Breaking News
light_mode

Gerakan Akar Rumput Lawan Korupsi, Pati Ora Sepele Gandeng KPK

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
  • visibility 112

PATI – Guna memperkuat upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Kabupaten Pati, Komunitas Pati Ora Sepele mengambil langkah konkret dengan berkolaborasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Keduanya menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus kampanye publik bertema “Membangun Pati Berintegritas dari Akar Rumput”, yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Cluwak pada Minggu (26/4/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mengubah pola pikir masyarakat, agar tidak lagi hanya menjadi penonton dalam jalannya pemerintahan, melainkan turut aktif terlibat sebagai elemen pengawasan yang kritis dan bertanggung jawab.

Berbagai narasumber kompeten dihadirkan untuk memberikan wawasan, di antaranya perwakilan dari Departemen Peran Serta Masyarakat dan Pendidikan Antikorupsi KPK, akademisi dari Institut Pesantren Mathaliu’ul Falah (IPMAFA) M Sofyan Alnashr, serta Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati Raden Beni Dewa.

Antusiasme terhadap acara ini terlihat dari kehadiran beragam unsur, mulai dari warga masyarakat, perangkat pemerintah desa, hingga Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Pati, Teguh Widyatmoko.

Koordinator Pati Ora Sepele, Suharno, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan dan kesadaran warga menyusul sejumlah dinamika hukum yang terjadi di Pati belakangan ini.

Materi yang disampaikan difokuskan pada pemahaman mendalam mengenai apa itu korupsi serta langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan bersama.

“Tujuannya agar masyarakat mendapatkan edukasi dan bisa ikut berperan serta dalam pengawasan jalannya pemerintahan. Rakyat harus membangun kesadaran agar bisa ikut memberantas korupsi,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat terbukti menjadi pendorong utama dalam mempercepat penegakan hukum.

Sebagai contoh, ia menyebut bahwa tindakan tegas aparat dalam menangani kasus dugaan jual beli jabatan perangkat desa yang menjerat Bupati Pati Nonaktif, Sudewo, tidak lepas dari desakan dan pengawasan publik.

“Harapan kami ke depan, pengawasan tidak hanya di jajaran kabupaten, tapi sampai tingkat kecamatan hingga desa. Kita ingin menciptakan pemimpin-pemimpin baru dari generasi muda yang punya integritas tinggi,” lanjut dia.

Tak hanya berfokus pada pemberantasan korupsi, komunitas ini juga telah menyusun program jangka menengah yang mencakup penguatan aspek sosial, politik, hingga pemberdayaan ekonomi warga. Ketiga bidang tersebut dipandang sebagai pilar utama dalam membangun budaya integritas di daerah.

Di sisi lain, Plt Sekda Pati, Teguh Widyatmoko, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap gerakan yang digagas dari kalangan masyarakat ini. Menurutnya, kesadaran kolektif warga sangat dibutuhkan untuk melengkapi kinerja yang dijalankan pemerintah daerah.

“Kita support lah, itu hal yang sangat bagus. Semoga ke depan bisa berjalan di lokasi lain, baik tingkat kecamatan maupun eks-kawedanan,” ujar Teguh.

Ia menambahkan bahwa kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan dan penegakan aturan.

“Kemarin kita sudah dengan KPK di Pendopo, dan sekarang masyarakat bergerak dari bawah (akar rumput). Semoga ini connect, sehingga dari bawah bergerak dan dari atas memberikan respon yang positif. Kami tidak mungkin menjangkau 401 desa dan 5 kelurahan tanpa peran serta masyarakat,” tandas dia.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjadi Guru Idola

    Menjadi Guru Idola

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Ilustrasi ayobandung.com Guru idola? Guru yang diidolakan siswa tidak harus guru yang cantik, atau ganteng. Bukan guru yang paling kaya atau paling pintar. Banyak kriteria untuk menjadi seorang guru idola. Jika kedatangan sang guru sangat dinantikan oleh siswa, ini merupakan langkah awal untuk menjadi guru idola.  Di era sekarang, banyak hal yang diinginkan oleh pelajar […]

  • Berkedok Ritual Agar Cepat Hamil, Polresta Pati Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Sukolilo

    Berkedok Ritual Agar Cepat Hamil, Polresta Pati Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Sukolilo

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.792
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Reserse Kriminal Polresta Pati berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di wilayah Desa Wotan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Pengungkapan peristiwa ini dipaparkan secara rinci dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Pati, Selasa 12 Mei 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, dan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, […]

  • Lazisnu Pati Kumpulkan Donasi Senilai Rp.317 Juta Dukungan untuk Palestina

    Lazisnu Pati Kumpulkan Donasi Senilai Rp.317 Juta Dukungan untuk Palestina

    • calendar_month Kam, 30 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 201
    • 0Komentar

    PATI –  Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Pati berhasil mengumpulkan donasi dukungan pada Palestina senilai Rp.317.352.937. Dana sebesar Rp.300 juta lebih tersebut diserahkan kepada Lazisnu Jawa Tengah dalam acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Lazisnu se-Jateng di Kampus Inisnu Temanggung pada Selasa (28/11/2023). Irkham Shodiq, Wakil Ketua PC Lazisnu Pati, menyatakan bahwa […]

  • Anggota DPRD Pati Hardi : Pemkab Harus Dukung UMKM Anak Muda

    Anggota DPRD Pati Hardi : Pemkab Harus Dukung UMKM Anak Muda

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 225
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi Gerindra, Hardi, mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk memberikan perhatian khusus terhadap UMKM yang dikelola anak muda. Hal ini disampaikan Hardi menanggapi penurunan drastis angka wirausaha muda di Kabupaten Pati, yang mencapai -66,67%. “Visi Pati untuk mencapai kesejahteraan dan keunggulan tidak akan tercapai jika kita tidak memperhatikan kelompok wirausaha […]

  • Jadi Langganan Banjir, Tata Parkir Kapal Jadi Sorotan

    Jadi Langganan Banjir, Tata Parkir Kapal Jadi Sorotan

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

      Lingkar Muria, PATI – Banjir menjadi langganan di Kecamatan Juwana. Ada enam desa di kecamatan tersebut yang kerap tergenang banjir tiap musim penghujan tiba di kecamatan setempat. Meliputi Desa Kedungpancing, Bumirejo, Ketip, Doropayung, Jepuro, dan Tluwah. Khususnya Desa Kedungpancing terdampak banjir karena lokasinya yang berimpitan dengan alur Sungai Silugonggo. Kepala Desa Kedungpansing Didik Narwadi […]

  • Miris Nasib Lapangan Takraw Pati Sering Tergenang Banjir

    Miris Nasib Lapangan Takraw Pati Sering Tergenang Banjir

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Kondisi lapangan sepak takraw Pati yang berada di halaman SD Negeri 2 Dukuhseti usai hujan deras. Jadwal latihan tim sepak takraw Pati untuk ajang Porprov 2023 kacau. Penyebab lapangan tempat pemusatan latihan mereka di halaman SD Negeri 2 Dukuhseti sering tergenang air saat hujan deras.  PATI – Lapangan sepak takraw yang ada di halaman SD […]

expand_less