Breaking News
light_mode

Mahasiswa PBSI UMK Pentaskan “Sesat Arah”, Adaptasi Kreatif Novel Partikel Karya Dee Lestari

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
  • visibility 100.890

KUDUS – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muria Kudus (UMK) menghadirkan pementasan teater bertajuk Sesat Arah di Gedung Auditorium UMK, Rabu (8/7) malam.

Pertunjukan tersebut merupakan adaptasi kreatif dari novel Partikel karya Dee Lestari yang dikemas dengan penafsiran baru.

Pementasan mengangkat kisah Zara, seorang perempuan yang kehilangan sosok ayahnya, Firas. Kehilangan itu menjadi titik awal perjalanan batin Zara dalam mencari makna hidup, memahami relasi manusia dengan alam, sekaligus menemukan jati dirinya.

Sejak awal pertunjukan, penonton diajak menyaksikan kedekatan Zara dan Firas. Sosok sang ayah digambarkan sebagai pribadi yang membentuk cara pandang Zara terhadap kehidupan. Namun, kepergian Firas mengubah arah perjalanan hidup putrinya.

Dengan panggung berbentuk arena, alur cerita diselingi humor dan dialog yang menghidupkan suasana. Perjalanan Zara melintasi desa, kota, hingga hutan yang divisualisasikan secara simbolis justru membawanya pada semakin banyak pertanyaan daripada jawaban.

Sutradara pementasan, Jessy Segitiga, menjelaskan bahwa Sesat Arah bukanlah reproduksi utuh dari novel Partikel, melainkan interpretasi baru yang menghubungkan sastra, pendidikan, realitas sosial, serta pengalaman para pemain.

Menurutnya, teater merupakan media untuk membaca kehidupan dari berbagai sudut pandang. Melalui simbol-simbol yang dihadirkan, pertunjukan ini membuka ruang bagi penonton untuk menafsirkan ulang berbagai persoalan manusia.

Ia mengatakan penggunaan bambu, representasi hewan, hingga simbol hutan menjadi bagian penting dalam menggambarkan kedekatan manusia dengan alam. Gagasan Sesat Arah lahir dari keyakinan bahwa perjalanan menemukan makna hidup tidak selalu berjalan lurus, tetapi dipenuhi keraguan, kehilangan, dan kebingungan.

“Sesat bukan berarti gagal menemukan arah, ia justru menjadi keberanian, berani memasuki wilayah baru, bukan sekadar tujuan, tetapi proses setiap langkah yang ditempuh,” tandasnya.

Jessy juga menuturkan bahwa pertunjukan ini menggambarkan proses pencarian identitas, hubungan manusia dengan alam, serta berbagai pertanyaan kehidupan yang tidak selalu memiliki jawaban pasti.

Salah satu pemeran, Suhaibatul Musdalifah, mengaku memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti proses produksi teater tersebut. Sebagai calon guru, ia merasa kegiatan berteater membantunya memahami karakter orang lain sekaligus memperdalam kemampuan memainkan peran.

“Awalnya cukup kaget karena harus memainkan dua karakter sekaligus. Tetapi setelah pendalaman karakter saya baru mendapat feelnya. Tentu menyenangkan bisa berproses dan berteater bareng teman-teman lainnya,” kata dia.

Melalui pementasan itu, Suhaibatul berharap semakin banyak orang mampu menemukan kebahagiaan tanpa mengabaikan kelestarian alam, karena manusia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan.

“Pentas ini tidak memberikan jawaban atas perjalanan, tetapi mengajak penonton untuk ikut sesat arah, merasa kebingungan atas harapan dan kegelisahan. Tidak semua pencarian berakhir jawaban, bisa jadi ada pengalaman makna dari perjalanan yang dilakukan,” tambahnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Ijazah Doa Gus Mus untuk Mencoblos di Pilpres 2024

    Inilah Ijazah Doa Gus Mus untuk Mencoblos di Pilpres 2024

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 315
    • 0Komentar

    REMBANG – Ulama kharismatik asal Rembang, KH Mustofa Bisri alias Gus Mus secara khusus membagikan doa kepada masyarakat saat mencoblos dalam Pemilu Legislatif dan Presiden 2024. Doa itu disampaikan Gus Mus dalam video yang dirilis oleh youtube channel KANAL MATA AIR, (12/2). Selain membagikan doa, Gus Mus juga meminta masyarakat agar bijak dalam memilih, serta […]

  • Pasar Tradisional Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi, DPRD Pati Dukung Pembenahan

    Pasar Tradisional Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi, DPRD Pati Dukung Pembenahan

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.581
    • 0Komentar

    PATI – Pembenahan pasar rakyat di Kabupaten Pati dinilai perlu terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang nyaman bagi pedagang maupun masyarakat. Pemerintah daerah didorong memperhatikan kondisi fasilitas pasar agar keberadaan pasar tradisional tetap mampu menopang perekonomian warga. Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menyebut pasar tradisional masih memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi […]

  • Polisi Ahli Penangkal Gigitan Ular, Raih Apresiasi Masyarakat

    Polisi Ahli Penangkal Gigitan Ular, Raih Apresiasi Masyarakat

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.218
    • 0Komentar

    PATI – Aiptu Pudiyanto, Kanit SPKT 1 Polsek Jakenan, Polresta Pati, bukan hanya dikenal sebagai polisi yang bertugas menjaga keamanan, namun juga sebagai pahlawan bagi warga sekitar yang terkena gigitan ular dan hewan berbisa. Keahliannya dalam menangani gigitan ular, yang telah ia tekuni sejak awal tahun 1990-an dan dikenal luas sejak 1997, telah menyelamatkan ratusan […]

  • DPRD Pati Tekankan Pengelolaan Dana Desa Harus Terbuka dan Tepat Sasaran

    DPRD Pati Tekankan Pengelolaan Dana Desa Harus Terbuka dan Tepat Sasaran

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.824
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan, mendorong seluruh pihak yang memegang kendali pemerintahan desa untuk mengelola dana yang diperoleh secara sebaik-baiknya, terbuka bagi pengawasan, serta berlandaskan peraturan yang telah ditetapkan. Menurutnya, anggaran yang dialokasikan ke desa memiliki fungsi strategis untuk mendorong berbagai kemajuan sekaligus meningkatkan taraf hidup warga di lingkungan terendah […]

  • Pemkab Pati Siapkan Rp20 Miliar untuk Revitalisasi Jalan Sudirman Tahun 2026

    Pemkab Pati Siapkan Rp20 Miliar untuk Revitalisasi Jalan Sudirman Tahun 2026

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.023
    • 0Komentar

    PATI – Kawasan Jalan Sudirman akan direnovasi melalui program revitalisasi yang direncanakan Pemkab Pati dengan alokasi anggaran Rp20 miliar pada tahun anggaran 2026. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pati Tony Romas menjelaskan, upaya perbaikan kawasan tersebut tidak akan mengubah lokasi areal parkir yang selama ini menjadi perhatian pengguna jalan. Menurutnya, kondisi lalu lintas di sepanjang Jalan […]

  • Edy Supriyanta Diusulkan Jadi PJ Bupati Jepara Lagi

    Edy Supriyanta Diusulkan Jadi PJ Bupati Jepara Lagi

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 316
    • 0Komentar

      Edy Supriyanta, PJ Bupati Jepara  JEPARA – DPRD Jepara mengusulkan 3 nama kepada Kemendagri untuk mengisi posisi Penjabat Bupati Jepara. Menariknya nama PJ Bupati Jepara saat ini Edy Supriyanta kembali diusulkan. Apakah layak dia memimpin Jepara lagi? Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif mengungkapkan kinerja PJ Bupati Jepara yang dijabat Edy Supriyanta cukup baik berdasarkan […]

expand_less