Breaking News
light_mode

Kawal Program MBG, DPRD Pati Minta Pengawasan SPPG Diperketat dan Diperbaiki

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
  • visibility 25.027

PATI – Dalam upaya mengawal keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati kembali mengangkat persoalan lemahnya sistem pengawasan pada penyelenggaraan Sistem Penyediaan Pangan Gratis (SPPG).

Hal ini disampaikan dalam rapat kerja gabungan antara Komisi B dan Komisi D bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Menurut pengamatan dewan, pengawasan yang dilakukan secara teknis di lapangan selama ini belum berjalan secara maksimal. Kelemahan tersebut dinilai berimbas langsung pada kualitas layanan yang diterima oleh masyarakat sebagai penerima manfaat.

Padahal, program SPPG memiliki peran strategis dalam memastikan pemenuhan kebutuhan pangan yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga layak konsumsi dan terjamin keamanannya.

Perhatian khusus juga diberikan menyusul insiden kasus keracunan makanan yang pernah terjadi sebelumnya. Kejadian tersebut menjadi bukti nyata adanya celah pengawasan yang harus segera ditutup dan diperbaiki oleh pihak berwenang.

Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluya, menegaskan bahwa perbaikan sistem pengawasan menjadi hal yang mendesak dan tidak bisa ditunda lagi. Ia meminta dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap seluruh rangkaian proses program.

“Kami meminta ada evaluasi total, mulai dari proses pengadaan, distribusi, hingga pengolahan di lapangan. Pengawasan harus diperketat dan dilakukan berlapis agar tidak ada lagi kejadian yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, aspek keamanan dan kelayakan pangan harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program tersebut.

“Jangan sampai program yang tujuannya baik justru menimbulkan risiko bagi masyarakat. Standar keamanan dan kelayakan harus dipastikan terpenuhi,” katanya.

Selain memperbaiki mekanisme pengawasan, DPRD juga mendorong terjalinnya koordinasi yang lebih solid antarinstansi terkait. Hal ini agar pengawasan berjalan efektif dan tidak terjadi tumpang tindih maupun kesenjangan tugas antar dinas.

“Kami ingin ada sinergi yang kuat antar dinas, sehingga pengawasan tidak berjalan sendiri-sendiri. Harus ada sistem yang terintegrasi,” tegasnya.

DPRD Pati berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah nyata dan terukur untuk menyempurnakan sistem pengawasan SPPG. Dengan begitu, keamanan, kualitas, dan kelayakan layanan bagi masyarakat dapat terus terjamin dengan baik.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadikan Alam Sebagai Tempat Belajar

    Jadikan Alam Sebagai Tempat Belajar

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Dewi Wulandari Alam tidak hanya dapat mengusir penat serta tempat lari dari kejenuhan rutinitas, apalagi hanya latar berswafoto. Alam lebih dari itu, alam dapat memberikan banyak sekali pelajaran. Hal itu yang diyakini Dewi Wulandari. Perempuan kelahiran Jambi, 10 Februari 2000 ini medapat banyak sekali pelajaran dari alam yang pernah ia jelajahi. ”Dari alam saya dapatkan […]

  • Wakil Bupati Pati Minta Sinergitas Seluruh Elemen Masyarakat Tangani HIV/AIDS

    Wakil Bupati Pati Minta Sinergitas Seluruh Elemen Masyarakat Tangani HIV/AIDS

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.272
    • 0Komentar

    PATI — Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri kegiatan Peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2025 yang diselenggarakan di Ruang Pragola Sekretariat Daerah Kabupaten Pati. Peringatan kali ini mengusung tema “Tangguh dan Mandiri Bersama Cegah Penularan HIV dan Penanggulangan AIDS di Kabupaten Pati”, yang menjadi bentuk penegasan akan komitmen bersama dalam menghadapi tantangan penanggulangan HIV […]

  • Persipa Pati Kalahkan Deltras 2-1, Calon Tim Kuat Liga 2 Nih!!!

    Persipa Pati Kalahkan Deltras 2-1, Calon Tim Kuat Liga 2 Nih!!!

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Pertandingan antara Persipa Pati melawan Deltras Sidoarjo yang berakhir untuk kemenangan Persipa. Sebagai tim promosi Persipa Pati patut diwaspadai dalam kompetisi Liga 2 musim ini. Sepanjang pramusim, Laskar Saridin hampir selalu meraih hasil positif. Terbaru dalam laga ujicoba melawan Deltras Sioarjo, Persipa Pati berhasil menang 2-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (14/8/2022).   SIDOARJO – […]

  • Mengintip Kekuatan Persipa Pati Musim 2021

    Mengintip Kekuatan Persipa Pati Musim 2021

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 355
    • 0Komentar

      Mantan punggawa timnas U-16  Gatot Wahyudi bergabung dengan Persipa Pati musim 2021 PATI –  Manajemen Persipa Pati telah mengumumkan secara resmi sejumlah pemainnya yang akan mengarungi kompetisi Liga 3 Jawa Tengah musim 2021. Pengumuman itu dilakukan melalui postingan instagram resmi klub @persipaofficial. Informasi yang dihimpun Lingkar Muria sudah ada sembilan pemain yang diumumkan. Mulai […]

  • DPRD Pati Dorong Pengembangan UMKM untuk Tekan Angka Pengangguran

    DPRD Pati Dorong Pengembangan UMKM untuk Tekan Angka Pengangguran

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 348
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Yetti Kristianti, menekankan pentingnya peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam menekan angka pengangguran di wilayah tersebut. Menurutnya, semakin banyak UMKM yang berkembang, semakin banyak pula tenaga kerja yang dapat diberdayakan. “Semakin banyak UMKM yang berkembang, maka akan semakin banyak tenaga kerja yang bisa diberdayakan, sehingga dapat mengurangi angka […]

  • Mari Memeluk Masyarakat Petani

    Mari Memeluk Masyarakat Petani

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

      Petani sedang memane padi Oleh : Miftahul Munir* Seorang bapak mengeluh karena hasil jerih payahnya di sawah tidak kunjung menggembirakan. Biaya produksinya mahal, sedangkan harga jual hasil panen jatuh. Bapak itu mengadu, kisah pilu semacam itu tidak sekali-duakali terjadi. Tidak hanya padi. Hasil pertanian lain seperti kacang tanah, jagung, hingga ketela juga sering jatuh […]

expand_less