Breaking News
light_mode

Milenial Tetap Cinta Tari Tradisional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 4 Apr 2019
  • visibility 212

Dela
Rizki Safitri



Tarian
tradisional tetap saja menarik minat seseorang. Dela Rizki Safitri misalnya.
Gadis kelahiran Pati, 3 Desember 2002 ini bahkan sampai mahir enam tarian
tradisional. Dia mengaku tertarik tarian tradisional tersebut karena
keunikannya.

Dela
sapaan akrabnya mulai kelas VII SMP menggemari tarian tersebut. Dia mngaku
selain unik, dia tertarik karena sejak kecil sering menilat orang menari. Di
daerahnya, masih sering pentas kesenian-kesenian lokal.

”Ya
selain unik, saya juga bisa ikut melestarikan kesenian asli Indonesia. Kalau
bukan anak muda seperti kita siapa lagi. Apalagi dibanding dengan tarian modern
atau dari luar negeri, tarian tradisional juga tak kalah menariknya. Mulai dari
musik pengiring, gerakan, sampai pada kostumnya,” papar gadis yang masih duduk
di kelas X SMAN 1 Kayen ini.

Dela,
paling menggemari tarian tradisional terlebih dari gerakan-gerakan, juga
ekspresi wajah sang penari. Menurutnya, itu memliki makna tersendiri. ”Uniknya
dan menariknya lebih kesana,” terang gadis yang tinggal di Desa Keben Kecamatan
Tambakromo ini.

Dela
mengaku, hingga sekarang masih terus mempelajari tarian-tarian tradisional di
seluruh Indonesia. Saat ini penyuka warna biru ini telah mahir memainkan enam
tarian. Diantaranya tari jaipong, tari sesonderan, tari goyang-goyang, tari
soyong, tari jaimasan, dan juga tari genjring. Selama belajar menari, lanjut
Dela, menurutnya tak banyak kendala berarti.

”Paling
saat harus memenuhi kriteria penilaian seperti wiraga dan sikap tubuh dalam
menari. Kesannya lumayan lelah. Ibaratnya kalau menari itu rasanya sudah
seperti lari 100 meter. Tapi tetap seru dan menarik,” imbuh Dela. (pur)  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jateng Ungkap Kasus Gendam dengan Kerugian Rp 3 Miliar

    Polda Jateng Ungkap Kasus Gendam dengan Kerugian Rp 3 Miliar

    • calendar_month Rab, 1 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 244
    • 0Komentar

      Para tersangka gendam yang diamankan Polda Jawa Tengah. Ditreskrimum Polda Jawa Tengah mengungkap kasus gendam dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 3 miliar. Total ada 6 tersangka yang diamankan. Atas aksi kejahatannya tersebut para tersangka bakal dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama–lamanya 4 (empat) tahun penjara. SEMARANG – Sebanyak orang tersangka Pelaku […]

  • Menjadi Guru Idola

    Menjadi Guru Idola

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Ilustrasi ayobandung.com Guru idola? Guru yang diidolakan siswa tidak harus guru yang cantik, atau ganteng. Bukan guru yang paling kaya atau paling pintar. Banyak kriteria untuk menjadi seorang guru idola. Jika kedatangan sang guru sangat dinantikan oleh siswa, ini merupakan langkah awal untuk menjadi guru idola.  Di era sekarang, banyak hal yang diinginkan oleh pelajar […]

  • MTs Salafiyah Kajen Raih Juara Umum Porsema ke-13 Kabupaten Pati 2025

    MTs Salafiyah Kajen Raih Juara Umum Porsema ke-13 Kabupaten Pati 2025

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 353
    • 0Komentar

    PATI – Pekan Olahraga dan Seni Madrasah (Porsema) ke-13 tingkat Kabupaten Pati tahun 2025 resmi dibuka pada 9 Agustus di Stadion Gelora Soekarno, Mojoagung, Pati, setelah sempat mengalami penundaan dari jadwal semula di bulan Juli. Cabang lomba kesenian ditempatkan di Yayasan Salafiyah Kajen, Pati, sementara cabang olahraga dipusatkan di Safin Arena, Mojoagung, Pati. Moh. Azka […]

  • DPRD Pati Dorong Anak Muda Ikut Kembangkan Potensi Jeruk Pamelo

    DPRD Pati Dorong Anak Muda Ikut Kembangkan Potensi Jeruk Pamelo

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 247
    • 0Komentar

    PATI – Jeruk pamelo, buah khas yang menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Pati, memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Wilayah Kecamatan Gembong, di lereng Gunung Muria, merupakan salah satu pusat penghasil jeruk pamelo berkualitas. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Maulana Andika Prastya, berharap anak muda di Pati dapat berperan aktif dalam mengembangkan sektor tanaman buah ini. […]

  • Polresta Pati Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo, Pelaku Dijerat Hukuman Berat

    Polresta Pati Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo, Pelaku Dijerat Hukuman Berat

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.680
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencabulan dan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu. Polisi telah mengamankan seorang tersangka berinisial AS (51) yang diduga melakukan tindakan asusila tersebut terhadap seorang santriwati. Pengungkapan kasus ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta […]

  • Gus Mus Gagas Festival Seni Budaya Menara

    Gus Mus Gagas Festival Seni Budaya Menara

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Gus Mus/Bang Andrew Foundation Acara bertajuk Panggung Penyair Asia Tenggara yang digelar di pelataran Menara Kudus memikat hati Gus Mus.  Kiai cum penyair tersebut melontarkan gagasan agar kegiatan semacam itu bisa dilanggengkan di kemudian hari. ”Kegiatan yang bagus ini ada baiknya dilanggengkan. Menjadi semacam festival kesenian Menara Kudus. keliahatannya akan lebih bagus,” kata Gus Mus […]

expand_less