Breaking News
light_mode

Menyantap Jajanan Legendaris Gula Kelapa khas Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
  • visibility 446
Jajanan gula kelapa berwarna hijau yang legendaris

JEPARA – Jajanan tradisional di Indonesia begitu beragam dan beraneka rasa. Dari manis, gurih hingga asem. Seperti di Jepara juga memiliki jajanan khas yang tak kalah nikmat dan selalu menjadi klangenan orang-orang. Salah satu jajanan tradisional itu adalah gula kelapa.

Gula kelapa merupakan jajanan yang terbuat dari bahan kelapa dan gula pasir. Cara pembuatannya sederhana dan simpel sekali. Pertama kelapa yang agak tua disledrek (diparut kasar besar-besar), menggunakan parutan khusus. 

Setelah itu hasil parutan kelapa dimasak dicampur dengan gula pasir. Agar lebih cantik tambahkan pewarna makanan agar penampilan gula kelapa lebih menarik. Memasaknya sampai gula tercampur ke parutan kelapa hingga agak kering. Setelah itu gula kelapa dijemur sehari. Setelah benar-benar kering angkat dan gula kelapa siap disajikan.

Jajanan gula kelapa biasanya menjadi suguhan dalam kegiatan-kegiatan masyarakat di kampung-kampung. Antara lain seperti saat hajatan sunatan atau nikahan, hingga sajian untuk tamu lebaran Idul Fitri.

Inovasi Pangan

Kehadiran jajanan gula kelapa tidak lepas dari inovatifnya masyarakat Indonesia dalam meramu bahan-bahan yang tersedia untuk menjadi sebuah makanan yang enak dinikmati. Hal itu juga yang terjadi dalam kreasi jajanan gula kelapa. 

Dulu hampir semua daerah di Jepara pohon kelapa juga tumbuh subur baik di kebun-kebun, pinggiran sawah hingga di pekarangan rumah. Hasil buah kelapa yang melimpah menjadikan masyarakat berinovasi mengolahnya menjadi produk-produk lain yang bisa dinikmati dalam waktu yang lebih lama.

Kaspi, 68, salah seorang pembuat gula kelapa di daerah Keling, Jepara mengungkapkan hampir di setiap ada acara gula kelapa kerap menjadi suguhan makanan untuk para tamu. Seperti momen lebaran. 

“Gula kelapa ini karena dulu di sini banyak kelapa. Kalau dimakan biasa kan kebanyakan nanti busuk. Jadinya dibuat olahan menjadi gula kelapa. Sekarang meskipun sudah mulai jarang pohon kelapa disini tetap bikin gula kelapa karena sudah jadi tradisi masyarakat sini,” paparnya.

Gula kelapa memiliki citarasa manis dan gurih. Manis dari campuran gula dan gurih dari kelapa yang sudah mengandung santan. (hus)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Sudi Rustanto Dukung Pelestarian Budaya Tradisi Sedekah Laut di Juwana

    Anggota DPRD Pati Sudi Rustanto Dukung Pelestarian Budaya Tradisi Sedekah Laut di Juwana

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PATI – Tradisi Sedekah Laut kembali digelar dengan penuh khidmat dan kemeriahan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 2 Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati (13/4/2025). Acara yang merupakan warisan budaya turun-temurun ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat serta dukungan penuh dari anggota DPRD Kabupaten Pati. Sudi Rustanto, anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PDIP […]

  • GP Ansor dan Banser Gondosari Gelar Kerja Bakti Massal dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    GP Ansor dan Banser Gondosari Gelar Kerja Bakti Massal dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    KUDUS – Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Ranting Gondosari, Kabupaten Kudus, menggelar kerja bakti massal Minggu (1/6/2025) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini membersihkan ruas jalan utama Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, mulai dari jalur selatan Polsek Gebog hingga perbatasan Desa Menawan. Ketua Pimpinan […]

  • Emak-emak Muda Fatayat NU Tayu Bagikan Ratusan Bingkisan Lebaran

    Emak-emak Muda Fatayat NU Tayu Bagikan Ratusan Bingkisan Lebaran

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Semangat berbagi ditunjukkan ratusan emak-emak muda di Kecamatan Tayu. Mereka dengan sigap turun ke jalanan di Alun-alun Kecamatan Tayu Jumat (31/5/2019). Berpakaian serba hijau, mereka dengan penuh semangat membagikan bingkisan kepada tukang becak, dan orang-orang duafa lainnya. Kegiatan bagi-bagi bingkisan menjelang lebaran itu memang dibudayakan kader Fatayat di Kecamatan Tayu.   “Pembagian bingkisan […]

  • Atik Kusdarwati: Posyandu 6 SPM di Pati Harus Sesuai Regulasi dan Pedoman Nasional

    Atik Kusdarwati: Posyandu 6 SPM di Pati Harus Sesuai Regulasi dan Pedoman Nasional

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 859
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Posyandu di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang (18/11/2025). Rakerda ini dihadiri oleh seluruh Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mendetail terkait penerapan Posyandu dengan enam standar pelayanan minimal (SPM). Selain itu, […]

  • Pengurus PWI Pati 2021 – 2024 Dilantik, Inilah Daftar Pengurusnya

    Pengurus PWI Pati 2021 – 2024 Dilantik, Inilah Daftar Pengurusnya

    • calendar_month Rab, 1 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 443
    • 0Komentar

      Bupati Haryanto dan Kapolres Pati memberikan ucapan selamat kepada pengurus PWI Pati usai dilantik Selasa (30/11/2021) PATI – Jajaran Pengurus PWI Pati yang diketuai Moch Noor Efendi dilantik secara langsung oleh Ketua PWI Jateng, Amir Machmud NS, Selasa (30/11/2021) di pendopo Kabupaten Pati. Pelantikan disaksikan Bupati Haryanto beserta jajaran Forkopimda serta seluruh Kepala Organisasi […]

  • Mengenal Tahu Aci Jajanan Lezat Khas Mahasiswa IAIN Kudus yang Populer Dari Masa ke Masa

    Mengenal Tahu Aci Jajanan Lezat Khas Mahasiswa IAIN Kudus yang Populer Dari Masa ke Masa

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 969
    • 0Komentar

    KUDUS – Tahu aci merupakan jajanan kaki lima di pinggir jalan yang menjadi kegemaran mahasiswa di IAIN Kudus. Jajanan tahu aci ini terbilang cukup popular diantara para mahasiswa IAIN Kudus, karena rasa dan harganya yang terjangkau. Banyak mahasiswa menggemari jajanan dengan cita rasa asin gurih ini. Tahu aci tidak tenggelam di Tengah banyaknya jajanan pentol-pentol […]

expand_less