Breaking News
light_mode

Ketua DPRD Pati Minta Penanganan Kekeringan Tak Bergantung Bantuan Tangki

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
  • visibility 102.175

PATI – Penanganan kekeringan di Kabupaten Pati dinilai perlu diarahkan pada solusi jangka panjang. Pemerintah Kabupaten Pati didorong membangun sumber air permanen di kawasan yang berulang kali mengalami krisis air, sehingga kebutuhan masyarakat tidak terus bergantung pada distribusi air bersih menggunakan mobil tangki.

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menilai pengiriman air bersih memang masih dibutuhkan ketika masyarakat berada dalam kondisi darurat. Namun, pola tersebut menurutnya tidak cukup jika terus dijadikan langkah utama setiap kali musim kemarau tiba.

“Dropping air memang penting, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat kondisi darurat. Tetapi jangan sampai setiap tahun solusinya hanya mengirim tangki. Harus ada upaya untuk menyediakan sumber air yang permanen,” ujar Ali.

Ia meminta pemerintah daerah terlebih dahulu mengidentifikasi kawasan yang mengalami kekeringan secara berulang. Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk menentukan jenis infrastruktur air yang paling sesuai dengan kondisi setiap wilayah.

Menurut Ali, kawasan yang rutin mengalami kesulitan air seharusnya mendapatkan perhatian lebih dalam penyediaan sumber air alternatif. Pembangunan sumur bor menjadi salah satu pilihan yang dapat dilakukan apabila kondisi geografis dan ketersediaan air bawah tanah mendukung.

“Harus dipetakan daerah mana saja yang setiap tahun mengalami kekeringan. Dari situ baru kita tentukan kebutuhan infrastrukturnya. Kalau memang memungkinkan dibuat sumur bor, ya dibuat sumur bor. Kalau ada sumber air lain yang bisa dimanfaatkan, itu juga harus dikaji,” jelasnya.

Ali juga mengapresiasi upaya Pemkab Pati yang mulai mencari sumber air dengan lokasi yang lebih dekat dengan desa-desa terdampak. Menurutnya, keberadaan sumber air yang lebih dekat dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengurangi kebutuhan distribusi menggunakan kendaraan tangki.

Jika sumber air permanen tersedia di sekitar permukiman, ketergantungan masyarakat terhadap bantuan air saat kemarau dapat ditekan. Di sisi lain, pemerintah juga berpotensi menghemat biaya operasional yang selama ini digunakan untuk mendistribusikan air bersih ke berbagai wilayah terdampak.

Kebutuhan Pertanian Juga Harus Diperhatikan

Ali menegaskan, kebijakan penanganan kekeringan tidak boleh hanya berorientasi pada kebutuhan konsumsi rumah tangga. Ketersediaan air untuk sektor pertanian juga perlu masuk dalam perencanaan, mengingat kekeringan dapat mengancam produktivitas lahan persawahan.

“Jangan hanya melihat kebutuhan air untuk minum dan kebutuhan rumah tangga. Pertanian juga harus diperhatikan. Kalau sumber air bisa sekaligus mendukung irigasi, tentu manfaatnya akan jauh lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Pemkab Pati sebelumnya telah menyiapkan penambahan distribusi bantuan air bersih hingga 48 tangki per hari ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan. Distribusi tersebut menjadi langkah penanganan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau berlangsung.

Namun, DPRD Pati mendorong agar langkah darurat tersebut berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur sumber air yang bersifat permanen. Dengan demikian, penanganan kekeringan diharapkan tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga mampu memberikan solusi berkelanjutan bagi masyarakat.

(adv)

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hidup Bukan Mampir Padu

    Hidup Bukan Mampir Padu

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Anis Sholeh Baasyin sedang menguraikan tema yang akan dibahas Padu atau adu mulut yang akhir-akhir ini nyaris membudaya di kalangan masyarakat kembali menjadi sentilan dalam gelaran Suluk Maleman yang digelar Sabtu (16/3) hingga Minggu (17/3/2019) dini hari kemarin. Bahkan peribahasa “hidup sekadar mampir minum” pun mulai berubah menjadi sekadar mampir padu. Plesetan itu lantaran sekarang […]

  • Penasaran Kelola Wisata

    Penasaran Kelola Wisata

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Tsania Rahma Dini HOBI gadis yang satu ini travelling. Tsania Rahma Dini mengaku, pernah berkeliling dan mengunjungi sejumlah tempat wisata. Baik yang dikelola pemerintah dan swasta. Bahkan, tempat wisata yang masih alami dan belum tersentuh pengelolaan siapapun. Dia menerangkan, wilayah yang pernah dikunjunginya tidak hanya di Pulau Jawa. Sejumlah tempat wisata di luar pulau Jawa, […]

  • Polresta Pati Pastikan Keamanan Musrenbangwil Eks Karesidenan Pati Tahun 2025

    Polresta Pati Pastikan Keamanan Musrenbangwil Eks Karesidenan Pati Tahun 2025

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 382
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati memastikan keamanan dan kelancaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) se-Eks Karesidenan Pati Tahun 2025. Acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati pada Senin (21/4/2025) dihadiri oleh sekitar 200 peserta, termasuk Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi, perwakilan Pangdam IV/Diponegoro, unsur pejabat utama Polda Jateng, anggota Komisi […]

  • Anugerah untuk Imam Suroso Pejuang Bidan Nasional

    Anugerah untuk Imam Suroso Pejuang Bidan Nasional

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.104
    • 0Komentar

    Imam Suroso bersama para bidan di Grobogan Kiprah anggota Komisi IX DPR RI Imam Suroso diakui pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) pusat. Dalam momen Hari Keluarga Nasional (harganas) ke XXVI dan Hari Anak Nasional (han), politisi PDI Perjuangan tersebut dianugerahi sebagai “Bapak Bidan”. Pemilik RS Mitra Bangsa ini secara simbolis dianugerahi piagam, sertifikat dan medali […]

  • Wartawan Jadi Korban Kekerasan, Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati Angkat Bicara

    Wartawan Jadi Korban Kekerasan, Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati Angkat Bicara

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 312
    • 0Komentar

    PATI – Dugaan praktik kekerasan terhadap wartawan mencoreng Gedung DPRD Kabupaten Pati pada Kamis (4/9/2025). Insiden ini terjadi saat sejumlah jurnalis berupaya mewawancarai Ketua Dewan Pengawas (Dewas) RSUD RAA Soewondo, Torang Manurung, yang memilih meninggalkan rapat Panitia Khusus (Pansus) Pemakzulan Bupati Pati Sudewo. Ketua Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan kecaman […]

  • Cerita Rakyat, Keteladanan dan Identitas Daerah

    Cerita Rakyat, Keteladanan dan Identitas Daerah

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Bedah buku DISKUSI: Penulis buku dan narasumber lain sedang membahas cerita-cerita rakyat di Kampung English Desa Temulus, Mejobo, Kudus KUDUS – Cerita rakyat bisa jadi sumber belajar yang menarik. Ada nilai-nilai luhur yang bisa digali dari jalan cerita yang berkembang di masyarakat. Meskipun hanya dari tutur lisan. Lazim diketahui, cerita rakyat ini umumnya “miskin” data-data […]

expand_less