Breaking News
light_mode

DPRD Pati Soroti Alih Fungsi Lahan Hijau, Minta Pemkab Sediakan Lahan Pengganti Setara

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
  • visibility 275

PATI – Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto memberikan perhatian khusus terhadap rencana perubahan peruntukan lahan hijau yang akan dijadikan kawasan industri.

Menurutnya, apabila lahan yang sebelumnya berstatus hijau diubah menjadi klasifikasi lahan orange maupun coklat, maka Pemerintah Kabupaten Pati memiliki kewajiban untuk menyiapkan lahan pengganti. Selain tersedia, luas lahan pengganti tersebut juga harus sebanding dengan lahan yang diubah fungsinya.

“Yang penting gini wilayah atau jalur hijau itu kalau diganti dengan lahan orange atau coklat untuk industri itu harus ada gantinya. Jadi supaya lahan hijau di Pati ini tidak habis,” papar Joni.

Politisi dari Partai Demokrat ini menegaskan, keberadaan lahan hijau harus tetap terjaga dan jangan sampai terus mengalami penyusutan dari tahun ke tahun tanpa ada tindak lanjut dari pihak berwenang.

Ia menekankan bahwa pemerintah tidak boleh bersikap diam saja ketika terjadi pengurangan luas lahan tersebut.

“Jangan sampai hijaunya berkurang terus pemerintah diam. Kalau hijaunya berkurang harus dicarikan lahan hijau lagi minimal jumlah luasannya sama,” jelasnya.

Lebih jauh, Joni mengingatkan akan dampak jangka panjang yang akan muncul jika kondisi ini dibiarkan tanpa pengawasan dan pengendalian yang ketat.

Salah satu risiko utama yang dihadapi adalah menurunnya tingkat ketahanan pangan di wilayah yang dikenal dengan sebutan Bumi Mina Tani ini.

Sebab, berkurangnya lahan hijau berarti semakin sempitnya area pertanian, yang secara langsung akan berpengaruh pada volume hasil produksi pertanian.

“Hijaunya berkurang ketahanan pangan otomatis berkurang. Karena lahan pertanian semakin menyusut otomatis hasil produksi pertanian juga menipis,” paparnya.

Untuk mengatur hal ini secara jelas dan terstruktur, Komisi C DPRD Pati berencana mengagendakan pembahasan dan pengkajian mendalam terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (Raperda RTRW).

Langkah ini diambil agar pengelolaan dan pemanfaatan ruang, termasuk di dalamnya penetapan dan perlindungan kawasan hijau, dapat diatur dengan baik dan sesuai kebutuhan daerah.

Hingga saat ini, proses pembahasan terhadap rancangan peraturan tersebut belum dilaksanakan. Joni berharap hal ini segera ditindaklanjuti, bahkan menargetkan pembahasannya dapat terlaksana di tahun ini setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terlebih dahulu.

“Harusnya dievaluasi terlebih dahulu. Insyaallah tahun ini (dibahas). Karena banyak hal yang harus disampaikan di sana,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi A DPRD Pati Dukung Penguatan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

    Komisi A DPRD Pati Dukung Penguatan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.585
    • 0Komentar

    PATI – Upaya membangun karakter dan integritas generasi muda perlu dilakukan sejak lingkungan sekolah. Salah satunya melalui pengenalan pendidikan antikorupsi agar nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab dapat tertanam dalam kehidupan siswa. Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri forum Pendidikan Antikorupsi yang berlangsung di SMPN 6 Pati. Menurut Kastomo, usia […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Dalami Sejumlah Isu, Panggil Kepala Sekolah, Sekdes, Dokter, hingga Dewas RSUD Soewondo

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Dalami Sejumlah Isu, Panggil Kepala Sekolah, Sekdes, Dokter, hingga Dewas RSUD Soewondo

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 331
    • 0Komentar

    PATI – Pansus Hak Angket DPRD Pati terus bergerak mendalami berbagai isu yang menjadi perhatian publik. Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian pertemuan penting untuk mengumpulkan informasi dan klarifikasi. “Hari ini, kami mengundang Kepala Sekolah SMPN 1 Tayu terkait pernyataan Plt Kepala Dinas Pendidikan tentang pemindahan guru. Selain itu, kami […]

  • Penasaran Kelola Wisata

    Penasaran Kelola Wisata

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Tsania Rahma Dini HOBI gadis yang satu ini travelling. Tsania Rahma Dini mengaku, pernah berkeliling dan mengunjungi sejumlah tempat wisata. Baik yang dikelola pemerintah dan swasta. Bahkan, tempat wisata yang masih alami dan belum tersentuh pengelolaan siapapun. Dia menerangkan, wilayah yang pernah dikunjunginya tidak hanya di Pulau Jawa. Sejumlah tempat wisata di luar pulau Jawa, […]

  • Gurih dan Bikin Nagih Lontong Tahu Telur Gimbal khas Kudus

    Gurih dan Bikin Nagih Lontong Tahu Telur Gimbal khas Kudus

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 465
    • 0Komentar

      Lontong tahu telur khas Kudus yang gurih/ @kuduskulineran Ada banyak pilihan kulineran di Kudus. Salah satunya menikmati kelezatan Lontong tahu telur dengan potongan gimbal udang yang gurih dan kriuk-kriuk. KUDUS – Mampir ke Kota Kudus jangan lupa kulineran. Ada beragam sajian kuliner khas Kota Kretek yang memiliki rasa unik yang pastinya ngangeni. Salah satu […]

  • Kudus Jadi Titik Sentral Pengembangan Kawasan Pati Raya

    Kudus Jadi Titik Sentral Pengembangan Kawasan Pati Raya

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 278
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong pengembangan kawasan aglomerasi di Pantura timur, salah satunya melalui program Pati Raya. Kabupaten Kudus berperan penting sebagai titik sentral dalam pengembangan ini. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan keberhasilan model aglomerasi seperti Solo Raya yang menghasilkan perputaran ekonomi hampir Rp 8,7 triliun (menurut pemberitaan sebelumnya, hampir Rp 10 […]

  • Sambut Idul Adha, DPRD Pati Minta Pengawasan Hewan Kurban Diperketat

    Sambut Idul Adha, DPRD Pati Minta Pengawasan Hewan Kurban Diperketat

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.758
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pati diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban. Langkah ini penting guna memastikan daging yang disembelih dan dibagikan benar-benar sehat, layak konsumsi, serta aman bagi masyarakat. “Pengawasan terhadap hewan kurban harus ditingkatkan, supaya hewan kurban yang disembelih benar-benar sehat dan tidak membahayakan […]

expand_less