Breaking News
light_mode

Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Medali Emas di Kompetisi Internasional

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
  • visibility 125

PATI – Lima siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Pati, telah meraih prestasi gemilang di tingkat internasional. Tsalisa Chulaili Sahri Nova, Yoga Dimas Saputra, Dwi Erfiyan Sadewa, Achmad Najmi Zidan, dan Muhammad Jihaduddin Lathif, yang duduk di kelas XI dan XII, berhasil menyabet medali emas pada Asean Innovative Science, Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2024.

Ajang ini diselenggarakan oleh Fakultas Tehnik Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang dan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) pada 2-5 Februari 2024. Mereka berhasil menciptakan inovasi revolusioner bernama “LeukoSense: Next-Gen Leukocyte Detection System,” alat canggih untuk memeriksa sel darah putih tanpa jarum suntik.

Tsalisa Chulaili Sahri Nova, ketua tim riset MA Salafiyah, menyampaikan bahwa perjalanan menuju prestasi ini melibatkan usaha keras, latihan setiap hari, dan doa.

“Disana kami tidak hanya mencari kemenangan, tapi juga memahami arti dari sebuah proses. Kegagalan dan rintangan tidak membuat kami patah semangat, malah menambah semangat untuk meraih hasil maksimal,” ungkapnya.

Adapun guru pembimbing tim riset MA Salafiyah adalah Isyarotuz Zakiyyah dan Moch. Chamdan Yuwafi.

Isyarotuz menjelaskan bahwa anak didik mereka memilih judul “Advancements in Non-Invasive Intelligent Technology for Leukocyte Detection” untuk kompetisi tersebut. Lomba ini diikuti oleh 462 tim dari 17 negara.

“Ini merupakan tantangan tersendiri bagi para siswa dalam mengikuti acara ini, karena acara ini diselenggarakan secara langsung (offline). Tentu saja, kami melakukan persiapan yang panjang. Mulai dari membuat proyek hingga mendapatkan alat bantu kesehatan, dan itu tidaklah mudah,” jelasnya.

Dia menyebutkan bahwa mereka membutuhkan waktu lima bulan untuk persiapan. Mulai dari menentukan ide hingga mempelajari teori biomedis.

“Persiapan membutuhkan waktu sekitar lima bulan. Mulai dari menentukan ide, bekerja sama dalam teori fisika kedokteran, teori teknologi cerdas, dan teori biomedis. Jadi bukan hanya satu teori saja, tetapi perlu mempertimbangkan beberapa teori,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia juga menjelaskan bahwa para siswa mengikuti petunjuk dari para pembimbingnya dalam membuat dan mengoperasikan alat menggunakan telepon pintar. Mereka mengalami beberapa kali kegagalan dalam merakit alat tersebut, namun mereka tetap semangat dan mengulang prosesnya. Akhirnya, menjelang bulan Januari, alat tersebut berhasil dibuat.

“Proses panjang itulah yang paling kami hargai melihat kegigihan anak-anak hingga akhirnya rasa lelah, rasa sempat putus asa, serasa terbayarkan dengan mendapatkan gold medal ini. Tentu rasa bahagia dan bangga pada anak-anak menjadi obat tersendiri buat kami karena berkali-kali gagal tapi tidak pernah patah semangatnya,” pungkasnya.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Kader Ansor-Banser Ikut Apel Patriotisme dan Kemah Bakti di Jepara

    Ribuan Kader Ansor-Banser Ikut Apel Patriotisme dan Kemah Bakti di Jepara

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 212
    • 0Komentar

    JEPARA – Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Addin Jauharudin, menyerukan seluruh kader Ansor dan Banser untuk menjadi penolong bagi umat, daerah, dan bangsa. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada Apel Patriotisme dan Kemah Bakti di GOR Al-Fitroh, Desa Watu Aji, Jepara, Sabtu (3/5/2025). “Ansor artinya penolong. Maka tolonglah saudara-saudaramu, tolonglah desamu, dan tolonglah […]

  • Gus Yasin Pimpin Upacara HUT ke-80 RI di Pati, Bupati Absen karena Sakit

    Gus Yasin Pimpin Upacara HUT ke-80 RI di Pati, Bupati Absen karena Sakit

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 128
    • 0Komentar

    PATI – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Pati, yang dilaksanakan pada hari Minggu, 17 Agustus 2025, berlangsung dengan khidmat. Meskipun Bupati Pati, Sudewo, tidak dapat hadir karena sakit, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), hadir untuk memimpin upacara di Alun-alun Pati. Setelah upacara, Gus Yasin menekankan […]

  • Sempat Tak Difavoritkan, Akhirnya Persijap Jepara Lolos ke Liga 1

    Sempat Tak Difavoritkan, Akhirnya Persijap Jepara Lolos ke Liga 1

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 111
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara berhasil naik kasta ke Liga 1 musim depan. Tiket ke Liga 1 dipastikan usai Persijap menang 1 – 0 saat menjamu tamunya PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Selasa (25/2) malam. Gol kemenangan Persijap dicetak oleh Leo Lelis pada menit ke-85. Melalui sepakan mendatar di tiang jauh. Rekrutan anyar […]

  • Pilkada 2024 Makin Dekat, DPRD Pati Ingatkan Masyarakat Cermat Dalam Memilih

    Pilkada 2024 Makin Dekat, DPRD Pati Ingatkan Masyarakat Cermat Dalam Memilih

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 129
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang semakin dekat, Anggota DPRD Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih calon pemimpin. “Pemilihan bupati bukan hanya sekadar memilih, tetapi juga menentukan masa depan daerah. Oleh karena itu, masyarakat harus benar-benar memahami visi dan misi masing-masing calon,” tegas politisi yang akrab disapa Mas […]

  • Politik Identitas dan Perebutan Hegemoni Kuasa, Sebuah Pengantar dari Prof Azra

    Politik Identitas dan Perebutan Hegemoni Kuasa, Sebuah Pengantar dari Prof Azra

    • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

       Buku Politik Identitas dan Perebutan Hegemoni Kuasa Perjalanan demokrasi dalam pelaksanaan pemilu 2014 dan 2019 cukup melelahkan dengan tensi politik tinggi. Pilpres bukan sekadar kontestasi politik yang sangat sengit, namun berdampak pada pembelahan politik, sosial, dan agama. Dari segi keterbelahan agama, meskipun para pemimpin ormas mainstream seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah menyatakan netral, namun […]

  • IESPA Pati Dilantik, Esports Jadi Bagian Pembinaan Generasi Muda

    IESPA Pati Dilantik, Esports Jadi Bagian Pembinaan Generasi Muda

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.196
    • 0Komentar

    PATI — Pelantikan Pengurus Indonesia Esports Association (IESPA) Kabupaten Pati periode 2025–2030 di Pendopo Kabupaten Pati disaksikan langsung oleh Bupati Pati Sudewo pada Minggu (21/12/2025). Acara tersebut menjadi tonggak untuk memperkuat peran olahraga elektronik dalam pembinaan generasi muda serta pengembangan teknologi digital di daerah. Menurut Sudewo, esports tidak hanya berperan sebagai cabang olahraga, melainkan juga […]

expand_less