Breaking News
light_mode

Kampanye #BungkusWae, Coffe Shop di Pati Beri Diskon 10 Persen

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
  • visibility 363

 

Salah seorang pelanggan menerima bungkusan pesanannya di Selasar Coffe and Gelato, Pati.

Berangkat dari situasi sulit di tengah
pandemi (pembatasan aktivitas masyarakat) berbagai coffee shop di Pati lantas
berkolaborasi untuk menginisiasi sebuah gerakan bertajuk #BungkusWae sebagai
solusi bertahan di tengah pandemi.

PATI – Kasus
COVID-19 yang semakin meningkat di Kabupaten Pati membuat pemerintah semakin
memperketat PPKM (Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Jam operasional
rumah makan, restoran, kafe, dan tempat usaha yang sejenis kian dibatasi, pun
kapasitas jumlah pengunjung yang bisa melakukan makan di tempat (dine-in).

Safira, selaku perwakilan
dari Selasar Coffee and Gelato mengungkapkan, gerakan kolaboratif #BungkusWae
ini bertujuan untuk mengajak customer di Pati supaya lebih banyak melakukan
pesanan secara take away. Caranya, dengan memberikan diskon sebesar 10 persen
bagi pembelian secara take away atau dibungkus. 

Pemberian diskon tersebut
diharapkan bisa meningkatkan minat para customer di Pati untuk melakukan
pembelian secara take away, mengingat kebiasaan ngopi masih sangat identik
dengan nongkrong. 

Kampanye #BungkusWae ini
setidaknya diikuti oleh 15 coffee shop di Pati, antara lain; Selasar Coffee and
Gelato, Teras Kopi, Bale Artisan, The Hub, Seperempat Lab, Bautura, La Berre,
Brotherhood Coffee & Co., Kalula, Lepas Malam, Simbiosis, Brew, Khayangan
Rooftop Cafe, Kedai Kopi Kita, dan Sinestesa.

“Pandemi sangat
mempengaruhi kami, para coffee shop lokal. Untuk itu kami melakukan kolaborasi
supaya bisa bersama-sama bertahan di tengah situasi ini. Apalagi tidak mudah
kan mengubah kebiasaan customer yang biasa ngopi sambil nongkrong, tentu akan
lebih menarik bila gerakan ini dilakukan bersama-sama. Sehingga, terciptalah
gerakan #BungkusWae,” ungkap Safira.

Kampanye #BungkusWae
berlangsung dari tanggal 25 Juni – 30 Juni 2021. Selain memberikan diskon
sebesar 10 persen, tiap coffee shop yang bergabung juga memiliki
penawaran-penawaran menarik yang berbeda satu sama lain. Fokusnya masih tetap
sama, yakni khusus untuk pembelian secara take away.

“Saat ini, delivery dan
take away jadi salah satu langkah tercepat yang bisa kami lakukan sebagai
solusi di masa pandemi. Dengan adanya gerakan #BungkusWae ini, customer bisa
tetap mendukung bisnis lokal, juga turut membantu memutus rantai penyebaran
COVID-19,” pungkas Safira. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Dorong Disdikbud Dirikan Museum Sejarah di Pati

    DPRD Dorong Disdikbud Dirikan Museum Sejarah di Pati

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

      Peneliti melihat situs watu payon di wilayah Pegunungan Muria Pati Kesadaran akan pentingnya kehadiran museum semakin meluas. Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKB mendorong dinas terkait yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati untuk mendirikan museum guna menyimpan temuan bersejarah. PATI – Keberadaan museum di Kota Pati  menjadi atensi Komisi D DPRD Pati. […]

  • Daftar Kuliner Khas Jepara yang Harus Dicoba: Surga Rasa di Tanah Kartini

    Daftar Kuliner Khas Jepara yang Harus Dicoba: Surga Rasa di Tanah Kartini

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 690
    • 0Komentar

    KULINER – Jepara, kota kecil di pesisir utara Jawa Tengah yang terkenal dengan ukiran kayunya, ternyata juga menyimpan kekayaan kuliner yang sayang untuk dilewatkan. Dari makanan laut segar hingga olahan khas yang hanya bisa ditemukan di daerah ini, berikut daftar kuliner khas Jepara yang wajib kamu coba saat berkunjung! 1. Pindang Serani Pindang serani adalah […]

  • Kudus Jadi Titik Sentral Pengembangan Kawasan Pati Raya

    Kudus Jadi Titik Sentral Pengembangan Kawasan Pati Raya

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong pengembangan kawasan aglomerasi di Pantura timur, salah satunya melalui program Pati Raya. Kabupaten Kudus berperan penting sebagai titik sentral dalam pengembangan ini. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan keberhasilan model aglomerasi seperti Solo Raya yang menghasilkan perputaran ekonomi hampir Rp 8,7 triliun (menurut pemberitaan sebelumnya, hampir Rp 10 […]

  • Suluk Maleman Edisi 158:  Memahami Batasan, Meraih Potensi Diri yang Tak Terbatas

    Suluk Maleman Edisi 158: Memahami Batasan, Meraih Potensi Diri yang Tak Terbatas

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 327
    • 0Komentar

    PATI – Suluk Maleman edisi ke-158, yang mengangkat tema “Menerobos Batas,” sukses menghadirkan diskusi mendalam tentang pengembangan diri dan pencarian jati diri. Acara yang berlangsung Sabtu malam (22/2/2025) ini menghadirkan narasumber inspiratif seperti Helmi Mustofa, Budi Maryono, dan Muhammad Aniq, serta penampilan musik yang memukau dari Kiai Kanjeng. Helmi Mustofa mengawali diskusi dengan menekankan bahwa […]

  • Reklame Tak Berizin Harus Ditertibkan, DPRD Pati Sebut Potensi PAD Sangat Besar

    Reklame Tak Berizin Harus Ditertibkan, DPRD Pati Sebut Potensi PAD Sangat Besar

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.819
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menegaskan bahwa penertiban reklame dan baliho yang tidak memiliki izin serta melanggar peraturan menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan. Menurutnya, pengelolaan reklame yang baik harus menjadi perhatian serius karena sektor ini mampu memberikan kontribusi signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati. Kastomo menjelaskan bahwa jika […]

  • Persipa Pati Degradasi ke Liga 3, Suporter Kecewa Berat

    Persipa Pati Degradasi ke Liga 3, Suporter Kecewa Berat

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 330
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati resmi terdegradasi ke Liga 3 musim depan setelah menelan kekalahan 0-1 dari Persikas Subang di Stadion Joyokusumo, Jumat (21/2/2025). Petualangan Laskar Saridin di Liga 2 berakhir setelah tiga musim berlaga. Kekalahan ini semakin memukul Persipa Pati, yang tampil buruk di laga kandang terakhirnya. Peluang emas dari Silvio Escobar di kotak penalti […]

expand_less