Breaking News
light_mode

1109 Calon Jamaah Haji Pati Ikuti Pembukaan Manasik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 11 Apr 2019
  • visibility 262

Sebanyak 1109 Calon Jamaah Haji Kabupaten Pati tahun
2019 mengikuti pembukaan manasik haji. Acara yang diselenggarakan
  di Pendopo Kabupaten Pati ini dibuka oleh
Bupati Pati Haryanto.

“Sekalipun sebelum ini Bapak Ibu calon haji ini
sudah melaksanakan latihan-latihan yang dilaksanakan di KBIH masing-masing,
pemerintah daerah tetap melaksanakan tahapan dalam rangka pemberangkatan ibadah
haji tahun 2019 dan  manasik haji kali
ini. Bukan berarti pembekalan yang lain tidak berjalan akan tetapi manasik ini
lebih kepada pemantapan agar para calon haji betul-betul dibimbing, dikawal
agar para calon haji memahami semua tahapan dalam menunaikan ibadah haji di
tanah suci. Apalagi peraturan  pelaksanaan
ibadah haji setiap tahun cenderung berubah-ubah”, tutur Bupati Pati.

Ia pun menegaskan bahwa bimbingan manasik ini sangat
penting. Penjelasan para pembimbing akan sangat memberikan manfaat dan dapat
dijadikan pedoman dalam pelaksanaan ibadah haji. “Paling tidak kita
mempunyai gambaran tentang bagaimana ibadah haji di tanah suci nantinya”,
terang Haryanto.

Ia pun tak ingin pembekalan ini menjadi beban.
“Dan tidak kalah penting  jagalah selalu
kesehatan”, cetus Bupati. 
Tak lupa Haryanto mendoakan seluruh jamaah haji agar
pada saat berangkat sampai pulang kembali ke tanah air dapat selamat dan
menjadi haji mabrur.

Selain itu Haryanto menghimbau kepada seluruh calon
jemaah haji agar di tanah suci nanti mendoakan Kabupaten Pati agar tetap rukun,
aman dan damai. 
Turut hadir dalam kegiatan itu,  Forkompimda, DPRD,  Kepala Kemenag Pati, petugas KBIH, Petugas
Pembimbing Haji TPHI, TPIHI, TPHD .

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Pati
dalam sambutanya mengatakan bahwa dalam rangka kelancaran ibadah haji tahun
2019,  Pemkab memberi informasi terkait
pelaksanaan ibadah haji, bimbingan dan pembekalan kepada calon jemaah haji.

Menurut Bupati, Pemkab mengalokasikan dana dari APBD
sebagai wujud kepedulian dan upaya untuk memberikan pelayanan terbaik pada
calon haji, baik untuk pembinaan jamaah haji, penugasan petugas TPHD/TKHD,
maupun biaya pemberangkatan dan penjemputan jamaah dari dan ke asrama haji.

Total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun
1440 H / 2019 M sebesar Rp 71.163.504 setiap jamaah. Akan tetapi jamaah hanya
membayar Rp 36.429.275. Kekurangan Rp 34.734.229 dibayar menggunakan optimalisasi
setoran awal BPIH. Biaya pelunasan akan dikembalikan kepada calon haji sebesar
kurang lebih Rp 6 juta sebagai living cost.

Sesuai data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu
(SISKOAT) pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, hingga 5 April 2019,
jumlah jamaaah haji tahun 2019 berjumlah 1109. Adapun yang batal/mundur ke
tahun 2020 ada sebanyak 40 orang. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Ajak Warga Perhatikan Kualitas Hidup, Dimulai dari Lingkungan Bersih

    DPRD Pati Ajak Warga Perhatikan Kualitas Hidup, Dimulai dari Lingkungan Bersih

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 286
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Ali Badrudin, mengajak masyarakat Bumi Mina Tani untuk memperhatikan kualitas hidup dengan lebih baik. Menurutnya, kualitas hidup yang baik akan berdampak positif pada tingkat kesehatan. “Saya berharap masyarakat dapat memperhatikan kawasan tempat tinggal, ketika lingkungan kita bersih tentu kualitas hidup lebih baik,” harap Politisi Partai Demokrasi […]

  • Eksotis Sekaligus Mistis dulu Petilasan Syeh Siti Jenar (2)

    Eksotis Sekaligus Mistis dulu Petilasan Syeh Siti Jenar (2)

    • calendar_month Ming, 4 Okt 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

      Selain eksotis, Pantai Lemah Abang konon juga mistis. Dikisahkan, dulu tempat ini merupakan petilasan dari salah seorang wali yang kontroversial pada zaman walisongo. Namanya Syeh Siti Jenar. ”Cerita-ceritanya begitu. Ada aura mistis. Temenku suatu sore pernah “disasarkan” di tengah hutan karetan, saat hendak ke pantai itu,” kata Ardian Firda Maulida, salah seorang pengunjung dari […]

  • DPRD Pati Tekankan Pemanfaatan Maksimal Bankeu Sarpras Rp44,35 Miliar

    DPRD Pati Tekankan Pemanfaatan Maksimal Bankeu Sarpras Rp44,35 Miliar

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berharap Bantuan Keuangan (Bankeu) sarana dan prasarana (sarpras) senilai Rp44,35 miliar dapat dimaksimalkan penggunaannya oleh desa-desa penerima. Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, menekankan pentingnya bankeu ini untuk perawatan lingkungan dan infrastruktur desa. “Bankeu desa memang dibutuhkan untuk perawatan lingkungan dan infrastruktur,” ujar dia. Ia […]

  • Dianggap Tak Mampu Bekerjasama, DA Dipecat Jadi Asisten Pelatih Persipa

    Dianggap Tak Mampu Bekerjasama, DA Dipecat Jadi Asisten Pelatih Persipa

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Pelatih kepala Persipa, Gatot Barnowo Tentu banyak yang bertanya-tanya. Apa yang melatarbelakangi manajemen Persipa memecat asisten pelatihnya Dwi Ariyanto. Apakah ada faktor like and dislike di manajemen. Atau memang murni faktor kualitas personal yang buruk? Pelatih kepala Persipa, Gatot Barnowo buka-bukaan tentang alasan dipecatknya Dwi Ariyanto sebagai asistennya sejak beberapa bulan terakhir ini. ”Untuk posisi […]

  • DPRD Pati H. Kamari Ungkap Prospek Pertanian Tebu dan Peran Petani Milenial

    DPRD Pati H. Kamari Ungkap Prospek Pertanian Tebu dan Peran Petani Milenial

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 297
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, H. Kamari, meyakini bahwa sektor pertanian tebu di Indonesia masih menyimpan potensi besar dan prospektif. Hal ini disampaikannya dalam sebuah pernyataan terkait perkembangan industri gula di Indonesia. “Tebu sangat prospektif karena kebutuhan gula di Indonesia masih kurang. Ini berarti peluang besar terbuka untuk pengembangan tanaman tebu,” ujar Kamari. “Namun, tantangannya […]

  • Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Dukung Penuh Kepemimpinan Baru KONI Pati

    Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Dukung Penuh Kepemimpinan Baru KONI Pati

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 254
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Danu Ikhsan Hariscandra, memberikan ucapan selamat kepada pengurus KONI Kabupaten Pati periode 2024-2028 yang baru saja dilantik. Ia berharap kepemimpinan baru ini dapat bekerja lebih keras untuk mendorong pembinaan olahraga prestasi di Pati. “Semoga dapat bekerja lebih keras untuk mendorong pembinaan olahraga prestasi di Pati. Semoga […]

expand_less