Breaking News
light_mode

Daftar 12 Desa Wisata baru di Kabupaten Pati Tahun 2022

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 21 Mei 2022
  • visibility 294
Lapangann Gelora Sukarno Mojoagung Pati


Tahun 2022 ini Kabupaten Pati memilik 12 desa wisata baru. Wisata yang dijual beragam. Dari wisata alam, agrowisata buah-buahan hingga wisata seni budaya, dan olahraga.

PATI — Kini pilihan tempat wisata di Kabupaten Pati semakin beragam. Hal ini karena munculnya desa-desa wisata baru. Pata tahun ini ada 12 desa wisata baru yang diresmikan pemerintah melalui SK Bupati Pati.

Sebanyak 12 desa wisata tersebut antara lain Desa Gulangpongge Kecamatan Gunungwungkal, Desa Bakaran Wetan Kecamatan Juwana, dan Desa Kertomulyo Kecamatan Trangkil.  Selain itu ada Desa Pohgading Kecamatan Gembong, Desa Klakahkasihan Kecamatan Gembong, Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal, Desa Sambiroto  Kecamatan Tayu, Desa Kertomulyo Kecamatan Trangkil, Desa Mojoagung Kecamatan Trangkil, Desa Tluwuk Kecamatan Wedarijaksa, Desa Pekuwon Kecamatan Juwana, Desa Kedumulyo Kecamatan Sukolilo, dan Desa Larangan Kecamatan Tambakromo.

Desa-desa wisata ini memiliki unggulan masing-masing. Yang sangat menarik untuk dikunjungi wisatawan baik lokal maupun luar Kabupaten Pati. Hal ini menjadi daya tarik berwisata di kota ini agar wisatawan yang datang ke Pati tidak jenuh dan bosan dengan tempat wissata yang itu-itu saja.

Unggulan

Seperti desa wisata di Kertomulyo Kecamatan Trangkil dan Tluwuk Kecamatan Wedarijaksa. Kedua desa ini mengandalkan wisata hutan mangrove di pesisir pantai. Selain itu kedua desa juga memiliki sajian kesenian tradisional. Sepeeti Kertomulyo dengan seni tradisional, berupa perpaduan musik gamelan dengan rebbana.

Jambu citra menjadi daya tarik wisata di Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal


Selain itu ada desa wisata Batik Bakaran Wetan Juwana yang mengandalkan wisata seni dan budaya. Desa tersebut merupakan sentra pengrajin batik tulis Bakaran yang telah menjadi identitas Kabupaten Pati.

Ada juga desa wisata yang mengandalkan agrowisata buah seperti Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal dengan buah jambu citra. Selain itu yang cukup unik dan beda adalah desa wisata Mojosemi di Desa Mojoagung Kecamatan Trangkil, yang memiliki unggulan wisata olahraga khususnya sepakbola melalui lapangan terpadu Gelora Sukarno Mojoagung markas dari Safin Pati Football Academy.

Bupati Pati Haryanto mengungkapkan, dengan semakin bertambahnya desa-desa wisata di Kabupaten Pati ini membuat kunjungan wisata semakin bertambah. “Dengan harapan PAD baik untuk desa maupun pemerintah daerah, lebih-lebih ini pelaku UMKM khususnya, bisa berkembang,” papar Bupati.

Untuk merintis dan mengembangkan wisata di daerah itu, kata Bupati Haryanto, sulit. Meski kondisi alam sudah mendukung, tapi harus ada dukungan sarana prasarana dan infrastruktur lainnya terutama akses jalan menuju ke lokasi, dan yang terpenting ada investor atau penanam modal untuk mengembangannya. 

Sebelumnya Pemkab Pati juga telah menetapkan Desa Talun Kecamatan Kayen, Desa Jrahi Kecamatan Gunungwungkal, Desa Tunggulsari Kecamatan Tayu, dan Desa Bageng Kecamatan Gembong.

Sementara itu Kepala Dinporapar Kabupaten Pati Rekso Suhartono berharap agar pengelola desa wisata selalu berinovasi dan mengembangkan potensinya agar tidak ketinggalan. Pihaknya mengaku bakal melakukan monitoring berkala selama 6 bulan sekali, sekaligus melakukan evaluasi.

“Yang masih rintisan tetap semangat dan terus memperbaiki diri agar bisa lebih baik lagi, semoga desa-desa wisata ini bisa memotivasi desa lain agar lebih berkembang,” paparnya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Beri Masukan Soal Penyelenggaraan Debat Pilkada

    DPRD Pati Beri Masukan Soal Penyelenggaraan Debat Pilkada

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi PKS, Narso, memberikan apresiasinya terhadap pelaksanaan debat publik pertama Pilkada Pati 2024 yang digelar Rabu (30/10/2024) di Ruang Paripurna DPRD Pati. Meskipun secara umum menilai debat berjalan baik, Narso menyoroti perlunya pengawasan yang lebih ketat pada debat kedua mendatang. Dalam pandangannya, Narso menekankan pentingnya mencegah provokasi dari pendukung […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati: Menyelidiki Dugaan Pelanggaran, Ini Rincian Tugasnya!

    Pansus Hak Angket DPRD Pati: Menyelidiki Dugaan Pelanggaran, Ini Rincian Tugasnya!

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 229
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati secara resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket pada hari Rabu, 13 Agustus 2025. Pembentukan Pansus ini bertujuan untuk menyelidiki dugaan pelanggaran sumpah/janji jabatan yang dilakukan oleh Bupati Pati, Sudewo. Pansus Hak Angket ini diketuai oleh Teguh Bandang Waluyo dari Fraksi PDIP, dan telah aktif melakukan […]

  • Gus Mus ; Pagelaran Budaya Menjadi “Pijet Bangsa”

    Gus Mus ; Pagelaran Budaya Menjadi “Pijet Bangsa”

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Gus Mus Gus Mus mengapresiasi kegiatan Panggung Penyair Asia Tenggara yang digelar di pelataran Menara Kudus, Sabtu (29/6/2019) malam. Menurutnya kegiatan tersebut menjadi semacam pijet saat orang sedang capek. ”Sekarang ini, kita ini rasa-rasanya sudah terlalu capek dengan kegiatan politik. Maka kegiatan budaya semacam ini, menjadi obat kita agar tak capek lagi. Ya semacam pijet […]

  • Menjaga Arah Partisipasi Rakyat

    Menjaga Arah Partisipasi Rakyat

    • calendar_month Sel, 19 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Pemilu serentak 17 April kian dekat, sebentar lagi negara akan berpesta bersama seluruh rakyat. Itulah harapan normatif penyelenggara pemilu tiap kali menggelar hajatan demokrasi. Pertanyaannya adalah apakah harapan itu akan benar-benar terwujud? Faktanya, setiap kali penyelenggaraan pemilu selalu dihantui oleh realitas yang cukup sulit dihadapi. Hantu tersebut bernama golongan putih (golput). Ya, golput memang selalu […]

  • Literasi Sastra di Pati Masih Sepi

    Literasi Sastra di Pati Masih Sepi

    • calendar_month Ming, 6 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 256
    • 0Komentar

    PATI – Dunia sastra di Kabupaten Pati mendapat sorotan. Bagus Dwi Hananto, novelis asal Kudus ini melihat potensi dunia sastra di Pati sebenarnya cukup baik. Namun ruang sastra di Pati hanya berfokus pada aksi-aksi panggung saja. Hal itu diungkapkannya saat peluncuran sekaligus bedah buku Ikan-ikan Terbang di Aula Arpusda Kabupaten Pati Sabtu (5/5/2018) lalu. ”Sastra […]

  • Caping Kalo, Sebuah Kesadaran Nguri-Uri Budaya Kudus

    Caping Kalo, Sebuah Kesadaran Nguri-Uri Budaya Kudus

    • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 527
    • 0Komentar

      Sejumlah model menampilkan busana yang dilengkapi caping kalo di atas kepala Kesadaran nguri-uri budaya lokal semakin menguat di Kudus. Yang menjadi perhatian adalah Caping Kalo, menjadi pelengkap busana adat wanita Kudus. KUDUS – Bupati Kudus Hartopo merasa gembira dengan apa yang dilakukan oleh PT Nojorono Tobacco International pada peringatan HUT ke-90, Jumat (14/10/2022) malam. […]

expand_less