Breaking News
light_mode

Anti Rayap Ramah Lingkungan dari SMPN 3 Pati dapat Juara Internasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
  • visibility 197

 

Anggota tim sains project mendapat penghargaan dari Kepala SMPN 3 Pati Rukayah

PATI – Tim sains
project SMP Negeri 3 Pati berhasil menorehkan prestasi membanggakan, dengan
meraih juara di ajang bergengsi World Invention Creativity Olympic (WICO).
Inovasi anti rayap dari  limbah kulit
randu dan tembakau mengantarkan mereka menjadi yang terbaik.

Tim dari SMP N 3 Pati itu
terdiri dari Fernandito Akbar K, Fatih Adianta Hutomo, Meitri Ayuisyari, Fiqy
Trisa Insani, dan Brenda Dwi Artika.

Dalam ajang tersebut,
projek sains yang mereka tunjukkan berjudul “The Utilization of Tobacco Leaves and
Kapok Shell Ash For Producing anti Termite Biopesticide as the Friendly
Environmental Wood Protector” atau biopestisida anti rayap tanah dari filtrat
tembakau dan ekstrak limbah kulit randu untuk melindungi kayu pada bangunan
dari serangan rayap tanah.

Ketua projek sains
Fernandito Akbar mengatakan, karya itu berhasil usai melakukan eksperimen
selama tujuh bulan terakhir ini. Meskipun dalam proses penelitian terdapat
kendala pada alat yang memang masih minim.

“Kami terinspirasi melihat
banyaknya limbah kulit randu yang tak terpakai di Desa Karaban, Kecamatan
Gabus. Bila biasanya kulit randu hanya dibuang begitu saja, ternyata ini bisa
menjadi bernilai ekonomi yang baik jika diolah menjadi anti rayap. Kandungan
alkaloid sangat baik untuk melindungi kayu,” jelasnya kepada Lingkar Muria.

Sementara, Kepala SMP N 3
Pati Rukayah mengaku bangga atas keberhasilan para peserta didik dan guru
pembimbingnya. Meski baru pertama kali tampil, langsung berhasil meraih juara
setelah menyisihkan ratusan peserta dari 24 negara. Negara peserta antara lain
dari Amerika, Jepang dan Singapore.

“Kami menjadi satu-satunya
tingkat SMP yang ikut sementara rivalnya banyak juga dari tingkat SMA dan
perguruan tinggi,” imbuhnya.

Koordinator guru pembimbing
Mohamad Rauf menambahkan, temuan biopestisida anti rayap itu dikatakannya ramah
lingkungan, lantaran dibuat tanpa bahan kimia apapun.

“Semua bahannya dari
tumbuh-tumbuhan jadinya tidak membahayakan bagi kesehatan,” pungkasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Dewan Desak Aturan Jelas Soal “Sound Horeg” di Karnaval Pati

    Anggota Dewan Desak Aturan Jelas Soal “Sound Horeg” di Karnaval Pati

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 214
    • 0Komentar

    PATI – Keramaian yang ditimbulkan oleh “sound horeg” pada acara karnaval di desa-desa menjadi sorotan karena sering memicu konflik antarwarga. Pemerintah desa diharapkan dapat berperan dalam menjaga situasi tetap kondusif. Sebelumnya, sebuah insiden viral terjadi di Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso pada Minggu (11/8/2024) di mana seorang ibu bernama Sukati, 54, menyemprotkan air ke arah truk […]

  • KPK Incar Praktek Culas Oknum Pegawai Lapas

    KPK Incar Praktek Culas Oknum Pegawai Lapas

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Pemaparan materi dalam agenda Workshop Sosial Media for Sosial Good  SEMARANG – Jangan macam-macam. Manajemen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terus dipantau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu tidak lepas dari sepak terjang Lapas selama ini yang disinyalir menjadi ladang pungutan liar (pungli) dan gratifikasi. Hal tersebut dilakukan agar pengelolaan lapas semakin baik dan meminalisir praktek […]

  • Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

    Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

    • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Forum Warga Peduli Aids dibentuk di Desa Balong Kecamatan Kembang baru-baru ini  JEPARA – Berbagai cara dilakukan demi menekan angka penyakit menular HIV/Aids di Kabupaten Jepara. Melalui Dinas Kesehatan, dibentuklah wadah bernama Warga Peduli Aids (WPA). Tugasnya, WPA melakukan identifikasi potensi resiko di tiap wilayahnya masing-masing. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), DKK Jepara, […]

  • Warga Dukuhseti Dilatih Tanggap Bencana, dari Orang Tenggelam sampai Simulasi Gempa

    Warga Dukuhseti Dilatih Tanggap Bencana, dari Orang Tenggelam sampai Simulasi Gempa

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti mendapat pelatihan tanggap bencana Kamis (7/2/2019) di balaidesa setempat. Pelatihan diberikan oleh sejumlah mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Semarang. Pelatihan itu ditujukan untuk mengurangi resiko bencana yang sering kali menimpa warga. Warga terdiri dari pemuda karang taruna maupun warga yang berprofesi nelayan antusias mengikuti kegiatan pelatihan tersebut. Nana Rochana, […]

  • Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pati Aviani Tritanti Venusia

    Dinsos Pati Akui Terima Laporan Dugaan Pencabulan Santriwati Sejak 2024

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsop3akb) Kabupaten Pati mengakui telah menerima laporan dugaan pencabulan terhadap santriwati oleh pengasuh pondok pesantren sejak 2024. Kepala Dinsop3akb Pati, Aviani Tritanti Venusia, mengatakan laporan tersebut diterima melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dengan satu orang korban sebagai pelapor. “Kami menerima laporan dugaan […]

  • Karang Taruna Lahar Bagi Takjil Sesuai Alquran

    Karang Taruna Lahar Bagi Takjil Sesuai Alquran

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

      Pemuda karang taruna Desa Lahar membagi takjil Ramadan memang menjadi momen untuk berlomba-lomba dalam menebar kebaikan. Salah satunya, Karang Taruna Mandala Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Pati yang ikut ambil bagian. Ratusan takjil dibagikan kepada masyarakat. Hal ini dilakukan sesuai Alquran. PATI – Para anggota Karang Taruna Lahar membagikan ratusan takjil kepada masyarakat yang melintasi jalan […]

expand_less