Breaking News
light_mode

Sejarah Lengkap Tradisi Jembul Tulakan Jepara Bagian 1

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
  • visibility 24.796

JEPARA – Bagi masyarakat Jepara khususnya di wilayah utara pasti tidak asing dengan tradisi Jembul Tulakan.

Jembul Tulakan merupakan sebuah tradisi budaya khas yang ada di Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara.

Jembul Tulakan adalah arak-arakan Jembul di desa Tulakan. Jembul Tulakan merupakan tradisi dalam acara sedekah bumi yang di selengggarakan oleh pemerintah desa Tulakan.

Pelaksanaan Jembul Tulakan rutin digelar setiap Senin Pahing bulan Apit penanggalan Jawa.

Sebagai tanda rasa syukur pada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang dilimpahkan pada penduduk Kademangan Tulakan, Ki Demang Barata mengadakan upacara syukuran yang kemudian dikenal dengan sedekah bumi.

Tradisi Jembul Tulakan ini juga sebagai langkah untuk mengingat laku tapa brata yang dilakukan oleh Nyai Ratu Kalinyamat dalam menuntut keadilan atas kematian suaminya, Sunan Hadirin, yang dibunuh oleh Arya Panangsang.

Pelaksanaan

Sebelum sedekah bumi pada hari Senin Pahing, didahului manganan dipunden Nyai Ratu Kalinyamat, yaitu bekas pertapaan.

Pada hari Jumat Wage sesuai dengan riwayat yang menyebutkan bahwa kedatangan Ratu Kalinyamat untuk bertapa adalah Jumat Wage.

Sebagai tanda bukti dan setia murid-murid Ki Demang Barata yang sudah memimpin pedukuhan, masing-masing mengantarkan makanan kecil ke rumah Ki Demang.

Makanan kecil tersebut diletakkan dalam dua buah ancak dan di atas makanan kecil ditanamkan belahan bambu yang diirat tipis-tipis.

Iratan tipis bambu tersebut melambangkan rambut jembul dengan diatur sedemikian rupa.

Ancak dari rambut jembul dari iratan bambu tipis tersebut dinamakan Jembul Tulakan.

Jembul merupakan perlambangan dari ungkapan yang diucapkan oleh Ratu Kalinyamat waktu menjalani pertapaan yaitu “Ora pati-pati wudhar tapaningsun, yen durung keramas getehe lan karmas keset jembule Aryo Panangsang” yang dapat diartikan “tidak akan menyudahi tapa kalau belum keramas dengan darah dan keset rambut Aryo Panangsang”.

Atraksi Budaya

Dari sisi atraksi budaya, upacara tradisional Jembul Tulakan cukup menarik karena melibatkan seluruh masyarakat yang merasa memiliki tradisi tersebut.

Dengan terlibatnya masyarakat secara merata membuat tradisi ini mampu terpelihara dari waktu ke waktu dengan berbagai nuansa baru yang tetap mempertahankan persyaratan upacara yang dianggap harus ada, baik dari segi peralatan maupun langkah-langkah yang harus dilalui.

Atraksi Jembul Tulakan ini, di samping menarik bagi masyarakat pendukung budaya tersebut juga sebagai bagian dari aktivitas budaya penyelarasan dengan alam lingkungan, juga menjadi tontonan budaya bagi masyarakat lain yang tidak terlibat secara langsung dengan kegiatan ini.

Peralatan dan Simbol-simbol dalam pelaksanaan Sedekah Bumi Tulakan atau dikenal juga dengan Upacara Jembul Tulakan ini, disuguhkan dua macam Jembul. Jembul yang besar di depan atau sering disebut Jembul Lanang, sedangkan jembul kecil berada di belakang disebut dengan Jembul Wadon.

Khusus Jembul Lanang dihiasi dengan iratan bambu tipis sedangkan Jembul Wadon tidak.

Jembul Lanang di dalamnya terdapat bermacam-macam makanan kecil, seperti jadah (gemblong), tape ketan, apem, dan sebagainya. Sedangkan Jembul Wadon berisi lauk-pauknya. (bersambung)

  • Penulis: Abdul Adhim
  • Editor: Arif

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membaca Kecerdasan Sang Idiot, Kisah Pertetitrahan Kyai Sandal Jepit

    Membaca Kecerdasan Sang Idiot, Kisah Pertetitrahan Kyai Sandal Jepit

    • calendar_month Kam, 12 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sampul buku Kecerdasan Sang Idiot             Kyai Sandal Jepit adalah patron yang saya usung dalam buku-buku kisah hikmah. Pada awalnya, kisah Kyai Sandal Jepit diterbitkan oleh Narasi, Yogyakarta. Disebabkan best seller, maka kisah Kyai Sandal Jepit kemudian dilanjut di buku yang kedua dan diterbitkan oleh penerbit yang sama.             Sekitaran sepuluh tahun berikutnya kisah Kyai […]

  • Siap-siap, Masuk Obyek Wisata di Jepara Bisa Gratis

    Siap-siap, Masuk Obyek Wisata di Jepara Bisa Gratis

    • calendar_month Ming, 26 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Pulau Panjang menjadi salah satu obyek wisata yang akan digratiskan Pemkab Jepara Senin hingga Jumat, masuk obyek wisata di Kabupaten Jepara gratis. Obyek wisata yang dimaksud itu adalah obyek wisata yang dikelola Pemkab Jepara. Kebijakan itu diharapkan mampu meningkat geliat pariwisata di Bumi Kartini ini. Rancangan perda tentang perubahan kedua atas Perda nomor 26 tahun […]

  • Polresta Pati Gelar Sholat Ghaib untuk Tiga Personel Polri yang Gugur di Lampung

    Polresta Pati Gelar Sholat Ghaib untuk Tiga Personel Polri yang Gugur di Lampung

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 427
    • 0Komentar

    PATI – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al Ikhlas Polresta Pati pada Rabu (19/3/2025) siang. Setelah sholat Zuhur, seluruh personel Polresta Pati, dipimpin Wakapolresta Pati AKBP Dandy Ario Yustiawan, melaksanakan sholat ghaib. Sholat ghaib ini sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi tiga personel Polri Polda Lampung yang gugur saat bertugas. Ketiga personel yang gugur tersebut adalah […]

  • Kebakaran Landa Rumah Warga Tayu, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta

    Kebakaran Landa Rumah Warga Tayu, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 302
    • 0Komentar

    PATI – Kebakaran melanda rumah milik Sri Ningsih (43), warga Dukuh Pundenrejo RT 4 RW 4, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada Rabu (8/10/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. Api menghanguskan bagian dapur dan ruang jahit rumah korban, diduga akibat kelalaian saat membakar sampah di halaman belakang rumah. Saksi mata, Siti Fatimah (65), tetangga korban, pertama kali […]

  • Polres Jepara Gelar Ujian Beladiri Polri Bekal Tugas di Lapangan

    Polres Jepara Gelar Ujian Beladiri Polri Bekal Tugas di Lapangan

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

      Ujian beladiri polri di Polres Jepara  Beladiri Polri adalah kemampuan anggota Polri dalam mempertahankan diri dari serangan pihak lain. Kemampuan ini wajib dimiliki untuk menunjang tugas di lapangan. JEPARA – Selama tiga hari, Polres Jepara Polda Jateng menggelar kegiatan Ujian Beladiri Polri periodik semester dua.  Ujian yang dilaksanakan di halaman apel Mapolres Jepara, hari […]

  • DPRD Pati Pantau Penerimaan Murid Baru, Pastikan Tak Ada Penyimpangan

    DPRD Pati Pantau Penerimaan Murid Baru, Pastikan Tak Ada Penyimpangan

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 450
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus memantau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan telah melakukan pemantauan di beberapa kecamatan melalui tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir potensi penyimpangan dalam proses SPMB. “Kami sudah pantau di […]

expand_less