Breaking News
light_mode

Tak Jadi ke Puncak Pangrango, Bonusnya Dapat Sahabat (3)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
  • visibility 183

Setelah berpisah dengan teman dari Lampung. Saya bersama Ci’lo turun berdua
saja. Jalur turunnya cukup curam. Tak banyak pendaki lain kami jumpai. Sepi.
Jalur yang kami lewati namanya Cibodas. Dibanding dengan jalur putri yang kami
lewati sebelumnya, treknya lebih curam jalur cibodas.

Sampai di pertigaan ke arah Puncak Pangrango, kami berjumpa dengan pendaki
lain. Akhirnya. Para pendaki itu dari Jakarta. Sebelumnya kami sudah pernah
ngobrol dan bercanda di Pos 3. Serasa bertemu keluarga, kami kemudian dijamu
dengan makanan yang baru saja mereka masak.

Di tempat itulah, kami akhirnya mengurungkan untuk mendaki ke Pangrango.
Situasi dan kondisinya kurang pas saja. Saya, Ci’lo dan beberapa pendaki dari
Jakarta akhirnya turun bersama.

Selain curam, di jalur Cibodas ini, banyak sekali bebatuan. Membuat kaki kami
agak sedikit nyut-nyutan.
Meski sedikit kerepotan,
di jalur ini rasa lelah kami cukup terobati. Ada air terjun yang berair panas
di tengah-tengah jalur pendakian. Kami pun menyicipi sensasi kehangatan air
ini. Segar dan enak sekali di badan.

Setelah jalan lumayan lama, akhirnya sampai juga di
gerbang Taman Nasional Gede Pangrango. Tak selang lama, sampailah di basecamp dengan kondisi tubuh kelelahan.
Saya langsung merebahkan badan dan beristirahat.

Begitulah alam bercerita. Tak pernah bisa diprediksi manusia. Tak pernah
ada yang pasti. Selalu memberi hal yang tak kita ketahui.
Seperti
perihal waktu dan sahabat, saya tak pernah terpikir akan ketemu mereka
berempat, hingga menjadi akrab.

Yang saya tahu, di gunung semuanya sama. Semua saudara tak
pernah membedakan kasta.
Kejujuran, ketulusan, tak pernah
ada dusta. Semua berjalan apa adanya.

Gengsi tak makan, banyak gaya pun rentan, rentna akan
keselamatan.
Begitulah
alam, selalu menyajikan makna dan keindahan. Tapi alam pun akan bersikap garang
jika engkau tak sopan.
(Arif Bonvink/selesai)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilu 2019 Pati Butuh 4.369 Pengawas TPS

    Pemilu 2019 Pati Butuh 4.369 Pengawas TPS

    • calendar_month Kam, 7 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    PATI – Kebutuhan pengawas TPS di Kabupaten Pati mencapai 4369. Bawaslu membuka pendaftaran pengawas TPS sampai tanggal 10 Februari di sekretariat panwascam masing-masing kecamatan atau pengawas desa. Kordinator Devisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia Bawaslu Kabupaten Pati, Karto menyebut, pembentukan pengawas TPS ini sejalan dan merupakan amanat dari UU Nomor 7 Tahun 2017. Perekrutan pengawas […]

  • DPRD Pati Apresiasi Polisi yang Ungkap Cepat Kasus Penusukan Maut di Juwana

    DPRD Pati Apresiasi Polisi yang Ungkap Cepat Kasus Penusukan Maut di Juwana

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.710
    • 0Komentar

    PATI – Kecepatan dan ketanggapan aparat kepolisian dalam menyelesaikan kasus penusukan yang merenggut nyawa seorang pemuda di wilayah Kecamatan Juwana mendapatkan apresiasi tinggi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Menurut Sekretaris Komisi B DPRD Pati, Mukit, langkah yang diambil oleh gabungan tim Polsek Juwana dan Polresta Pati dalam menangkap pelaku dinilai sudah sangat […]

  • Polsek Pati Kota Berhasil Ringkus Pelaku Pengeroyokan yang Viral di Medsos

    Polsek Pati Kota Berhasil Ringkus Pelaku Pengeroyokan yang Viral di Medsos

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 182
    • 0Komentar

    PATI – Polsek Pati Kota berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi Minggu, 27 Juli 2025, pukul 03.00 WIB, di depan Optik Melawai, Kampung Mertokusuman, Pati. Tiga korban, ARV (14), KNP (16), dan SBJ (19), warga Juwana, menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekelompok remaja. Menurut Kapolsek Pati Kota, IPTU Heru Purnomo, […]

  • Ketua DPRD Pati Desak Pemkab Tunda Pengisian Jabatan Strategis

    Ketua DPRD Pati Desak Pemkab Tunda Pengisian Jabatan Strategis

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 310
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin, memberikan saran kepada Pemerintah Kabupaten Pati untuk menunda pengisian tujuh jabatan kepala dinas yang saat ini kosong. Saran ini disampaikan mengingat kondisi politik di Kabupaten Pati yang dinilai belum sepenuhnya kondusif. Menurut Ali Badrudin, penundaan ini bertujuan untuk menghindari potensi perselisihan yang mungkin […]

  • Bupati Jepara Lindungi Rumah Tradisional Bugis di Karimunjawa

    Bupati Jepara Lindungi Rumah Tradisional Bugis di Karimunjawa

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Bupati Jepara Andi di depan rumah tradisional Bugis Bupati Jepara berkomitmen terhadap pelestarian rumah tradisional di Karimunjawa. Pihaknya ingin menjadikan rumah tradisional ini sebagai salah satu destinasi wisata, selain suguhan utama wisata alam JEPARA – Wilayah terluar Kabupaten Jepara yaitu Kepulauan Karimunjawa terdapat rumah-rumah tradisional dari berbagai wilayah di Indonesia. Keberadaan rumah adat dari berbagai […]

  • Hidup Bukan Mampir Padu

    Hidup Bukan Mampir Padu

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Anis Sholeh Baasyin sedang menguraikan tema yang akan dibahas Padu atau adu mulut yang akhir-akhir ini nyaris membudaya di kalangan masyarakat kembali menjadi sentilan dalam gelaran Suluk Maleman yang digelar Sabtu (16/3) hingga Minggu (17/3/2019) dini hari kemarin. Bahkan peribahasa “hidup sekadar mampir minum” pun mulai berubah menjadi sekadar mampir padu. Plesetan itu lantaran sekarang […]

expand_less