Breaking News
light_mode

Perlu Diketahui, Nginap di Masjid Wajib Lapor

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 7 Jun 2018
  • visibility 210

PATI – Upaya pencegahan menjadi agenda penting dalam hal penanganan terorisme. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pati. Aksi terorisme yang belakangan ramai, menjadikan
kewaspadaan di Bumi Mina Tani
Hingga akhirnya Bupati Haryanto
pun mengeluarkan surat edaran jika ada orang dari luar daerah yang menginap di
suatu tempat harus lapor. Termasuk saat menginap di masjid.
Surat edaran tersebut kaitannya
dengan keamanan dan ketentraman masyarakat dari pengaruh paham radikalisme dan
intoleransi. Hal itu dilakukan untuk kewaspadaan dan antisipasi terhadap
hal-hal yang tidak diinginkan.
Seperti diketahui, belakangan masjid kerap menjadi sasaran penyemaian bibit-bibit ajaran radikal dan intoleran. Hal tersebut harus menjadi kewaspadaan.
”Bagi orang yang menginap di masjid
lebih dari semalam, diwajibkan untuk laporan kepada pihak yang berwenang di
tempat tersebut. Harus digalakkan yang punya wewenang dan bertanggung jawab di
lingkungan masing-masing juga harus pro aktif,” ungkap Bupati Haryanto.
Lanjut bupati, sekarang ini kondisinya
berbeda. Niat bagus pakaian bagus, namun punya tujuan lain, siapa tahu. ”Oleh
karena itu kami menghimbau camat dan juga kepal desa melalui surat edaran
tersebut bisa mendata jika ada orang-orang yang menginap di masjid setempat,”
imbuhnya.
”Jadi misalnya ada musafir yang menginap di masjid lebih
dari semalam, mereka harus melapor dan didata RT maupun RW setempat. Tujuannya
tidak lain dan tidak bukan hanya untuk mengantisipasi kejadian – kejadian yang
tidak diinginkan,” tambahnya.
Menurut bupati, para pelaku tindak
kriminal saat ini sudah susah untuk dibedakan. Pasalnya yang pakaiannya bagus
bisa jadi mempunyai niat dan tujuan yang buruk, begitupun yang pakaiannya biasa
saja, bisa jadi niat dan tujuannya baik.
“Saat ini ada surat edaran yang
mana bagi orang luar yang mau menginap, 1×24 harus lapor kepada RT, RW, tokoh
masyarakat maupun kades setempat. Kalau terjadi sesuatu agar bisa cepat segera
diatasi,” imbuh bupati. Walaupun di Pati tidak terindikasi bibit-bibit
radikalisme, dan masuk kategori tentram dan aman, kewaspadaan juga perlu
ditingkatkan. (lil)
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gangster Bersenjata Tajam Bacok Tiga Pelajar di Pati

    Gangster Bersenjata Tajam Bacok Tiga Pelajar di Pati

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 218
    • 0Komentar

    PATI – Aksi brutal sekelompok gangster bersenjata tajam kembali meresahkan warga Pati. Kejadian terbaru terjadi pada Sabtu dini hari (11/1/2025) sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Pati-Juwana, dekat POM Bensin Cangkring. Tiga pelajar asal Dukuh Sempu, Desa Puluhan Tengah, Kecamatan Jakenan, menjadi korban penganiayaan. Ketiga korban, yang masih berstatus pelajar, mengalami luka bacok di punggung. […]

  • Literasi Sastra di Pati Masih Sepi

    Literasi Sastra di Pati Masih Sepi

    • calendar_month Ming, 6 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 222
    • 0Komentar

    PATI – Dunia sastra di Kabupaten Pati mendapat sorotan. Bagus Dwi Hananto, novelis asal Kudus ini melihat potensi dunia sastra di Pati sebenarnya cukup baik. Namun ruang sastra di Pati hanya berfokus pada aksi-aksi panggung saja. Hal itu diungkapkannya saat peluncuran sekaligus bedah buku Ikan-ikan Terbang di Aula Arpusda Kabupaten Pati Sabtu (5/5/2018) lalu. ”Sastra […]

  • Siswa MAN 1 Pati, Muhammad Akbar, Sabet Emas di Kejuaraan Lari 100M Asia Tenggara

    Siswa MAN 1 Pati, Muhammad Akbar, Sabet Emas di Kejuaraan Lari 100M Asia Tenggara

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 863
    • 0Komentar

    PATI – Muhammad Akbar Jabaluddinar, siswa MAN 1 Pati, meraih Juara 1 lari 100 meter tingkat Asia Tenggara dalam kejuaraan pelajar SEA U18 & U20 Athletics Championship di Deli Serdang, Sumatera Utara (16/11/2025). Prestasi ini diraih berkat latihan intensif 4-6 jam setiap hari. “Alhamdulillah dalam event mampu meraih medali emas. Hasil dari latihan yang saya […]

  • DPRD Pati Dukung Peningkatan Minat Petani Milenial

    DPRD Pati Dukung Peningkatan Minat Petani Milenial

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendukung penuh upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam meningkatkan minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, menekankan peran penting petani milenial dalam mewujudkan swasembada dan kemandirian pangan. “Petani milenial akan menjadi kunci keberhasilan kita dalam mencapai swasembada pangan,” tegasnya. […]

  • DPRD Pati Akan Kaji Kebijakan Sekolah Lima Hari

    DPRD Pati Akan Kaji Kebijakan Sekolah Lima Hari

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 326
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan akan mengkaji kebijakan sekolah lima hari yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Pati mulai tahun ajaran 2025/2026. DPRD Pati belum mengetahui manfaat kebijakan tersebut bagi siswa. “Kita kaji dulu, apakah itu bermanfaat atau tidak (untuk anak-anak),” ujar Teguh. Kebijakan sekolah lima hari ini berlaku untuk […]

  • Senangnya Petani Yogyakarta Belajar Kopyor di Dukuhseti Pati

    Senangnya Petani Yogyakarta Belajar Kopyor di Dukuhseti Pati

    • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Para petani dari Yogyakarta belajar budidaya kelapa kopyor di Ngagel, Dukuhseti, Pati Para peserta tampak antusias ketika masuk ke kebun kelapa yang tingginya sekitar tiga meteran itu. Daunnya melambai-lambai diterpa angin. Buahnya lebat sekali. Itulah agrowisata kelapa kopyor di Omah Kopyor Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Pati PATI – Puluhan petani asal Dukuh Naungan, Desa Selopamioro […]

expand_less