Breaking News
light_mode

Cerita Kelezatan Kuliner Legendaris Ayam Ungkep Pak Beki Winong

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 13 Okt 2023
  • visibility 395

KULINER, LINGKARMURIA.COM – Bosan dengan menu ayam goreng atau ayam bakar yang itu-itu saja, cobalah mampir ke warung sederhana di Jalan Raya Winong – Pucakwangi, Kecamatan Winong, Pati, Jawa Tengah. Ada menu spesial ayam ungkep yang sudah legendaris. Warung makan Barokah.

Kuliner ayam ungkep Pak Beki ini sudah berjualan sejak tahun 1983, di warung ini hanya menjual menu ayam ungkep. Pak Beki memakai ayam kampung asli. Pembeli bisa pesan satu ekor ayam ungkep utuh ataupun dipotong-potong.

Umumnya ayam ungkep dinikmati langsung dengan ditemani kuah opor kuning dan juga sambal cabe merah. Pembeli juga bisa meminta ayam ungkepnya digoreng. Tapi lebih disarankan dimakan langsung saja, karena lebih lezat.

Pak Beki mengaku memiliki resep tersendiri dalam masakan ayam ungkepnya. Sehingga memiliki rasa yang lebih lezat. Bumbunya meresap sampai ke tulang. Cara menikmati kuliner ayam ungkep ini agar semakin lezat adalah dengan menambahkan kuah opornya. Namun jangan terlalu banyak, cukup agar nasinya sampai basah saja. Lalu tambahkan sambelnya.

Kelezatan ayam ungkep Pak Beki ini sudah dirasakan banyak orang, selain masyarakat umum, Pak Beki mengaku banyak pegawai-pegawai kantoran maupun pejabat yang sering mampir makan ke warung ayam ungkepnya.
“Daging ayamnya empuk, bumbunya meresap. Rekomendasi kuliner ayam yang beda dari yang lain,” kata Aji salah seorang pembeli.

Warung ayam ungkep ini buka setiap hari kecuali hari Jumat, mulai jam 09.00 – 17.00, namun terkadang tidak sampai jam 17.00 ayam ungkep sudah habis. Bahkan sering kali Pak Beki hanya jualan satu jam saja ayam ungkepnya sudah ludes dibeli oleh pelanggannya. Tiap hari Pak Beki memotong 10 ekor ayam kampung, untuk dijual kepada pelanggannya.

Selain merasakan kelezatan ayam ungkep Pak Beki, para pembeli juga dijamin bakal puas karena selain lezat porsinya juga besar. Potongan ayamnya besar, dan nasinya bisa ambil sendiri.

Editor : Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Kudus Smart City dengan Pentas Seni

    Sosialisasi Kudus Smart City dengan Pentas Seni

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Kegiatan pentas seni sebagai sarana sosialisasi program Kudus Smart City KUDUS – Pentas seni secara virtual dipilih untuk menjadi media sosialisasi program smart city milik Pemerintah Kabupaten Kudus. Melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) pentas seni digawangi oleh Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra). Ketua FK Metra Kabupaten Kudus Muchammad Zaini menyebut pementasan ini sebagai […]

  • Ngamen Pakai Angklung Patifosi Karaban Suntik Dana untuk Persipa

    Ngamen Pakai Angklung Patifosi Karaban Suntik Dana untuk Persipa

    • calendar_month Sen, 6 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

      Aksi penggalangan dana dari Patifosi Karaban untuk Persipa Pati Secara keuangan Persipa Pati memang tergolong tim pra sejahtera (Untuk tidak menyebut tim miskin). Namun tim sepakbola kebanggaan warga Kota Pati ini kaya akan semangat juang suporter mereka. Tak tanggung-tanggung para supporter yang tergabung di Patifosi ini turun ke jalan menggalang dana untuk kelangsungan tim […]

  • PSSI Pati Gelar Liga Usia Dini

    PSSI Pati Gelar Liga Usia Dini

    • calendar_month Sen, 9 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    PATI – Ayo ikuti turnamen Liga Askab PSSI Pati tahun 2022. Turnamen ini bertujuan pembinaan pemain usia dini. Dengan fokus menggembleng pemain lokal Pati dalam sebuah atmosfer kompetisi. Pendaftaran tim dibuka mulai 9 Mei – 21 Mei. Panitia Pelaksana Liga Askab PSSI Pati Gunawan Pudjianto menargetkan ada 16 tim di setiap kelompok umur yang mengikuti […]

  • Mari Memeluk Masyarakat Petani

    Mari Memeluk Masyarakat Petani

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

      Petani sedang memane padi Oleh : Miftahul Munir* Seorang bapak mengeluh karena hasil jerih payahnya di sawah tidak kunjung menggembirakan. Biaya produksinya mahal, sedangkan harga jual hasil panen jatuh. Bapak itu mengadu, kisah pilu semacam itu tidak sekali-duakali terjadi. Tidak hanya padi. Hasil pertanian lain seperti kacang tanah, jagung, hingga ketela juga sering jatuh […]

  • Calon Pengantin Wanita Hilang di Hari Akad, Ditemukan Bersama Pasangan Lain di Hotel Jepara

    Calon Pengantin Wanita Hilang di Hari Akad, Ditemukan Bersama Pasangan Lain di Hotel Jepara

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.292
    • 0Komentar

    PATI – Gabungan tim dari Polsek Tlogowungu, Resmob Polresta Pati, dan Resmob Polres Jepara akhirnya menemukan serta mengamankan seorang calon pengantin wanita yang sebelumnya dilaporkan menghilang dari kediamannya tepat di hari pelaksanaan pernikahan. Kejadian ini sempat menjadi pembicaraan hangat warga Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, setelah wanita tersebut diketahui meninggalkan rumah tanpa berpamitan, hanya beberapa jam […]

  • Nyamuk Merebak di Desa Dadirejo, Warga Sindir Desanya sebagai Wisata Nyamuk

    Nyamuk Merebak di Desa Dadirejo, Warga Sindir Desanya sebagai Wisata Nyamuk

    • calendar_month Sab, 28 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 231
    • 0Komentar

     Spanduk bertuliskan wisata sejuta nyamuk terpasang di Desa Dadirejo Kecamatan Margorejo kemarin. PATI – Warga Desa Dadirejo Kecamatan Margorejo geram. Hal itu lantaran desanya yang diserbu nyamuk akibat limbah di sungai yang menumpuk. Wargapun menyindir dengan memasang spanduk bertuliskan “Desa Wisata Sejuta Nyamuk”. Ada beberapa sudut yang dipasang spanduk desa wisata nyamuk. Seperti di gapura […]

expand_less