Breaking News
light_mode

Pemuda di Pati Gelar Razia Perut Lapar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
  • visibility 116

 

Sambil
ngritik kebijakan PPKM dari pemerintah, pemuda di Kota Pati ini membagi-bagikan
makanan gratis. Kegiatan itu bertajuk razia orang lapar.

PATI – Sekelompok
pemuda di Kabupaten Pati menuntut pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten
Pati, agar solutif dalam memberikan jalan keluar terhadap kebijakan
perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Menurut mereka,
perpanjangan PPKM kurang memberikan solusi. Dengan adanya perpanjangan
kebijakan ini, ekonomi rakyat kecil semakin mengalami kesulitan.

Koordinator Pemuda Pati
Peduli Raul Fatahillah mengungkapkan masyarakat 
meminta Pemkab Pati lebih berfikir bila ingin memberlakukan kebijakan.
Ia memahami perpanjangan PPKM merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun
menurutnya, implementasi di daerah dapat dijalankan dengan mengakomodir
kepentingan masyarakat kecil.

“Harapan kami untuk
pemkab Pati lebih solutif. Untuk membuat perpanjangan ya monggo dilakukan
tetapi ya dipikir juga yang berjualan itu belum makan mbuk yo dipikir seperti
itu,” jelasnya.

Kegiatan bagi-bagi makanan gratis yang bertajuk razia perut lapar oleh sekelompok anak muda Pati.

Para pemuda ini pun tidak
hanya pandai mengkritik. Mereka juga melakukan langkah untuk meringankan beban
masyarakat kecil. Meraka melakukan aksi bagi-bagi makanan dengan sasaran orang
kecil.

“Acara hari ini dalam
rangka razia orang-orang yang perutnya kelaparan mas. Untuk mereka yang beli
beras kesulitan untuk memberikan makanan siap saji yang siap disantap,”
kata Raul.

Pihaknya membagikan
berbagai makanan seperti roti, nasi bungkus, minuman dan berbagai makanan
lainnya. Untuk lokasi, mereka mengelilingi Kecamatan Pati Kota dengan
menggunakan motor.

“Hari ini kita bagikan
roti, nasi bungkus, teh yang siap dimakan langsung. Lokasi kita muter di Kota
Pati. Jadwal kegiatan kita tergantung ada donaturnya,” tuturnya.

“Sasaran kita seperti
orang parkir, pemulung, ODGJ dan golongan masyarakat kecil lainnya,”
tandasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan DGP8 Pati Lakukan Aksi Sosial, Bagikan Nasi Bungkus untuk Menangkan Ganjar-Mahfud

    Relawan DGP8 Pati Lakukan Aksi Sosial, Bagikan Nasi Bungkus untuk Menangkan Ganjar-Mahfud

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Pati – Relawan Ganjar-Mahfud, Dukung Ganjar Pranowo Presiden ke-8 (DGP8) Pati (DGP8) Pati melaksanakan aksi sosial dengan membagikan ratusan nasi bungkus kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Juwana pada Jumat (9/2/2024). Dalam acara tersebut, puluhan relawan DGP8 membagikan sekitar 300 nasi bungkus di Alun-Alun Kecamatan Juwana. Selain membagikan nasi bungkus, para relawan juga memberikan atribut seperti […]

  • PPP Partai Islam Paling Dicari

    PPP Partai Islam Paling Dicari

    • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DOKUMEN DETIK NEWS Lingkar Muria, JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dipilih sebagai partai islam paling diminati, mengalahkan tiga partai islam lain seperti PAN, PKS, dan PBB. Hal ini diketahui dari polling yang dilakukan akun Twitter @PolingNetizen sejak 29 Januari 2018 dan ditutup pada 5 Februari 2018 lalu. Diketahui, sebanyak 9.140 responden yang mengikuti polling […]

  • DPRD Pati Tekankan Pentingnya Kualitas Pendidikan, Dorong Sekolah Berikan Layanan Terbaik

    DPRD Pati Tekankan Pentingnya Kualitas Pendidikan, Dorong Sekolah Berikan Layanan Terbaik

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 170
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Muntamah, menekankan pentingnya kualitas pendidikan bagi para peserta didik. Ia menyatakan bahwa tak hanya pemerintah yang bertanggung jawab dalam menyediakan akses pendidikan, namun pihak sekolah juga perlu mempertahankan kualitas pendidikan yang layak. “Selalu berikan yang terbaik. Kepada guru juga didorong agar para siswa lebih diajarkan pembelajaran […]

  • DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 138
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan catatan penting terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati 2025-2029. Anggota DPRD Pati Fraksi PKB, Muntamah, menekankan perlunya keselarasan RPJMD Kabupaten Pati dengan RPJMD Provinsi Jawa Tengah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Hal ini dinilai krusial untuk […]

  • Polisi Berhasil Meringkus Lima Anggota Geng Pasukan Katak Beracun di Pati

    Polisi Berhasil Meringkus Lima Anggota Geng Pasukan Katak Beracun di Pati

    • calendar_month Kam, 7 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 208
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati berhasil menangkap lima anggota geng yang menyebut diri mereka Pasukan Katak Beracun. Mereka ditahan karena melakukan tindakan kriminal dengan berkeliaran menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam. “Razia dilakukan malam hari untuk mengatasi pemuda yang sering berkeliaran dengan senjata tajam. Kami bersama Polsek jajaran melaksanakan razia dan juga menangkap pelaku yang […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati: Tayangan TV Lecehkan Pesantren, Pemerintah Pusat Harus Bertindak!

    Wakil Ketua DPRD Pati: Tayangan TV Lecehkan Pesantren, Pemerintah Pusat Harus Bertindak!

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 193
    • 0Komentar

    PATI – Penayangan program televisi swasta yang dianggap melecehkan pesantren memicu reaksi keras dari DPRD Kabupaten Pati. Bambang Susilo, Wakil Ketua II DPRD Pati yang juga kader NU, mengecam tayangan tersebut dan mendesak pemerintah pusat untuk mengambil tindakan tegas. “Harapannya segera diusut tuntas. Pemerintah pusat saya kira bertanggung jawab karena yang menayangkan televisi nasional. Harus […]

expand_less