Breaking News
light_mode

Jadi Pembaca yang Bertanggung Jawab, dengan Menulis Resensi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 5 Feb 2018
  • visibility 304


Al Mahfud, Peresensi
buku

DOKUMEN PRIBADI

Keseharian
Al Mahfud banyak dihabiskan dengan membaca buku. Tak sekdar membaca sambil
lalu, dia membaca dengan serius. Kemudian menuangkan bacaan itu menjadi resensi,
dan dia kirimkan ke media penyedia rubrik resensi di penjuru negeri.  
Beragam judul buku
menumpuk di sebuah meja kayu. Mulai buku fiksi hingga non fiksi. Di rumahnya
itu Al Mahfud mengisi kesehariannya dengan menulis dan membaca buku. Ada
mungkin ratusan buku dengan ketebalan bervariasi.
Tapi dari ratusan buku
yang menumpuk itu, Al Mahfud tak banyak merogoh koceknya. Buku-buku itu dikirim
dari penerbit yang merasakan servis pria lajang kelahiran Pati, 9 Maret 1992
ini.
”Ya kebanyakan, bahkan
mayoritas koleksi saya hasil kiriman dari penerbit yang sebelumnya buku dari
penerbit itu saya resensi dan tayang di media,” kata Al Mahfud.
Itu menjadi salah satu
enaknya menjadi peresensi buku. Bisa dapat kiriman buku dari penerbit, juga
kadang, dan lebih sering dapat honor dari media. Aktivitas ini sudah lama dia
tekuni. Kurang lebih sekitar 2014, saat mas akhir kuliah.
”Awalnya coba-coba
kirim, lalu banyak kemuat di beberapa media. Baik lokal di Jawa Tengah hingga
media nasional dan juga lokal di luar Jawa,” kata alumni S1 Tarbiyah/PAI STAIN
Kudus ini.
 Bagi Al Mahfud, selain mendapat sejumlah
reward itu, ada yang masih penting untuk dirinya. Dimana menulis resensi buku
menjadikan dirinya sebagai pembaca yang bertanggung jawab.
”Memang sangat berbeda
jika hanya membaca seperti biasa. Kalau kita membaca dengan anagan-angan akan
menuangkan hasil bacaan itu menjadi resensi, kita pasti akan serius membaca.
Memahami kalimat demi kalimat yang disajikan. Dan tentu pemahaman kita akan
lebih terstruktur kalau dituangkan lewat tulisan resensi,” jelas pria yang
aktif di kajian diskusi Paradigma Institute (Parist) Kudus ini.
Soal menulis resensi,
bagi pria yang juga menggemari dunia sastra ini, tidak ada kata gampang dan
tidak gampang. Baginya menulis resensi itu soal gairah. Sreg atau kurang sreg
dengan judul buku yang ada.
”Untuk itu harus ada
kegairahan dalam menuliskan resensi. Makanya, tiap resensi saya tayang di
media, saya pesan buku-buku yang sesuai selera,” kata pria yang juga pernah
menyabet Juara Cerpen Nasional yang diadakan Forum Pemuda Bangun Negeri pada
2014 lalu dengan cerpennya yang berjudul Puteri Bunga.
Al mahfud selalu
memilih buku-buku tentang sosial. Seperti bbuku-buku biografi. Dia juga
menggemari fiksi, dan juga buku-buku soal sejarah. Baiknya, para penerbit yang
menjadi langganan Al Mahfud selalu mengabulkan itu.
Buku-buku yang sesuai
seleranya itu makin hari, memang makin menjejali rumahnya yang berada di pedesaan
Kota Nasi Gandul. Sebab produktivitas kepenulisannya memang patut diacungi
jempol.
Dia sering memanfaatkan
waktu pagi menjadi saat yang tepat untuk menulis. Pagi setelah subuh bagi Al
Mahfud menjadi momentum tepat untuk mempertanggungjawabkan hasil bacaannya itu.
”Kalau masih pagi, otak
masih segar. Enak buat nulis. Dan kebanyakan saya menulis ya memang di waktu
pagi seperti ini,” papar penggila talkshow Mata Najwa sejak di stasiun tv lama
hingga berpindah ke stasiun tv baru ini. (Nur Khasan)
   
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Margoyoso Lakukan Mediasi Menyelesaikan Perselisihan Antara Perguruan Pencak Silat

    Polsek Margoyoso Lakukan Mediasi Menyelesaikan Perselisihan Antara Perguruan Pencak Silat

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PATI – Polsek Margoyoso mengambil langkah cepat dalam menangani perselisihan antara perguruan pencak silat di wilayah hukum mereka dengan mengadakan pertemuan mediasi yang dihadiri oleh ketua masing-masing perguruan pencak silat pada Kamis (21/03/2024). Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, melalui Kapolsek Margoyoso, AKP Joko Triyanto, menjelaskan bahwa pertemuan mediasi ini diadakan di Aula Polsek […]

  • Anggota DPRD Pati Narso Gugah Kesadaran Masyarakat untuk Penghijauan

    Anggota DPRD Pati Narso Gugah Kesadaran Masyarakat untuk Penghijauan

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 939
    • 0Komentar

    PATI – Gerakan penghijauan di Kabupaten Pati tidak hanya terbatas pada lahan milik pemerintah. Anggota DPRD Pati, Narso, menekankan pentingnya kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan ini. “Gerakan penghijauan memang perlu, namun semua itu butuh kesadaran dari semua pihak untuk melakukannya,” ujar Narso, politisi dari PKS. Ia menambahkan bahwa penghijauan memiliki […]

  • DPRD Pati Tekankan Pengelolaan Dana Desa Harus Terbuka dan Tepat Sasaran

    DPRD Pati Tekankan Pengelolaan Dana Desa Harus Terbuka dan Tepat Sasaran

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.791
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan, mendorong seluruh pihak yang memegang kendali pemerintahan desa untuk mengelola dana yang diperoleh secara sebaik-baiknya, terbuka bagi pengawasan, serta berlandaskan peraturan yang telah ditetapkan. Menurutnya, anggaran yang dialokasikan ke desa memiliki fungsi strategis untuk mendorong berbagai kemajuan sekaligus meningkatkan taraf hidup warga di lingkungan terendah […]

  • Ragam Motif Batik Jepara Tumbuh Pesat

    Ragam Motif Batik Jepara Tumbuh Pesat

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

      Beragam motif batik Jepara dipamerkan Bupati Jepara Dian Kristiandi menerima penghargaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Penghargaan itu diraih atas dedikasinya terhadap pelestarian batik Jepara. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) Alamsyah, didampingi tim peneliti Siti Maziyah, pada Jumat (20/11/2020), di Pendopo Kartini Jepara. […]

  • DPRD Pati Ingatkan Reboisasi di Pegunungan Kendeng

    DPRD Pati Ingatkan Reboisasi di Pegunungan Kendeng

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 410
    • 0Komentar

    PATI – Banjir yang kerap melanda wilayah selatan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi keprihatinan bagi masyarakat yang terdampak. Banjir dengan kedalaman yang bervariasi terjadi secara berkala, menimbulkan kerugian dan ketidaknyamanan. Masyarakat mendesak para pemangku kebijakan untuk mengambil langkah antisipasi yang efektif agar musibah banjir dapat diatasi. Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pati telah menyuarakan keprihatinan mereka […]

  • Orientasi Kenal Medan Bekali Banser Tanggap Bencana di Pati

    Orientasi Kenal Medan Bekali Banser Tanggap Bencana di Pati

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

      Anggota Banser Pati mendapatkan pembekalan materi dalam kegiatan orientasi kenal medan di Desa Medani Cluwak Pati PATI –  Kepala Satkorcab Banser Pati Ashadi Tamyiz, menegaskan, untuk meningkatkan kemampuan fisik dan teknis anggotanya dalam bertugas, pihaknya sengaja memilih medan bera dalam kegiatan Orientasi Kenal Medan (OKM) Banser Kabupaten Pati. Hal tersebut juga berkaitan dengan persiapan […]

expand_less