Breaking News
light_mode

Pemkab Pati Jamin Pengobatan Siswa Keracunan MBG, DPRD Pati Beri Dukungan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
  • visibility 102.294

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati mengambil langkah untuk memastikan siswa yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gembong tetap memperoleh layanan kesehatan. Biaya pemeriksaan dan pengobatan siswa yang terdampak dipastikan menjadi tanggungan pemerintah daerah.

Langkah tersebut dilakukan agar persoalan biaya tidak menjadi kendala bagi keluarga untuk segera membawa anak mereka mendapatkan penanganan medis. Pemkab Pati menempatkan keselamatan dan kondisi kesehatan siswa sebagai prioritas dalam penanganan kejadian tersebut.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan pemerintah ingin memastikan masyarakat, khususnya para orang tua siswa, tidak menunda pemeriksaan karena khawatir mengenai biaya pengobatan.

“Langkah ini diambil supaya masyarakat bisa terlindungi. Orang tua yang takut memeriksakan anaknya karena menanggung biaya, maka bisa ditanggung dan cepat memeriksakan anaknya ke rumah sakit dan tanpa biaya,” ujar Candra.

Mengenai pihak yang nantinya bertanggung jawab atas pembiayaan pengobatan, Candra menyebut persoalan tersebut akan dibahas lebih lanjut setelah situasi darurat dapat ditangani. Untuk sementara, Pemkab Pati memilih memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi seluruh siswa yang terdampak.

“Untuk tanggung jawab SPPG itu ketentuannya dengan BGN seperti apa, yang penting Pemkab mengambil langkah dulu. Yang menanggung SPPG atau siapa nanti akan dibahas,” jelasnya.

Jaminan pengobatan tersebut sekaligus dimaksudkan untuk memberikan ketenangan kepada orang tua siswa. Pemerintah daerah berharap keluarga tidak lagi memiliki kekhawatiran untuk membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila membutuhkan pemeriksaan.

“Pemkab mengambil langkah strategis supaya orang tua siswa aman dengan pengobatan gratis,” katanya.

DPRD Pati Dukung Langkah Pemkab

Kebijakan Pemkab Pati mendapat apresiasi dari DPRD Pati. Ketua DPRD Pati Ali Badrudin menilai kehadiran pemerintah daerah sangat diperlukan ketika terjadi kondisi darurat yang menyangkut kesehatan masyarakat, terlebih korban yang terdampak merupakan anak-anak.

Menurut Ali, penanganan medis harus menjadi prioritas utama. Ia meminta seluruh siswa yang diduga mengalami keracunan mendapat pemeriksaan dan penanganan dengan cepat, tanpa terhambat persoalan administrasi maupun pembiayaan.

“Pemkab harus bertindak cepat, sigap dan tepat untuk menyelamatkan siswa yang diduga keracunan,” kata Ali.

Terkait anggaran pengobatan, Ali menyebut mekanisme pembiayaan dapat dibahas sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menilai pemerintah daerah memiliki sejumlah alternatif sumber anggaran yang dapat digunakan untuk menghadapi kondisi darurat.

“Soal biaya itu dari dana talangan atau tak terduga atau dari manapun nanti akan dihitung. Yang penting nanti tidak melanggar aturan, kan ada pos-posnya tersendiri terkait dengan APBD,” pungkasnya.

Ali menambahkan, persoalan mengenai pihak yang pada akhirnya bertanggung jawab terhadap biaya pengobatan dapat dibicarakan setelah kondisi para siswa tertangani. Menurutnya, hal yang paling mendesak saat ini adalah memastikan siswa yang membutuhkan pertolongan memperoleh layanan kesehatan secepatnya.

Dengan adanya kebijakan tersebut, Pemkab Pati diharapkan dapat memastikan seluruh siswa terdampak memperoleh penanganan medis tanpa terkendala biaya. Sementara itu, pembahasan mengenai tanggung jawab pembiayaan selanjutnya dapat dilakukan setelah situasi darurat teratasi.

(adv)

Editor  : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngamen Pakai Angklung Patifosi Karaban Suntik Dana untuk Persipa

    Ngamen Pakai Angklung Patifosi Karaban Suntik Dana untuk Persipa

    • calendar_month Sen, 6 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 349
    • 0Komentar

      Aksi penggalangan dana dari Patifosi Karaban untuk Persipa Pati Secara keuangan Persipa Pati memang tergolong tim pra sejahtera (Untuk tidak menyebut tim miskin). Namun tim sepakbola kebanggaan warga Kota Pati ini kaya akan semangat juang suporter mereka. Tak tanggung-tanggung para supporter yang tergabung di Patifosi ini turun ke jalan menggalang dana untuk kelangsungan tim […]

  • Jalan Jepara – Keling Dipastikan Diperbaiki, Ada 16 Titik yang Rusak

    Jalan Jepara – Keling Dipastikan Diperbaiki, Ada 16 Titik yang Rusak

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 314
    • 0Komentar

    JEPARA – Banyak warga Jepara yang mengeluhkan kondisi jalan yang buruk di hampir semua wilayah Kota Ukir. Akhirnya PJ Bupati Jepara memastikan jalan-jalan yang rusak dari Jepara Kota sampai wilayah Kecamatan Keling akan diperbaiki. Hal itu diungkapkan Edy Supriyanta saat melakukan kunjungan ke proyek perbaikan jalan provinsi di titik perbaikan Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Senin, […]

  • Ternyata Pete Bisa Juga Bikin Perempuan Enjoy

    Ternyata Pete Bisa Juga Bikin Perempuan Enjoy

    • calendar_month Sen, 26 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 332
    • 0Komentar

    ilustrasi : istimewa Siapa tak mengenal pete. Buah satu ini banyak digemari sebagai lauk dan lalapan saat makan. Dibakar, digoreng, direbus, dicocol sambal terasi, nikmatnya sudah tiada tara. Tidak hanya nikmat di lidah saja, buah yang memiliki aramo khas bau ini memiliki segudang manfaat. Bahkan bisa membikin perempuan enjoy. Dilansir dari Tribun-Timur, yang dikutip dari […]

  • Pagi-pagi Warga Pati Digegerkan Aksi Bunuh Diri

    Pagi-pagi Warga Pati Digegerkan Aksi Bunuh Diri

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    FOTO : ISTIMEWA Lingkar Muria, PATI – Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya bersama seorang anak laki-laki, ditemukan tewas terjatuh dari lantai atas Hotel Safin, Senin (8/1/18) pukul 06.00 pagi. Informasi yang didapat Lingkar Muria dari laporan Polsek Pati Kota disebutkan, perempuan itu diperkirakan berumur sekitar 30 tahun, dan anak laki-lakinya. Keduanya diperkirakan jatuh dari […]

  • Mengenal Tradisi Apeman Kampung Budaya Piji Wetan

    Mengenal Tradisi Apeman Kampung Budaya Piji Wetan

    • calendar_month Ming, 3 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Tradisi apeman di Desa Piji Wetan Kecamatan Dawe Kudus/@kampungbudayapijiwetan Suguhan kuliner tidak saja berhenti pada rasa enak atau sekadar mengenyangkan saja. Beragam kuliner di negeri ini memiliki cerita panjang di balik kelezatannya. Seperti sajian apem di sebuah desa di Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus ini, yang hadir menjadi pelengkap tradisi memasuki bulan suci Ramadan. KUDUS – […]

  • DPRD Pati Dorong Pengembangan UMKM untuk Tekan Angka Pengangguran

    DPRD Pati Dorong Pengembangan UMKM untuk Tekan Angka Pengangguran

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 354
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Yetti Kristianti, menekankan pentingnya peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam menekan angka pengangguran di wilayah tersebut. Menurutnya, semakin banyak UMKM yang berkembang, semakin banyak pula tenaga kerja yang dapat diberdayakan. “Semakin banyak UMKM yang berkembang, maka akan semakin banyak tenaga kerja yang bisa diberdayakan, sehingga dapat mengurangi angka […]

expand_less