Breaking News
light_mode

Jelang Pilpres 2024 PPI Jerman Gelar Debat Terbuka, Pembangunan Daerah dan Tata Ruang Jadi Sorotan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
  • visibility 270

Edukasi – Forum debat terbuka yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman (PPI Jerman) telah sukses digelar, melibatkan tim ahli dari beberapa pasangan calon presiden dan wakil presiden RI untuk periode 2024-2029.

Acara ini, yang bertajuk “Pembangunan Daerah dan Tata Ruang”, dilaksanakan dalam format hibrid, yaitu secara offline dan online pada hari Sabtu, (20/01/2024). Bagian offline dari acara ini berlokasi di Hörsaal 17, Hauptgebäude, Universität Bonn, Jerman.

Tim Anies-Muhaimin diwakili oleh Prof. Sulfikar Amir, Mikhail Gorbachev Dom mewakili Tim Prabowo-Gibran, dan Tim Ganjar-Mahfud diwakili oleh Michael Victor Sianipar dalam debat tersebut.

Dalam kata pembukaannya, Ketua Umum PPI Jerman Agnia Dewi Larasati mengatakan, pembangunan yang didorong daerah akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itulah, topik “Pembangunan
Daerah dan Tata Ruang” dirasa penting oleh PPI Jerman untuk diangkat dalam forum debat ini.

Ketua Pelaksana Forum, Geraldus Kevin Martimbang, menyampaikan bahwa pemilihan topik dan format pelaksanaan debat yang padat ditujukan untuk menyaring gagasan para pasangan calon supaya jawaban yang diberikan tidak sekadar normatif.

“Kami ingin forum ini bukan hanya memeriahkan diskusi publik yang sedang berkembang, melainkan juga menjadi wadah pendidikan politik dan kewarganegaraan bagi para pelajar Indonesia di sini (Jerman) yang sedang jauh dari tanah air,” kata Geraldus dalam rilisnya, Senin (22/1/2024).

Dalam forum debat, Tim Panelis PPI Jerman menyampaikan aspirasi dan pertanyaan untuk menggali gagasan para tim ahli yang mencakup pokok bahasan desentralisasi fiskal, perencanaan pembangunan daerah berbasis inovasi, pengelolaan kota masa depan, pengembangan kawasan hutan, penanganan konflik agraria, dan penyediaan basis informasi geospasial sebagai dasar pembangunan.

Dalam diskusi terkait perencanaan pembangunan daerah, Prof. Sulfikar Amir mengkritisi pemerintah pusat yang menurutnya seringkali tidak memberikan kesempatan maksimal kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan secara otonom.

Selain itu, banyak proyek strategis dari pemerintah pusat yang dilaksanakan secara top-down tanpa peninjauan dan dialog bersama pemerintah daerah maupun masyarakat di sekitar proyek.

“Akibatnya, proyek bersifat disembedded terhadap realita ekonomi dan sosial masyarakat yang ada di daerah tersebut,” lanjut Sulfikar Amir.

Sementara, Mikhail Gorbachev Dom menyoal penyediaan basis informasi untuk pembangunan daerah. Dia menyampaikan harapan serta peluang bahwa dengan adanya pemilu serentak, Rencana Detail Tatanan Ruang (RDTR) dapat dicoba untuk direncanakan dari nol kembali pada tahun 2025. Sehingga RPJMN dan RPJMD bisa dibuat dalam satu masa yang sama dengan memperhatikan keselarasan perencanaan tata ruang antardaerah.

“Hal lain yang masih menjadi PR adalah peta pertanahan dan peta tata ruang. Kalau ini nantinya bisa disatukan, bisa menjadi desktop yang baik,” tambah Mikhail.

Adapun Michael Victor Sianipar di penghujung forum menyinggung jumlah konflik agraria di sektor perkebunan dan pertambangan serta mengkritisi program pemerintah yang masih berfokus pada legalisasi kepemilikan tanah, namun belum ada upaya untuk redistribusi tanah.

“Melegalisasi adalah hal yang penting, tapi yang mau kita dorong adalah reformasi agraria yang memberikan ruang agar masyarakat memiliki kepemilikan dan akses terhadap tanah-tanah tersebut,” tegas dia.

Menurut Michael, perlu ada kepastian dan payung hukum untuk melindungi masyarakat adat ataupun masyarakat yang terkena dampak konflik agraria. Untuk diketahui, forum di Hörsaal 17, Hauptgebäude, Universität Bonn ini dihadiri lebih dari 100 pelajar Indonesia dan diaspora yang bermukim di Jerman.

Hasil forum akan dipublikasikan dalam bentuk policy brief yang memuat aspirasi dan gagasan pelajar Indonesia di Jerman untuk Presiden Indonesia periode 2024-2029 dalam menunjang pembangunan daerah dan tata ruang yang lebih inovatif, adil, merata, dan inklusif.

Penulis: Fatwa

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adu Penalti Warnai Drama Perebutan Juara

    Adu Penalti Warnai Drama Perebutan Juara

    • calendar_month Kam, 27 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Putra Rio Bakaran memastikan diri menjadi yang terbaik dalam Kejuaraan Sepakbola U 21 tahun 2018. Meladeni Sentana FC di partai puncak sore kemarin Selasa (25/9/2018) di Stadion Joyokusumo. Putra Rio akhirnya menang melalui drama adu penalti. Di waktu normal, skor satu sama kuat tak berubah hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. […]

  • Pesepaktakraw Jepara Berjaya di Pomnas 2019

    Pesepaktakraw Jepara Berjaya di Pomnas 2019

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sekeping medali emas sepak takraw dipersembahkan tiga putri asal Bumi Kartini. Jepara. Ketiganya mewakili kontingen mahasiswa Jawa Tengah di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2019 di GOR UIN Jakarta, pada (25/9/2019) lalu.  Membanggakan atlet sepak takraw Jepara   Ketiga atlet sepak takraw putri asal Jepara ini adalah Alfia Yuli Rahmawati, Tri Suryaningsih, dan Dona […]

  • Satgas TMMD Buka Jalan Baru di Dua Dusun

    Satgas TMMD Buka Jalan Baru di Dua Dusun

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Salah satu kegiatan fisik dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-101 tahun 2018 adalah pembangunan jalan. Saat Pra TMMD para anggota yang masuk menjadi Satuan Penugasan (Satgas) TMMD membuka jalan yang menghubungkan dua dusun. Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan mengungkapkan, salah satu yang menjadi prioritas dalam sasaran […]

  • DPRD Pati Apresiasi Festival Literasi

    DPRD Pati Apresiasi Festival Literasi

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pati menyelenggarakan festival literasi membaca dan menulis untuk mendorong minat baca dan tulis di kalangan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi dan menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya membaca dan menulis. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, festival literasi sangat penting untuk […]

  • Bupati Haryanto ; Iuran Pendidikan Boleh

    Bupati Haryanto ; Iuran Pendidikan Boleh

    • calendar_month Sel, 16 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto memberikan sambutan di acara Rakor Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (16/10/2018) PATI – Bupati Haryanto membolehkan adanya iuran dalam kegiatan pendidikan. Namun harus sesuai ketentuan. Hal itu disampaikannya saat Rakor Pendidik dan Kebudayaan di Gedung Korpri Selasa (16/10/2018). Dalam arahannya tersebut, Bupati Pati Haryanto menegaskan, apabila instansi pendidikan memiliki program baru, namun masih ragu […]

  • Polda Jateng Tangkap Tersangka Baru Kasus Pengeroyokan Teguh Istiyanto di Depan DPRD Pati

    Polda Jateng Tangkap Tersangka Baru Kasus Pengeroyokan Teguh Istiyanto di Depan DPRD Pati

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 639
    • 0Komentar

    SEMARANG – Tim Gabungan Polda Jawa Tengah dan Resmob Exwil Pati kembali menangkap satu tersangka kasus pengeroyokan terhadap Teguh Istiyanto yang terjadi di depan Gedung DPRD Kabupaten Pati pada 2 Oktober 2025 lalu. Tersangka berinisial SU (48), seorang wiraswasta asal Kayen, Pati, dibekuk di Batumarmar, Pamekasan, Madura, pada Senin (27/10/2025). Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) […]

expand_less