Breaking News
light_mode

Ketua DPRD Pati Minta Penanganan Kekeringan Tak Bergantung Bantuan Tangki

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
  • visibility 102.081

PATI – Penanganan kekeringan di Kabupaten Pati dinilai perlu diarahkan pada solusi jangka panjang. Pemerintah Kabupaten Pati didorong membangun sumber air permanen di kawasan yang berulang kali mengalami krisis air, sehingga kebutuhan masyarakat tidak terus bergantung pada distribusi air bersih menggunakan mobil tangki.

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menilai pengiriman air bersih memang masih dibutuhkan ketika masyarakat berada dalam kondisi darurat. Namun, pola tersebut menurutnya tidak cukup jika terus dijadikan langkah utama setiap kali musim kemarau tiba.

“Dropping air memang penting, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat kondisi darurat. Tetapi jangan sampai setiap tahun solusinya hanya mengirim tangki. Harus ada upaya untuk menyediakan sumber air yang permanen,” ujar Ali.

Ia meminta pemerintah daerah terlebih dahulu mengidentifikasi kawasan yang mengalami kekeringan secara berulang. Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk menentukan jenis infrastruktur air yang paling sesuai dengan kondisi setiap wilayah.

Menurut Ali, kawasan yang rutin mengalami kesulitan air seharusnya mendapatkan perhatian lebih dalam penyediaan sumber air alternatif. Pembangunan sumur bor menjadi salah satu pilihan yang dapat dilakukan apabila kondisi geografis dan ketersediaan air bawah tanah mendukung.

“Harus dipetakan daerah mana saja yang setiap tahun mengalami kekeringan. Dari situ baru kita tentukan kebutuhan infrastrukturnya. Kalau memang memungkinkan dibuat sumur bor, ya dibuat sumur bor. Kalau ada sumber air lain yang bisa dimanfaatkan, itu juga harus dikaji,” jelasnya.

Ali juga mengapresiasi upaya Pemkab Pati yang mulai mencari sumber air dengan lokasi yang lebih dekat dengan desa-desa terdampak. Menurutnya, keberadaan sumber air yang lebih dekat dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengurangi kebutuhan distribusi menggunakan kendaraan tangki.

Jika sumber air permanen tersedia di sekitar permukiman, ketergantungan masyarakat terhadap bantuan air saat kemarau dapat ditekan. Di sisi lain, pemerintah juga berpotensi menghemat biaya operasional yang selama ini digunakan untuk mendistribusikan air bersih ke berbagai wilayah terdampak.

Kebutuhan Pertanian Juga Harus Diperhatikan

Ali menegaskan, kebijakan penanganan kekeringan tidak boleh hanya berorientasi pada kebutuhan konsumsi rumah tangga. Ketersediaan air untuk sektor pertanian juga perlu masuk dalam perencanaan, mengingat kekeringan dapat mengancam produktivitas lahan persawahan.

“Jangan hanya melihat kebutuhan air untuk minum dan kebutuhan rumah tangga. Pertanian juga harus diperhatikan. Kalau sumber air bisa sekaligus mendukung irigasi, tentu manfaatnya akan jauh lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Pemkab Pati sebelumnya telah menyiapkan penambahan distribusi bantuan air bersih hingga 48 tangki per hari ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan. Distribusi tersebut menjadi langkah penanganan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau berlangsung.

Namun, DPRD Pati mendorong agar langkah darurat tersebut berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur sumber air yang bersifat permanen. Dengan demikian, penanganan kekeringan diharapkan tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga mampu memberikan solusi berkelanjutan bagi masyarakat.

(adv)

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suluk Maleman Edisi 74 Hadirkan Cak Nun

    Suluk Maleman Edisi 74 Hadirkan Cak Nun

    • calendar_month Rab, 14 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Suluk maleman edisi 74 Senin (26/2/18) mendatang bakal kedatangan tamu pembicara kondang. Emha Ainun Najib atau Cak Nun. Tak hanya pembicaranya, namun tema pembicaraan pun sepertinya menarik. Gondelan Barang Ambruk, atau bila diterjemahkan menjadui Bahasa Indonesia kurang lebih demikian, berpegang pada barang yang jatuh. Lalu apa maksudnya? Kehadiranmu di Rumah Adab Indonesia Mulia lah yang akan […]

  • BUMDes Pati Jadi Rujukan DPRD Tuban

    BUMDes Pati Jadi Rujukan DPRD Tuban

    • calendar_month Kam, 28 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Anggota Komisi A DPRD Tuban ketika berkunjung ke DPRD Pati PATI – Komisi A DPRD Tuban melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Pati Rabu (27/2/2019).  Kunjungan itu dilakukan untuk belajar mengenai pengentasan kemiskinan di daerah. Melalui program (Badan Usaha Milik Desa) BUMDes. Dimana hampir 100 persen desa di Pati memiliki usaha tersebut. Ketua Komisi A […]

  • Beginilah Nyekiklik Channel, Kumpulan Pemuda Kreatif di Cluwak-Pati

    Beginilah Nyekiklik Channel, Kumpulan Pemuda Kreatif di Cluwak-Pati

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Percaya Diri Angkat Guyonan Khas Bumi Mina Tani   Para personil Nyekiklik saat berbincang di Cafe Gojoos Kelat Senin (29/1/18) Berawal dari teman satu tongkrongan, Nyekiklik Channel hadir. Mereka percaya diri menampilkan guyonan dengan mengusung dialek khas asalnya, Kabupaten Pati di layar Youtube. Obrolan terasa gayeng, saat saya mencoba menggali kisah tentang Nyekiklik Channel yang belakangan […]

  • Akhlak dan Perubahan Peradaban Pasca Pandemi

    Akhlak dan Perubahan Peradaban Pasca Pandemi

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Ngaji budaya Suluk Maleman Akhirnya setelah 26 bulan digelar secara live streaming, Ngaji NgAllah Suluk Maleman akhirnya bisa kembali digelar secara tatap muka. Hal itu bisa dilakukan setelah kasus Covid-19 kian melandai, sehingga pembatasan kegiatan yang merupakan dampak pandemi juga dilonggarkan. Dalam pengajian yang diselenggarakan pada Sabtu (21/5/2022) tersebut , Anis Sholeh Ba’asyin mengingatkan tentang […]

  • Gembleng Karakter, SLB di Pati Gelar Pesantren Kilat

    Gembleng Karakter, SLB di Pati Gelar Pesantren Kilat

    • calendar_month Sel, 5 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    PATI – Sekolah Luar Biasa Kabupaten Pati menggelar pesantren kilat (sanlat). Hal itu dilakukannya sebagaoi langkah untuk pemantapan karakter anak-anak yang notabene berkebutuhan khusus tersebut. Acara sanlat selama dua hari. Mulai tanggal 5 – 6 Juni 2018. dalam rangka memaksimalkan kegiatan di bulan Ramadan. Pesertanya dari dua sekolah. SLB Negeri dan Yayasan Bina Citra. Ketua […]

  • Polresta Pati Tingkatkan Kapasitas Kehumasan dengan Pelatihan Video Berbasis AI

    Polresta Pati Tingkatkan Kapasitas Kehumasan dengan Pelatihan Video Berbasis AI

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 305
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati terus berupaya meningkatkan kapasitas fungsi kehumasannya. Buktinya, Bag SDM Polresta Pati menggelar pelatihan fungsi teknis kehumasan pada Kamis (17/7/2025). Pelatihan yang berlangsung di Aula Sanika Satyawada ini diikuti Kasubbag Dalpers Bag SDM, Kasi Humas Polresta Pati, anggota Bag SDM, dan personel Polresta Pati. Fokus pelatihan ini adalah pembuatan […]

expand_less