII. Sanggar Seni Ciptoning Asri dari Desa Dersalam, Kecamatan Bae, […]

  • Aparatur Desa Dapat Bimbingan Pengelolaan Keuangan

    Aparatur Desa Dapat Bimbingan Pengelolaan Keuangan

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 533
    • 0Komentar

    PATI – Sebagai salah satu unit terkecil dari instrumen pemerintah, desa diwajibkan memiliki kapasitas dan kapabilitas mumpuni guna mengelola sistem pemerintahan desa. Salah satu yang menjadi unsur pengelolaan terpenting ialah keuangan. Terlebih dalam beberapa tahun terakhir setiap desa mendapatkan kucuran dana desa (DD) yang cukup besar sebagai modal untuk memajukan masyarakat desa. Pada Senin (22/4/2019) […]

  • Jadikan Alam Sebagai Tempat Belajar

    Jadikan Alam Sebagai Tempat Belajar

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Dewi Wulandari Alam tidak hanya dapat mengusir penat serta tempat lari dari kejenuhan rutinitas, apalagi hanya latar berswafoto. Alam lebih dari itu, alam dapat memberikan banyak sekali pelajaran. Hal itu yang diyakini Dewi Wulandari. Perempuan kelahiran Jambi, 10 Februari 2000 ini medapat banyak sekali pelajaran dari alam yang pernah ia jelajahi. ”Dari alam saya dapatkan […]

  • Muria Surganya Pisang Byar yang Manis Asem

    Muria Surganya Pisang Byar yang Manis Asem

    • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 774
    • 0Komentar

    Inilah pisang byar Muria yang menjadi oleh-oleh wisata religi Sunan Muria/ @soe_gie76 KUDUS – Tanah Pegunungan Muria dianugerahi kesuburan yang luar biasa. Beraneka tanaman tumbuh dan menjadi potensi daerah setempat, sekaligus menjadi penopang perekonomian masyarakat sekitar. Salah satu tanaman buah yang sangat terkenal di daerah ini adalah pisang byar. Pisang dengan ukuran besar-besar ini juga […]

  • Imam Suroso Siap Ikut Perjuangkan Normalisasi Penuh Sungai Juwana

    Imam Suroso Siap Ikut Perjuangkan Normalisasi Penuh Sungai Juwana

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Imam Suroso (berbaju putih) di sebelah Gubernur Ganjar Pranowo  PATI – Belakangan, Sungai Juwana memiliki riwayat tak mengenakkan. Terutama bagi kalangan petani di Kabupaten Pati. Sebabnya, tiap kali musim penghujan, sungai yang mengalir sepanjang 60 kilometer tersebut selalu meluap. Imbasnya miliaran rupiah lenyap karena tak jadi menuai hasil tanam. Untuk itu, anggota DPR RI Imam […]

  • Anggota Komisi B DPRD Pati Dorong Ikan Laut Lokal Jadi Menu MBG, Kaya Nutrisi dan Dorong Ekonomi

    Anggota Komisi B DPRD Pati Dorong Ikan Laut Lokal Jadi Menu MBG, Kaya Nutrisi dan Dorong Ekonomi

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.903
    • 0Komentar

    PATI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat ini masih lebih banyak menyajikan menu dengan protein hewani dari daging ayam. Kondisi ini diungkapkan oleh Anggota Komisi B DPRD Pati Yeti Kristianti, yang telah menjabat selama dua periode. “Untuk sekarang ini minatnya masih banyak pakai daging ayam karena […]

expand_less