Breaking News
light_mode

PMII Pati Kecam Kenaikan PBB 250 Persen, Buka Posko Aduan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
  • visibility 280

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen pada tahun 2025. Kebijakan ini, yang bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, menuai kecaman dari berbagai pihak, terutama dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pati dan Ikatan Alumni PMII (IKA-PMII) Pati.

Bupati Pati, Sudewo, menjelaskan kenaikan ini dilakukan setelah 14 tahun tanpa penyesuaian dan sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Pati Nomor 1 Tahun 2024.

Namun, PC PMII Pati menilai kenaikan tersebut tidak adil dan tidak mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat kecil serta UMKM.

“Kebijakan ini menjadi penting untuk dikaji karena menyentuh langsung hak ekonomi masyarakat dan prinsip keadilan sosial dalam pemungutan pajak. Kami melakukan kajian yang bertujuan untuk menelaah kebijakan penyesuaian tarif pajak tersebut secara kritis dan menyampaikan rekomendasi konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Pati,” tegas Oky Ardiansyah, Ketua PC PMII Pati, Rabu (28/5/2025).

PMII Pati merekomendasikan peninjauan ulang kebijakan secara partisipatif, termasuk dialog dengan masyarakat, akademisi, dan organisasi sipil untuk mengevaluasi skema kenaikan agar lebih adil dan proporsional. Mereka juga menyarankan penerapan kenaikan secara bertahap selama dua hingga tiga tahun dan sosialisasi yang masif.

“Jika penyesuaian perlu dilakukan, semestinya diterapkan secara bertahap dalam jangka waktu dua hingga tiga tahun untuk memberi waktu adaptasi kepada masyarakat. Seluruh proses penyesuaian tarif dan dasar perhitungannya harus disosialisasikan secara terbuka dan masif, termasuk melalui media digital, RT/RW, dan forum desa,” tambah Oky.

Menanggapi situasi ini, IKA-PMII Pati membuka posko aduan online di https://bit.ly/PoskoAduanPBBP2PATI untuk menampung keluhan masyarakat yang terdampak.

Ketua IKA-PMII Pati, Ahmad Jukari, menyatakan bahwa posko ini bertujuan menginventarisasi keberatan masyarakat dan menyusun strategi advokasi. Ia menyoroti minimnya sosialisasi dari pemerintah terkait kebijakan ini.

“Banyak warga yang masih bingung dan merasa tidak tahu-menahu soal kebijakan kenaikan PBB ini. Bahkan sebagian sudah menerima lembar tagihan pajak dengan nominal jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Jukari.

Data yang terkumpul akan digunakan untuk menyusun laporan komprehensif yang akan diajukan ke Pemkab dan DPRD Pati dengan harapan kebijakan ini ditinjau ulang atau setidaknya diberikan solusi yang lebih berkeadilan.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Eko Kuswanto Dorong Pemkab Peduli Pengembangan Budidaya Manggis

    Anggota DPRD Pati Eko Kuswanto Dorong Pemkab Peduli Pengembangan Budidaya Manggis

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 386
    • 0Komentar

    PATI – Daerah Gunungwungkal di Kabupaten Pati dikenal sebagai salah satu sentra penghasil buah manggis berkualitas tinggi. Buah manggis dari daerah ini bahkan telah menembus pasar nasional, dengan Desa Gunungsari menjadi salah satu desa yang paling produktif. Hampir setiap rumah di desa ini memiliki pohon manggis, yang menghasilkan buah dengan citarasa manis dan asam yang […]

  • Kuota PPDB SMP 90 Persen Zonasi, 5 Persen Prestasi dan Pindahan

    Kuota PPDB SMP 90 Persen Zonasi, 5 Persen Prestasi dan Pindahan

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    PATI – Pada tahun ajaran 2019/2020, penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP didasarkan pada 90 persen sistem zonasi. Sisanya 5 persen prestasi, dan 5 persen lainnya adalah berdasarkan surat pindahan. Untuk zonasi tidak boleh kurang dari 90 persen. Harus diisi peserta didik dari zona tersebut. Sedangkan untuk prestasi dan pindahan maksimal diisi masing-masing 5 persen. […]

  • Bikin Bangga, Bocah Jepara Sabet Peringkat Lima Besar MTQ Internasional di Qatar

    Bikin Bangga, Bocah Jepara Sabet Peringkat Lima Besar MTQ Internasional di Qatar

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Muhammad Zainuddin Akhyar membuat bangga warga Jepara. Siswa kelas VI SD Bandungrejo Kalinyamatan ini berhasil meraih peringkat lima besar atau juara kelima di ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Internasional di Qatar baru – baru ini. Hasil itu diraih setelah Zainuddin Akhyar bersaing dengan anak-anak sebayanya dari 15 negara yang berpartisipasi. Kontingen Indonesia sendiri mengirimkan dua […]

  • Bantuan ZIS Baznas Senilai Rp1,6 Miliar Disalurkan, DPRD Pati Minta Pastikan Tepat Sasaran

    Bantuan ZIS Baznas Senilai Rp1,6 Miliar Disalurkan, DPRD Pati Minta Pastikan Tepat Sasaran

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.594
    • 0Komentar

    PATI – Penyaluran bantuan massal bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) senilai Rp1.626.750.000 resmi diluncurkan Baznas Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten pada Selasa (30/6). DPRD Pati menegaskan harapannya agar bantuan tersebut sampai tepat kepada warga yang berhak dan memberikan manfaat nyata. Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai program, meliputi bedah rumah, modal usaha, beasiswa […]

  • DPRD Pati Dorong Pengembangan Pertanian Tembakau untuk Kesejahteraan Petani

    DPRD Pati Dorong Pengembangan Pertanian Tembakau untuk Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 306
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong pengembangan sektor pertanian tembakau untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekretaris Komisi B DPRD Pati, Mukit, menilai tembakau memiliki nilai ekonomi tinggi dengan harga pasar yang stabil. Ia menyebut tembakau sebagai sumber penghidupan utama bagi masyarakat di Kecamatan Mojoagung dan Pucakwangi. “Tembakau merupakan komoditas pertanian yang masih […]

  • Antisipasi Penimbunan Polsek Donorojo Jepara Cek Ketersediaan Minyak Goreng

    Antisipasi Penimbunan Polsek Donorojo Jepara Cek Ketersediaan Minyak Goreng

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Kegiatan patroli Polsek Donorojo Jepara untuk memantau ketersediaan minyak goreng di pasar. Minyak goreng kembali tidak stabil. Masyarakat banyak yang resah atas kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok itu. JEPARA  – Dalam rangka melindungi seluruh warga dari tidak stabilnya harga sembako yang dianggap dapat merepotkan warga masyarakat, Personel Polsek Donorojo melaksanakan kegiatan patroli dengan mendatangani […]

expand_less