Breaking News
light_mode

Viral Ketua DPRD Pati Kecewa karena Anggota Bolos Paripurna

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
  • visibility 201
Suasana rapat paripurna DPRD Pati

PATI – Kedisiplinan anggota DPRD Pati masih menjadi sorotan, hal ini terlihat dari tingkat kehadiran dalam rapat paripurna. Ketua DPRD Pati Ali Badrudin sampai kesal dengan hal itu. Kekesalannya dilontarkan saat memimpin Rapat Paripurna dengan agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), (13/6/2023).

Untuk diketahui pada rapat paripurna tersebut sebanyak 22 anggota DPRD tidak hadir. Terlihat banyak kursi anggota yang kosong. Di DPRD Pati sendiri total ada 50 kursi. Sementara yang mengikuti rapat paripurna tersebut hanya sejumlah 28 anggota.

“Dari total 50 anggota, yang hadir hanya 26 kemudian tambah 2 jadi 28. Sisanya tidak hadir,” ungkap Ali sesuai Rapat Paripurna LKPJ 2022, kemarin.

 

 

Bahkan, sebelum dimulainya rapat, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) itu sempat meminta kepada awak media untuk mengambil gambar kursi yang kosong. Hal tersebut sebagai bentuk kekecewaannya terhadap beberapa anggota dewan yang tidak hadir pada rapat paripurna itu.

“Makanya tadi saya sampaikan kepada teman-teman media, saya suruh foto mana anggota DPRD mana yang datang dan tidak. Biar bisa kelihatan. Kita ini makan dapat gaji dari uang rakyat. Kewajiban kita juga harus bertanggungjawab,” paparnya. 

Bahkan, kata dia, ada salah satu anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pati tidak hadir dalam rapat paripurna tersebut. Ia pun meminta Ketua BK untuk memberikan teguran kepada anggotanya itu.

“Anggota BK tadi juga ada yang tidak hadir dan tidak ada izin. Tapi ketua BK-nya, pak Rusdi hadir, pak Suryanto hadir. Yang tidak hadir hanya Pak Wisnu,” sebutnya.

Lebih lanjut Ali berpesan kepada anggota DPRD Pati agar menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat dengan serius. Sehingga hal serupa tidak terjadi terulang lagi. Hak dan kewajiban harus dipenuhi.

“Saya mengimbau kepada seluruh anggota DPRD, sudah dipilih rakyat, memiliki tugas dan kewajiban, tentunya tugasnya perlu diperhatikan. Jangan sampai terjadi lagi,” tegasnya.

Selain itu Ali juga mengingatkan bahwa ada sanksi bagi anggota dewan yang sering bolos rapat. Dari mulai peringatan hingga pemberhentian sesuai tata tertib (Tartib) DPRD Pati.

 

“Sanksinya sesuai dengan tartib DPRD. Tidak hadir 6 kali berturut-turut bisa diberikan sanksi peneguran hingga pemberhentian,” pungkasnya. (ftw)

 

Editor : Arif

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miris ! Diterjang Angin, Rumah Semi Permanen Hampir Rubuh

    Miris ! Diterjang Angin, Rumah Semi Permanen Hampir Rubuh

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sebuah rumah semi permanen berbahan anyaman bambu hampir saja ambruk Sabtu (17/2/18). Rumah milik Sujadi warga Desa Semerak RT 04 RW 01 Kecamanatan Margoyoso Kabupaten Pati ini, hampir ambruk lantaran angin kencang yang berhembus sejak semalam dan disusul siang hari sekitar pukul 14.00. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam hal itu. (Pusdalops PB Pati/lil)

  • Menuju OST di Brazil, Agung Minta Restu Bupati

    Menuju OST di Brazil, Agung Minta Restu Bupati

    • calendar_month Rab, 10 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Salah satu pelajar terbaik di Kabupaten Pati, bakal memberi kebanggan. Sebab, pelajar dari SMA PGRI 2 Kayen tersebut akan terbang ke Brazil untuk mengikuti lomba Olimpiade Sains Terapan (OST) dalam waktu dekat. Pelajar itu bernama Agung Wijaya Kusuma, siswa kelas XI SMA PGRI 2 Kayen.  Ditemani kepala sekolah dan guru pembimbingnya, Agung datang ke Pendopo Kabupaten […]

  • Kecelakaan Tiga Kendaraan di Pati Sebabkan Empat Orang Luka-Luka

    Kecelakaan Tiga Kendaraan di Pati Sebabkan Empat Orang Luka-Luka

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 223
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Jalur Lingkar Selatan, Desa Dengkek, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, pada Rabu (4/12/2024) pukul 05.00 WIB. Kecelakaan tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka, mulai dari ringan hingga berat. Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polresta Pati, IPDA Moch. Apri Hermawan, S.H., M.H., kecelakaan bermula dari kurangnya […]

  • Ali Badrudin Ajak Masyarakat Pati Menangkan Pasangan Wahyu-Suharyono

    Ali Badrudin Ajak Masyarakat Pati Menangkan Pasangan Wahyu-Suharyono

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 195
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pati, Ali Badrudin, secara terbuka mengajak masyarakat untuk memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 02, Wahyu-Suharyono, pada Pilkada 27 November mendatang. Dalam sebuah orasi di hadapan ribuan pendukung di Stadion Joyokusumo, Kamis (21/11/2024), Ali Badrudin yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pati, memuji pasangan […]

  • Cerita Perempuan Asal Tanjungsekar Pucakwangi Lolos dari Percobaan Perampokan

    Cerita Perempuan Asal Tanjungsekar Pucakwangi Lolos dari Percobaan Perampokan

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 256
    • 0Komentar

      Ilustrasi freepik.com SPW seorang perempuan berusia 19 tahun beruntung berhasil lolos dari percobaan perampokan dan perkosaan yang dialaminya di Jalan Sokopuluhan – Winong pada Jumat (1/7/2022) petang. PATI – Lokasi kejadian berada di Jalan Sokopuluhan-Winong, sebelah barat makam Dukuh Dayu, Desa Tanjungsekar, Kecamatan Pucakwangi. Dari kronologi kejadian, perbuatan pelaku yang belum diketahui identitasnya ini […]

  • Riset banyu pengilon untuk atasi krisis air bersih.

    Mencari Solusi Krisis Air Bersih dari Kearifan Banyu Penguripan

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah melakukan penelitian yang mengungkapkan bagaimana masyarakat di Kudus, Jawa Tengah, melestarikan sumber air mereka melalui kearifan lokal yang dikenal sebagai Banyu Penguripan.

expand_less