Breaking News
light_mode

Fasilitas Kesenian juga Mendesak Perbaikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
  • visibility 276

PATI – Mengenai kelayakan fasilitas kesenian di
Kabupaten Pati rencananya juga akan diakomodir Komisi D DPRD Kabupaten Pati,
dalam rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pelestarian seni dan budaya
daerah.
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi D
DPRD Kabupaten Pati Musalam Mas’ul. Menurutnya, pihaknya akan berupaya total
mendukung kelestarian sekaligus kemajuan seni dan budaya tradisional Pati dari
berbagai sisi.
Diakui, terkait fasilitas itu
kembalinya kepada ketersediaan dana. Dimana dana yang tersedia juga sangat
terbatas. ”Namun kami akan mencoba memunculkan mengenai kondisi fasilitas
gedung kesenian di setiap rapat-rapat,” terang Musalam.
 Seperti diketahui, kondisi gedung kesenian di
Kabupaten Pati dinilai tidak layak dan kurang representatif untuk mendukung
pagelaran kesenian. Sehingga kondisinya kini menjadi kumuh karena jarang
disentuh oleh para pelaku seni. Bahkan sudah sering beralih fungsi menjadi
sekadar tempat nongkrong anak punk.
”Saat public hearing kemarin, memang banyak yang mengusulkan. Ya kami
akan coba mengakomodirnya,” papar politisi PKB tersebut. Saat ini raperda
tentang pelestarian seni dan budaya daerah masih dilakukan sinkronisasi naskah.
Setelah selesai sinkronisasi, akan dilakukan pembahasan internal komisi, baru
diserahkan ke pimpinan. Dan oleh pimpinan nanti akan dibentuk pansus untuk
dilakukan sejumlah pembahasan, lalu diparipurnakan.
Diakomodir Raperda
”Kami, melalui raperda pelestarian
seni dan budaya tradisional tersebut memang berupaya menggairahkan kembali
kesenian lokal di Pati. Tentunya semua aspek harus mendapat dukungan,”
paparnya.
Jamari, anggota Komisi D DPRD
Kabupaten Pati menilai, memang gedung kesenian yang ada sekarang tak sesuai,
dan kurang representatif. ”Desainnya tak mendukung untuk menggelar sebuah
pertunjukan,” kata pemerhati kesenian di Bumi Mina Tani ini.
Lebih lanjut, mengenai fasilitas
kesenian itu nantinya memang bisa diakomodir dalam perda dan bisa sepenuhnya
mendukung geliat kesenian di Pati. ”Gedung kesenian itu seharusnya menjadi
panggung terbuka untuk seniman unjuk kebolehan. Mungkin setiap pekan ada
kegiatan-kegiatan seni yang bisa memanfaatkan tempat tersebut, itu akan lebih menggairahkan
kesenian di Pati,” paparnya.
Jamari mengharapkan, nantinya
gedung kesenian yang telah ada itu bisa direnovasi atau ditata ulang. ”Dengan
konsep yang mirip di anjungan Jawa Tengah di TMII. Semacam gedung teater yang
di sampingnya ada bangku penonton setengah melingkar,” harap Jamari. (yan)     

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jateng Ciduk Pengedar Sabu Ratusan Gram di Keling Jepara

    Polda Jateng Ciduk Pengedar Sabu Ratusan Gram di Keling Jepara

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Ditresnarkoba Polda Jateng/HUMAS POLDA JAWA TENGAH Ditresnarkoba Polda Jateng berhasil meringkus pengedar narkotika yang meresahkan. Total diamankan barang bukti berupa 353,99 gram sabu dari dua warga di Kecamatan Keling, Jepara. JEPARA –  Dua orang warga Kota Ukir Jepara diringkus Ditresnarkoba Polda Jateng dengan barang bukti seberat 353,99 gram. Menurut keterangan Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol. […]

  • Ketua DPRD Pati Minta Warga Siaga Hadapi Risiko Kebakaran Musim Kemarau

    Ketua DPRD Pati Minta Warga Siaga Hadapi Risiko Kebakaran Musim Kemarau

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.792
    • 0Komentar

    PATI – Ali Badrudin, Ketua DPRD Kabupaten Pati, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan guna menghadapi potensi kebakaran seiring datangnya musim kemarau. Panggilan ini disampaikan mengingat tren peningkatan kasus kebakaran yang telah terjadi di beberapa rumah dan bangunan di berbagai wilayah Pati. Ali menegaskan bahwa pengelolaan penggunaan sumber api dalam aktivitas keseharian perlu dilakukan dengan lebih […]

  • DPRD Pati Minta Pendidikan Karakter Ditingkatkan di Era Gempuran Medsos

    DPRD Pati Minta Pendidikan Karakter Ditingkatkan di Era Gempuran Medsos

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 270
    • 0Komentar

    PATI – Kekhawatiran muncul mengenai minimnya pendidikan karakter anak di Kabupaten Pati. Hal ini terungkap dari tingginya angka kejahatan yang melibatkan anak muda. Didin Syafruddin, anggota DPRD Kabupaten Pati, mengungkapkan keprihatinannya. “Banyaknya kasus kejahatan yang melibatkan anak muda menunjukkan bahwa karakter mereka masih lemah dan mudah terpengaruh hal negatif,” ujar Didin. Menurutnya, karakter yang kuat […]

  • Karateka Pati Borong Tiga Medali di Kejuaraan Karate Asia Tenggara

    Karateka Pati Borong Tiga Medali di Kejuaraan Karate Asia Tenggara

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 361
    • 0Komentar

    PATI – Christopher Edbert Setiabudi, karateka asal Pati, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dalam kejuaraan karate tingkat Asia Tenggara, 12th South East Asian (SEA) Karate Federation Championships 2025, Christo – sapaan akrabnya – berhasil meraih tiga medali sekaligus: dua emas dan satu perak. Dua medali emas disumbangkan Christo dari kelas U21 Kata Male […]

  • Imam Suroso Turut Peduli Kesehatan Warga Pelosok Pati

    Imam Suroso Turut Peduli Kesehatan Warga Pelosok Pati

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Imam Suroso memberikan bantuan kacamata saat pengobatan gratis PATI – Ratusan warga Desa Durensawit Kecamatan Kayen berkumpul di balai desa setempat untuk mengikuti pengobatan gratis, Selasa (13/3/2019) pagi. Pengobatan gratis tersebut merupakan hasil kerja sama antara RS Mitra Bangsa, Dulur Ganjar, dan Imam Suroso Center (ISC). “Masyarakat pelosok desa seperti Desa Durensawit sudah seharusnya menjadi […]

  • Bedah Buku Mbah Dullah Salam, Cara Santri Meneladani Kiai

    Bedah Buku Mbah Dullah Salam, Cara Santri Meneladani Kiai

    • calendar_month Sen, 28 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Seorang santri mengajukan pertanyaan dalam kegiatan diskusi bedah buku Mbah Dullah Salam Kajen Keteladanan KH Abdullah Zein Salam, dihadirkan dalam bentuk buku biografi. Ratusan santri menyimak diskusi buku tersebut. Sebagai kegiatan literasi dan juga menyerap nilai-nilai ketedanan dari sosok kiai besar di Kajen tersebut Lantai bawah Masjid Al Waq lumayan sesak usai Salat Jumat kemarin […]

expand_less