Breaking News
light_mode

Perlu Diketahui, Nginap di Masjid Wajib Lapor

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 7 Jun 2018
  • visibility 241

PATI – Upaya pencegahan menjadi agenda penting dalam hal penanganan terorisme. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pati. Aksi terorisme yang belakangan ramai, menjadikan
kewaspadaan di Bumi Mina Tani
Hingga akhirnya Bupati Haryanto
pun mengeluarkan surat edaran jika ada orang dari luar daerah yang menginap di
suatu tempat harus lapor. Termasuk saat menginap di masjid.
Surat edaran tersebut kaitannya
dengan keamanan dan ketentraman masyarakat dari pengaruh paham radikalisme dan
intoleransi. Hal itu dilakukan untuk kewaspadaan dan antisipasi terhadap
hal-hal yang tidak diinginkan.
Seperti diketahui, belakangan masjid kerap menjadi sasaran penyemaian bibit-bibit ajaran radikal dan intoleran. Hal tersebut harus menjadi kewaspadaan.
”Bagi orang yang menginap di masjid
lebih dari semalam, diwajibkan untuk laporan kepada pihak yang berwenang di
tempat tersebut. Harus digalakkan yang punya wewenang dan bertanggung jawab di
lingkungan masing-masing juga harus pro aktif,” ungkap Bupati Haryanto.
Lanjut bupati, sekarang ini kondisinya
berbeda. Niat bagus pakaian bagus, namun punya tujuan lain, siapa tahu. ”Oleh
karena itu kami menghimbau camat dan juga kepal desa melalui surat edaran
tersebut bisa mendata jika ada orang-orang yang menginap di masjid setempat,”
imbuhnya.
”Jadi misalnya ada musafir yang menginap di masjid lebih
dari semalam, mereka harus melapor dan didata RT maupun RW setempat. Tujuannya
tidak lain dan tidak bukan hanya untuk mengantisipasi kejadian – kejadian yang
tidak diinginkan,” tambahnya.
Menurut bupati, para pelaku tindak
kriminal saat ini sudah susah untuk dibedakan. Pasalnya yang pakaiannya bagus
bisa jadi mempunyai niat dan tujuan yang buruk, begitupun yang pakaiannya biasa
saja, bisa jadi niat dan tujuannya baik.
“Saat ini ada surat edaran yang
mana bagi orang luar yang mau menginap, 1×24 harus lapor kepada RT, RW, tokoh
masyarakat maupun kades setempat. Kalau terjadi sesuatu agar bisa cepat segera
diatasi,” imbuh bupati. Walaupun di Pati tidak terindikasi bibit-bibit
radikalisme, dan masuk kategori tentram dan aman, kewaspadaan juga perlu
ditingkatkan. (lil)
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kedaulatan Pangan dan Kesadaran Budaya Sumber Utama Kekuatan Bangsa

    Kedaulatan Pangan dan Kesadaran Budaya Sumber Utama Kekuatan Bangsa

    • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Ngaji budaya Suluk Maleman, (17/9/2022) Bukan seberapa banyak jumlah tentara atau canggihnya alutsista. Namun kedaulatan pangan dan kesadaran budayalah yang menjadi sumber utama kekuatan bangsa.  Masalah kebangsaan kembali dibahas dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman pada Sabtu (17/9/2022) malam. Dalam forum ngaji budaya itu dibahas tentang pentingnya posisi kedaulatan pangan serta kesadaran budaya sebagai sumber utama […]

  • Desa Margomulyo dan Kedungsari Terdampak Puting Beliung, Ratusan Rumah Rusak

    Desa Margomulyo dan Kedungsari Terdampak Puting Beliung, Ratusan Rumah Rusak

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 254
    • 0Komentar

    PATI – Bencana angin puting beliung melanda dua desa di wilayah Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Rabu (12/3/2025) siang. Puluhan bangunan rumah mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Dalam video yang beredar secara berantai di WhatsApp, tampak perabotan dan atap rumah porak poranda usai terjadinya angin puting beliung. Sejumlah kabel listrik pun tampak menjuntai ke jalan. […]

  • Seorang pedagang bakso mengeluh omzetnya turun karena aturan zona merah PKL.

    Penjual Bakso Keluhkan Zona PKL Merah Terkesan Tebang Pilih

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Seorang pedagang bakso mengeluh omzetnya turun karena aturan zona merah PKL.

  • 500 Perenang Bakal Bertarung di Krapda Jawa Tengah Bupati Cup III 2019 di Jepara

    500 Perenang Bakal Bertarung di Krapda Jawa Tengah Bupati Cup III 2019 di Jepara

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jepara Olympic Pool berada di kawasan Stadion Gelora Bumi Kartini JEPARA – Kabupaten Jepara dipastikan bakal menjadi tuan rumah kejuaraan renang paling bergengsi di Jawa Tengah. Kejuaraan itu bertajuk “Krapda Jawa Tengah Bupati Cup III 2019”. Kejuaraan tersebut bakal berlangsung pada pekan ketiga bulan Juli di Jepara Olympic Pool komplek Stadion Gelora Bumi Kartini. Ashar […]

  • Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Seorang warga sedang berada di tengah temuan bangunan di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kabupaten Pati yang kini telah ditembok keliling PATI – Balai Arkeologi Yogyakarta yang meneliti temuan warga, berupa struktur bangunan dari batu bata di Punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo sudah menyimpulkan temuan itu bukan bangunan makam. Meskipun begitu, pihak desa mengaku tetap meneruskan […]

  • Kampung Budaya Piji Wetan Kenalkan Ajaran Sunan Muria

    Kampung Budaya Piji Wetan Kenalkan Ajaran Sunan Muria

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Dua ajaran luhur Sunan Muria diangkat sebagai bahan mengikuti lomba cerita budaya desa. Dua ajaran itu adalah Tapa Ngeli dan Pagar Mangkuk. Ajaran yang penuh nilai filosofi. KUDUS – Budaya menjadi pondasi dalam membentuk karakter masyarakat yang penuh dengan kearifan dan terbuka untuk semua kalangan. Mengikuti lomba cerita budaya desaku Kemendikbud RI, warga Piji Wetan […]

expand_less