Breaking News
light_mode

Komisi B DPRD Pati: Kualitas Bahan Pangan Program SPPG Harus Jadi Prioritas Utama

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 24.861

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati melalui Komisi B menekankan bahwa mutu dan kualitas bahan pangan harus ditempatkan sebagai fokus utama dalam penyelenggaraan program SPPG.

Pernyataan ini disampaikan saat digelarnya rapat gabungan antara Komisi B dan Komisi D bersama berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yang berlangsung di ruang rapat DPRD Pati.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyatakan bahwa aspek kualitas pada seluruh jenis bahan yang disalurkan—mulai dari daging, sayuran, hingga komponen pangan lainnya—tidak boleh diabaikan begitu saja.

Ia mengingatkan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan standar kualitas yang telah ditetapkan.

“Kualitas bahan pangan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai karena alasan menekan biaya, justru kualitas menurun dan berdampak pada manfaat yang diterima masyarakat,” ujar Muslihan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, program SPPG dirancang dengan tujuan strategis untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Oleh sebab itu, seluruh bahan pangan yang digunakan wajib memenuhi syarat kelayakan, baik dari segi kesegaran, kebersihan, maupun kandungan nilai gizinya.

Menurutnya, jika bahan yang disalurkan berkualitas rendah, maka tujuan utama program tidak akan tercapai dan justru berpotensi memunculkan masalah baru bagi penerima manfaat.

“Kalau kualitasnya tidak dijaga, program ini bisa kehilangan tujuan utamanya. Kita ingin masyarakat mendapat manfaat maksimal, bukan sekadar menjalankan program secara administratif,” katanya.

Muslihan menambahkan, pihaknya akan terus mengoptimalkan peran pengawasan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.

Ia meminta instansi terkait untuk menerapkan pengawasan yang ketat, mencakup seluruh tahapan mulai dari proses pengadaan, penyimpanan, hingga pendistribusian ke lapangan.

“Pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Jangan hanya di awal, tetapi sampai tahap pelaksanaan di lapangan,” tegasnya.

Selain soal kualitas dan pengawasan, Komisi B juga mendorong agar proses pengadaan bahan pangan dilaksanakan secara transparan. Hal ini dianggap penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan menjaga kepercayaan publik.

“Kami ingin ada keterbukaan sehingga publik juga bisa ikut mengawasi. Ini penting untuk menjaga akuntabilitas program,” pungkasnya.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geger Petani Tulakan Jepara Dikasuskan Penambang

    Geger Petani Tulakan Jepara Dikasuskan Penambang

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Aksi protes petani dengan memotong jembatan glugu beberapa waktu lalu. Buntut kasus penambangan batuan illegal, petani Tulakan dilaporkan penambang. Hal ini diduga akibat buntut dari pemotongan jembatan glugu oleh kelompok tani. Para petani dilaporkan atas sangkaan perusakan akses jembatan. JEPARA – Kasus penambangan batuan illegal di Kali Gelis Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara memasuki […]

  • Contoh Soal Esai Penilaian Akhir Semester (PAS) Mapel IPS Kelas 3 SD

    Contoh Soal Esai Penilaian Akhir Semester (PAS) Mapel IPS Kelas 3 SD

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 209
    • 0Komentar

    EDUKASI – Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan mata pelajaran wajib yang ada di Sekolah Dasar (SD). Termasuk untuk kelas 3 SD. Berikut ini contoh soal esai untuk Penilaian Akhir Semester (PAS) Mapel IPS Kelas 3 SD, yang diambil berdasarkan buku Pelajaran yang dipakai di SD saat ini. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang […]

  • Festival beIimbing jingga digelar untuk mengenalkan kembali buah unggulan Kabupaten Jepara.

    Perkenalkan Buah Unggulan Belimbing Jingga Asal Welahan Jepara

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Festival beIimbing jingga digelar untuk mengenalkan kembali buah unggulan Kabupaten Jepara.

  • Tegakkan Perda, Pemerintah Diminta Tidak Lemah

    Tegakkan Perda, Pemerintah Diminta Tidak Lemah

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Beberapa ormas Islam di Kabupaten Pati mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Pati Selasa (20/2/18) siang kemarin. Kedatangan mereka untuk memberikan dorongan agar pemerintah tidak lemah dalam penegakan Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang penyelenggaraan pariwisata. Hal ini menyusul adanya isu yang menyebutkan bahwa perda tersebut oleh pihak pengusaha karaoke didorong hendak direvisi. […]

  • Gus Mus Bicara Pendidikan

    Gus Mus Bicara Pendidikan

    • calendar_month Ming, 21 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 232
    • 0Komentar

      ISTIMEWA : GUS MUS Namanya KH Ahmad Mustofa Bisri, orang akrab menyebutnya Gus Mus. Kiai yang juga budayawan ini tak sepakat dengan konsep pendidikan nasional, Ia menyebut pendidikan nasional yang merupakan warisan kolonial Belanda masih sebatas pengajaran, belum melaksanakan pendidikan. Menurutnya, mendidik atau melakukan pendidikan, masih terbatas dilakukan atau setidaknya dijumpai di Raudlatul Athfal […]

  • Melangitkan Doa, Melarung Energi Negatif untuk Indonesia di TPI Banyutowo

    Melangitkan Doa, Melarung Energi Negatif untuk Indonesia di TPI Banyutowo

    • calendar_month Sab, 9 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Gus Umar Fayumi memberikan tausiyah kebangsaan sekaligus memimpin doa lintas agama  Matahari terik menyinari area TPI Banyutowo di Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti, Sabtu (9/3/2019) lalu. Bunyi melodis gamelan, dan sepoi-sepoi angin pantai, menyambut hadirin. Janur-janur kuning ikut menghiasi jalan menuju TPI. Beberapa orang mengenakan setelan pakaian tradisional jawa. Berbatik, blangkon dan ada pula yang berjarik. […]

expand_less