Breaking News
light_mode

Betah Mondok karena Berfaedah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
  • visibility 232

Siti Nilna Munaliza tak seperti kebanyakan anak muda zaman now yang gemar kebebasan dunia
luar. Gadis kelahiran Pati, 7 Desember 1999 ini malah suka sekali dengan dunia
pondok pesantren. Bahkan kehidupannya banyak dihabiskan untuk ngaji di pondok
pesantren.
Padahal,
Nilna sempat berhenti tak nyantri di pondok pesantren saat mulai kuliah di IAIN
Kudus. Namun saat memutuskan untuk menjadi anak kos, Nilna malah tak betah.
Pulang kuliah hanya tiduran, dan kadang jalan-jalan saja. ”Rasanya tidak enak.
Lebih enak di pondok, pulang kuliah pasti ada sesuatu yang dikerjakan, jadinya
waktunya selalu bermanfaat. Selain itu juga pulang dari pondok nantinya pasti
ada bekal sesuatu yang bisa dibawa pulang,” kata perempuan yang masuk di prodi
Pendidikan Bahasa Inggris.
”Selain
karena itu, juga karena lingkungan keluarga saya yang memang semuanya alumni
dari pondok pesantren. Jadi akrab lah dengan suasana pondok pesantren, dan
membuat perasaan menjadi tenang saat di pondok pesantren,” imbuh perempuan yang
berasal dari Desa Sundoluhur Kecamatan Kayen ini.
Nilna
tak hanya suka mondok saja, tetapi, alumni MA Abadiyah Pati ini juga gemar
menjelajahi pondok pesantren. Tidak hanya pondok di Jawa Tengah, Nilna juga
kerap keluar masuk pondok pesantren di Jawa Timur.
”Ya
saya suka ngaji kilatan kalau bulan puasa. Bisa sampai 25 hari di pesantren.
Pengalamannya banyak. Bisa ngaji-ngaji ilmu baru, kitab baru yang belum pernah
dibaca,” papar gadis yang memiliki kegemaran membaca ini. (has)
 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Bentuk Pansus, Percepat Pembahasan Aturan Bantuan Hukum Bagi Kelompok Rentan

    DPRD Pati Bentuk Pansus, Percepat Pembahasan Aturan Bantuan Hukum Bagi Kelompok Rentan

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.092
    • 0Komentar

    PATI – Menindaklanjuti pelaksanaan dengar pendapat umum atau public hearing, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berencana segera membentuk Panitia Khusus (Pansus). Tugas utama tim ini adalah mendalami dan membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang mengatur pemberian bantuan hukum bagi masyarakat yang tergolong rentan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi A DPRD Kabupaten […]

  • Menyemai Kembali Tanaman Obat Keluarga di Sekitar Kita

    Menyemai Kembali Tanaman Obat Keluarga di Sekitar Kita

    • calendar_month Ming, 14 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Kegiatan KKN dari rumah oleh mahasiswi UIN Walisongo belum lama ini Beragam jenis tanaman obat keluarga. Manfaatnya banyak. Sudah saatnya kita kembali melirik tanaman ini untuk dibudidayakan di lingkungan rumah. Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Mandiri dari Rumah (KKN MIT DR KE 11) UIN Walisongo Semarang mengadakan penanaman obat keluarga dan pembuatan pot bunga dari bahan […]

  • Polresta Pati Kenalkan Polairud Sejak Dini Lewat Outing Class Siswa SD

    Polresta Pati Kenalkan Polairud Sejak Dini Lewat Outing Class Siswa SD

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 315
    • 0Komentar

    PATI – Mako Satpolairud Polresta Pati dipenuhi keceriaan pada Selasa (30/9/2025) saat menyambut 55 siswa SD Muhammadiyah Margomulyo, Kecamatan Tayu. Kedatangan rombongan sekolah dalam rangka kegiatan Outing Class ini menjadi momen edukasi yang menyenangkan bagi para siswa kelas 4 hingga kelas 6. Wakasat Polairud IPTU Tamyis membuka acara dengan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan sekolah memilih […]

  • Banjir Limpasan Sungai Widodaren Lumpuhkan Jalur Pantura Pati-Rembang

    Banjir Limpasan Sungai Widodaren Lumpuhkan Jalur Pantura Pati-Rembang

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 330
    • 0Komentar

    PATI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Pati, Jawa Tengah, pada Kamis (23/10/2025) menyebabkan Sungai Widodaren meluap dan membanjiri Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan. Akibatnya, jalur Pantura Pati-Rembang terendam banjir dengan ketinggian mencapai 30 centimeter, mengganggu arus lalu lintas kendaraan. Banjir melanda Desa Ketitangwetan pada Kamis malam, setelah hujan deras mengguyur sejak siang hari. Luapan air […]

  • DPRD Pati: Bentuk Transparansi dan Akuntabilitas, Kades Harus Libatkan Kelembagaan Desa

    DPRD Pati: Bentuk Transparansi dan Akuntabilitas, Kades Harus Libatkan Kelembagaan Desa

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Bambang Susilo, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa. Ia menyampaikan hal ini saat bertemu dengan para Kepala Desa di Dapil V. Bambang berpendapat bahwa kelembagaan desa yang kuat akan menjadi kunci untuk mencapai transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Selain itu, kelembagaan yang kuat juga akan membuka […]

  • Melimpah Stok, Harga Garam Anjlok

    Melimpah Stok, Harga Garam Anjlok

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Seorang petani garam sedang mengumpulkan hasil produksinya di tambak garam di daerah Juwana baru-baru ini. PATI – Beberapa pekan terakhir, harga garam mengalami kemerosotan. Hal itu dipicu stok panen garam petani yang melimpah. Akibatknya kini petani banyak yang menimbun garamnya dan menunggu harga lebih stabil. Hal itu diakui salah satu petani garam di Desa Genengmulyo […]

expand_less