Breaking News
light_mode

Semarakkan Kemerdekaan Pemuda Tunahan Jepara Gelar Festival Layang-Layang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
  • visibility 286
Kemeriahan festival layang-layang di Desa Tunahan Jepara


Festival Layang-Layang pertama kali digelar di Desa Tunahan Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Antusiasme penonton dan peserta luar biasa. Bahkan para pegiat layang-layang internasional sampai ikut datang. 

JEPARA – Para pemuda RT 13 RW 4 Dukuh
Karagan Desa Tunahan Kecamatan Keling menggelar kompetisi laying-layang di area
sawah Punden H. Ma’sum. Antusiasme peserta dan penonton sangat besar dalam even
perdana di desa tersebut.

Acara ini dimeriahkan dengan
kehadiran Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (PELANGI) Jepara, dan juga pembuat
layang-layang Naga (Johanes).

“Tujuan diadakannya festival
layang-layang adalah memberikan nuansa baru pada penyambutan 17 Agustus di
Dukuh Karagan,” jelas ketua panitia Festival Layang-layang Riyan.

Sementara itu Kepala Desa Tunahan Kaswoto
Biantoro sangat mengapresiasi perhelatan Festival Layang-layang 2022 karena
merupakan kegiatan yang pertama kali di Desa Tunahan dan dinilai sangat baik.

Kemeriahan festival layang-layang di Desa Tunahan Jepara


“Saya lihat peserta lomba
layang-layang tradisional di Desa Tunahan banyak inovasi yang patut untuk terus
didukung, kegiatan ini sebagai wadah bagi para pegiat seni layangan tradisional
untuk mengembangkan dan menyalurkan ide dan kreativitasnya,” paparnya.

Kegiatan festival ini juga
mendapat dukungan dari Swastika Tenny Ria yang kerap di sapa Tenny, penggiat layang-layang
Internasional. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makelar Ketela jadi Beban Pengusaha Tapioka

    Makelar Ketela jadi Beban Pengusaha Tapioka

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Ilustrasi ketela pohon yang menjadi bahan utama pembuatan tepung tapioka PATI – Makelar ketela atau singkong yang banyak berperan menentukan harga jual, membuat repot para pengusaha tepung tapioka di Kabupaten Pati. Hal itu diakui sangat mempengaruhi produksi tepung tapioka. Karena itu para pengusaha tepung tapiokadi  Kabupaten Pati bertekad membentuk kelompok Asosiasi Tapioka Pati (Atap). Asosiasi […]

  • Ratusan Ribu Bibit Gratis untuk Lahan Kritis di Jepara

    Ratusan Ribu Bibit Gratis untuk Lahan Kritis di Jepara

    • calendar_month Sel, 10 Des 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Bibit tanaman. Sumber : Diskominfo Jepara   JEPARA – Lahan kritis di Kabupaten Jepara mendapat perhatian. Dinas Lingkungan Hidup setempat bahkan sudah menyiapkan sekitar 400 ribu bibit tanaman keras siap tanam, di Kebun Bibit Dinas (KBD), Bangsri. Bibit-bibit tanaman itu disiapkan sebagai langkah penghijauan lahan kritis. Kepala DLH Jepara Farikah Elida, baru-baru ini mengatakan, sebagian besar […]

  • Menikmati Malam Tahun Barunan, Ngecamp Saja di Gardu Pandang Puncak Jehan Jepara

    Menikmati Malam Tahun Barunan, Ngecamp Saja di Gardu Pandang Puncak Jehan Jepara

    • calendar_month Jum, 7 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

      SUMBER FOTO : INSTAGRAM EXPLOREJEPARA Setiap orang punya cara menikmati malam pergantian tahun. Ada yang senang menyemut di pusat kota, menyaksikan pesta musik dan meniupkan terompet. Membuat bising dan riuh jalanan. Ada pula yang menikmatinya dengan bersantai di teras rumah. Berkumpul bersama keluarga atau teman, sambil bakar-bakar jagung, main kartu, atau gitaran sambil melantunkan […]

  • PMII Pati Kecam Kenaikan PBB 250 Persen, Buka Posko Aduan

    PMII Pati Kecam Kenaikan PBB 250 Persen, Buka Posko Aduan

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen pada tahun 2025. Kebijakan ini, yang bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, menuai kecaman dari berbagai pihak, terutama dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pati dan Ikatan Alumni PMII (IKA-PMII) Pati. […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan dan GEMARIKAN, Tim PKM UNNES Beri Pelatihan Diversifikasi Ikan Bandeng di Desa Bumiharjo

    Perkuat Ketahanan Pangan dan GEMARIKAN, Tim PKM UNNES Beri Pelatihan Diversifikasi Ikan Bandeng di Desa Bumiharjo

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.567
    • 0Komentar

    PATI – Ketahanan pangan menjadi fondasi utama pembangunan masyarakat, yang tidak hanya menyangkut ketersediaan pangan, tetapi juga kemampuan masyarakat untuk memperoleh dan mengonsumsinya dengan layak. Ketahanan ini akan semakin kokoh jika tidak bergantung pada satu jenis komoditas saja, melainkan dibangun melalui diversifikasi pangan dan optimalisasi potensi sumber daya lokal. Bagi wilayah yang memiliki potensi perikanan […]

  • Bupati Pati : Adanya Re-grouping SD Jadi Patokan Keberhasilan KB

    Bupati Pati : Adanya Re-grouping SD Jadi Patokan Keberhasilan KB

    • calendar_month Rab, 14 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto   PATI – Bupati Haryanto mengklaim pengendalian laju pertumbuhan penduduk melalui program KB di Kabupaten Pati, sangat terasa keberhasilannya. Hal itu terbukti dari banyaknya SD yang melakukan re-grouping dalam beberapa tahun terakhir. ”Penurunan jumlah penduduk di Kabupaten Pati sangat terasa dan terlihat dengan adanya re-grouping SD. Dulu jumlah SD mencapai ribuan, kini turun […]

expand_less