Breaking News
light_mode

Pengasuh Pesantren di Kayen Berinisial MKA Resmi Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Anak

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
  • visibility 102.218

PATI — Polresta Pati membeberkan perkembangan penanganan dugaan tindak pidana pencabulan anak dan kekerasan seksual di lingkungan salah satu lembaga pendidikan agama di Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati.

Penyampaian ini dilakukan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Sanika Satyawada Polresta Pati, Jumat (11/9/2026), pukul 13.30 WIB, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama.

Polresta Pati mengonfirmasi perkara saat ini telah memasuki tahap penyidikan. Seorang berinisial MKA (47 tahun), pengasuh berdomisili di Desa Talun, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dugaan perbuatan tersebut diduga terjadi berulang kali pada periode Juli–Agustus 2026 di lingkungan pondok pesantren atau lembaga pendidikan di wilayah tersebut.

Penanganan perkara mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan/atau Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Kompol Dika menegaskan seluruh proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan senantiasa mengutamakan perlindungan korban.

“Kami memastikan perkara ini ditangani secara profesional dan sesuai dengan prosedur hukum. Yang paling utama, kami juga memperhatikan aspek perlindungan dan pendampingan terhadap korban,” ujarnya.

Langkah penyidikan yang telah dilakukan meliputi olah tempat kejadian perkara, gelar perkara, pemeriksaan korban, saksi, maupun tersangka, serta koordinasi dengan UPTD PPA Kabupaten Pati dan instansi terkait.

Polresta Pati mengajak masyarakat menjaga lingkungan yang aman bagi anak dan memberi ruang bagi proses hukum berjalan tanpa hambatan.

Identitas serta informasi pribadi korban dimohon untuk tidak disebarluaskan demi perlindungannya.

“Perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, menghormati proses hukum dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak,” pungkasnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lomba Cipta Menu B2SA: Solusi Kreatif Atasi Stunting di Pati

    Lomba Cipta Menu B2SA: Solusi Kreatif Atasi Stunting di Pati

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PATI – Ketua TP-PKK Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, membuka Lomba Cipta Menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) Non Beras Non Terigu Berbahan Dasar Ikan di Pendopo Kabupaten Pati kemarin, Rabu (16/7/2025) Lomba yang diikuti peserta dari seluruh kecamatan ini bertujuan meningkatkan konsumsi ikan dan membentuk pola makan sehat. Dalam sambutannya, Atik menekankan pentingnya […]

  • Harlah Kejaksaan ke-81, Ketua DPRD Pati Dorong Penguatan Kepercayaan Publik

    Harlah Kejaksaan ke-81, Ketua DPRD Pati Dorong Penguatan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.124
    • 0Komentar

    PATI – Momentum Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 yang diperingati pada 2 September 2026 turut mendapat perhatian dari Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin. Ia menyampaikan harapan agar institusi Kejaksaan semakin mampu menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Ucapan selamat tersebut disampaikan Ali Badrudin bersama Keluarga Besar DPRD […]

  • Pelajar Tewas dalam Perkelahian Saat Tongtek di Kayen, Pihak Kepolisian Sedang Buru Pelaku

    Pelajar Tewas dalam Perkelahian Saat Tongtek di Kayen, Pihak Kepolisian Sedang Buru Pelaku

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.179
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah insiden pengeroyokan yang melibatkan dua kelompok pemuda terjadi di Kecamatan Kayen pada dini hari Kamis (12/3/2026). Peristiwa yang berawal dari pertemuan saat kegiatan tongtek tersebut mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia akibat luka-luka akibat tusukan. Saat ini tim penyidik kepolisian tengah melakukan upaya untuk mengungkap identitas seluruh pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. […]

  • AMPB Soroti Lahan Tambahmulyo untuk RS Bhayangkara, Polresta Pati Tegaskan Tanah Negara Lengkap Dokumen Sah

    AMPB Soroti Lahan Tambahmulyo untuk RS Bhayangkara, Polresta Pati Tegaskan Tanah Negara Lengkap Dokumen Sah

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.932
    • 0Komentar

    PATI – Persoalan status tanah di wilayah Tambahmulyo menjadi isu utama yang diangkat Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) saat menyampaikan pendapat di halaman Mapolresta Pati, Rabu (13/5/2026). Dalam aksi tersebut, para peserta meminta kejelasan terkait status lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara berlantai empat. Menanggapi hal itu, Kapolresta Pati melalui Penjabat Wakapolresta […]

  • Desa Kajen dan Ceritanya

    Desa Kajen dan Ceritanya

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Kajen sebuah desa kecil di Pati bagian utara. Desa dengan peninggalan sejarah dan budaya yang luar biasa. Terutama soal nilai-nilai luhur dari Mbah Ahmad Mutamakkin. Sang Wali yang sangat dihormati dan diteladani.   PATI – Komunitas Jelajah Pusaka Kajen memberanikan diri untuk mengikuti lomba cerita budaya desaku yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI. Lomba itu mengharuskan pesertanya […]

  • Edy Wuryanto Dorong Pengetatan Prosedur Usai 803 Orang Keracunan MBG di Grobogan

    Edy Wuryanto Dorong Pengetatan Prosedur Usai 803 Orang Keracunan MBG di Grobogan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.618
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Kasus keracunan dalam rangkaian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menunjukkan tren peningkatan. Baru-baru ini, sebanyak 803 penerima manfaat di Grobogan mengalami kondisi keracunan, di samping 433 kasus yang terjadi di Mojokerto. Kasus serupa juga pernah tercatat di Pekalongan. Padahal Badan Gizi Nasional (BGN) telah menetapkan target nol kasus keracunan untuk tahun ini, […]

expand_less