Breaking News
light_mode

Revitalisasi Sekolah, DPRD Pati Minta Disdikbud Gunakan Data Dapodik Sebagai Acuan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
  • visibility 80

PATI – Guna memastikan program perbaikan dan pemulihan sarana pendidikan berjalan tepat sasaran, DPRD Kabupaten Pati meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) segera menyusun data lengkap dan melakukan pemetaan menyeluruh terhadap bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, baik yang berada di jenjang SD maupun SMP negeri di seluruh wilayah kabupaten.

Anggota Komisi D DPRD Pati, Endang Sri Wahyuningati, menyatakan bahwa pendataan tersebut menjadi langkah awal dan dasar utama dalam menyusun skala prioritas pelaksanaan program revitalisasi sekolah.

Ia menegaskan, informasi yang akurat akan membuat alokasi anggaran dan penanganan perbaikan dapat diberikan kepada satuan pendidikan yang paling membutuhkan.

“Saat ini banyak sekolah yang perlu diperbaiki. Kami berharap Disdikbud dapat memanfaatkan data Dapodik sebagai acuan untuk menentukan sekolah mana yang harus diprioritaskan,” ujarnya saat ditemui di lingkungan kantor DPRD Pati, Kamis (30/4/2026)

Ia menambahkan, jajaran dewan sudah menanyakan langsung kepada Disdikbud terkait jumlah dan kondisi bangunan sekolah yang rusak.

Ia juga menyampaikan bahwa penanganan masalah ini mendapat perhatian serius dari pimpinan daerah, di mana Plt Bupati Pati telah memberikan arahan agar persoalan ini segera diselesaikan.

Hal ini didasari pertimbangan bahwa kondisi bangunan yang tidak layak berpotensi mengganggu kelancaran proses belajar mengajar dan membahayakan keselamatan warga sekolah.

“Kami sudah menanyakan hal ini, dan Plt Bupati juga telah memberikan instruksi karena kondisi bangunan yang rusak bisa mengganggu kegiatan belajar mengajar,” jelasnya.

Di sisi lain, Widyaprada Bidang SMP Disdikbud Pati, Hendro Suryono, menyampaikan gambaran kondisi yang ada di lapangan. Dari total 97 satuan pendidikan SMP, baik negeri maupun swasta yang tercatat di wilayah ini, teridentifikasi ada 10 unit bangunan yang mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan sedang.

Menurutnya, kesepuluh sekolah tersebut telah mengajukan usulan perbaikan melalui program revitalisasi tahun 2026. Pengajuan ini disampaikan ke pemerintah pusat dengan memanfaatkan sistem Data Pokok Pendidikan atau Dapodik.

Dalam mekanisme tersebut, tugas Disdikbud berperan sebagai lembaga yang melakukan pemeriksaan dan verifikasi agar usulan yang masuk telah sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

“Pengusulan dilakukan oleh masing-masing sekolah melalui Dapodik, sedangkan dinas hanya melakukan verifikasi sesuai prosedur,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelakuan Kita Bisa Kerdilkan Kebesaran Islam

    Kelakuan Kita Bisa Kerdilkan Kebesaran Islam

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Fenomena pengkafiran terhadap sesama muslim, belakangan memang merebak. Hal ini berbeda jauh dengan cara dakwah para pendahulu. Orang dahulu sangat terbuka dan toleran. Dilihat dari jumlahnya, Islam sangat besar, akan tetapi dengan cara dikafir-kafirkan, justru akan mengurangi. Hal itu diungkapkan KH. Abdul Ghofur Maimoen dalam acara Ngaji Budaya Suluk Maleman, Sabtu […]

  • Serap Aspirasi Masyarakat, DPRD Pati Dorong Pemimpin Daerah Berpihak kepada Rakyat

    Serap Aspirasi Masyarakat, DPRD Pati Dorong Pemimpin Daerah Berpihak kepada Rakyat

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.153
    • 0Komentar

    PATI – Pentingnya keberadaan pemimpin daerah yang berkomitmen penuh untuk kepentingan masyarakat menjadi sorotan dari Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Danu Ikhsan Harischandra. Menurutnya, setiap langkah kebijakan dan inisiatif program yang digulirkan pemerintah daerah harus dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh lapisan warga. Pernyataan ini […]

  • Nindy Korban Mutilasi dan Pembakaran Adalah Sosok Mandiri

    Nindy Korban Mutilasi dan Pembakaran Adalah Sosok Mandiri

    • calendar_month Sab, 16 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Nindy Juga Pekerja Keras Status Facebooknya yang menunjukkan Nindy memang pekerja keras Lingkar Muria, PATI – Korban mutilasi dan pembakaran oleh suami sendiri, Siti Saidah, 21, alias Sinok alias Nindy, di mata keluarga merupakan perempuan yang mandiri. Selain mandiri, Nindy juga terkenal pekerja keras. Saryadi, ayah Nindy menuturkan, putri bungsunya itu memang mandiri dan juga […]

  • Keliling Desa, Sambut Ramadan dengan Ceria

    Keliling Desa, Sambut Ramadan dengan Ceria

    • calendar_month Sel, 15 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    JEPARA – Menghadapi bulan Ramadan, PAC IPNU dan IPPNU Keling tampil beda. Bulan yang dianggap suci bagi umat Islam itu disambut dengan keceriaan melalui karnaval berkeliling desa se Kecamatan Keling Senin siang kemarin (14/5/2018). Ketua PAC IPNU Keling, Nur Khasan menuturkan, pihaknya memang sengaja melakukan pawai ke desa-desa untuk mengabarkan keceriaan menyambut Ramadan kepada khalayak […]

  • Warga Pelemgede Pati Diviralkan Medsos Tak Dapat Bansos, Inilah Faktnya

    Warga Pelemgede Pati Diviralkan Medsos Tak Dapat Bansos, Inilah Faktnya

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Kepala Desa Pelemgede memberikan keterangan terkait video viral yang tidak benar Pemdes Pelemgede Kecamatan Pucakwangi Pati geram dan merasa dirugikan, karena sebuah akun medsos @patinews memviralkan video wawancara dengan seorang pria paruh baya, yang dinarasikan tidak pernah tersentuh bantuan. Tetapi setelah diklarifikasi ternyata video tersebut tidak benar.  PATI – Sebuah video tentang seorang pria asal […]

  • Bermedsos yang Berfaedah

    Bermedsos yang Berfaedah

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Siti Noor Arifah Siti Noor Arifah pintar memanfaatkan sosial media. Rifa sapaan akrabnya, lebih banyak menggunakan sosial medianya untuk hal-hal baik yang menguntungkan. Bagi dirinya juga bagi orang lain. Bukan ikut nyinyir-nyinyir. Bermodal paras yang menarik, dan ribuan pengikut, perempuan yang tinggal di Colo ini, memanfaatkan akun instagramnya untuk menjadi sampingan selain menuntut ilmu di […]

expand_less