Breaking News
light_mode

Sampingan Belajar Daring, Hasilkan Jutaan Rupiah dari Menanam Selada Hidroponik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
  • visibility 209

 

Royyan merawat sayuran selada yang ditanamnya dengan metode hidroponik di Desa Kembang, Dukuhseti, Pati.

Belajar daring di masa pandemi ternyata
menjadi berkah tersendiri. Misalnya dengan bekerja sampingan bertanam sayuran.
Seperti yang dilakukan Royyan, mahasiswa asal Desa Kembang, Kecamatan
Dukuhseti, Pati.

PATI – Bagi Muhammad
Fahmi Royyan Itsbad, mahasiswa asal Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati,
Jawa Tengah, belajar daring menurutnya menjadi berkah tersendiri. Royyan sapaan
akrabnya, mengisi waktu luang saat belajar daring dengan menanam, justru hal
itu membuat ia meraup omzet jutaan rupiah per bulan dengan menjadi petani
milenial menanam selada sistem hidroponik.

Mahasiswa di Desa Kembang,
Kecamatan Dukuhseti ini sukses membudidayakan tanaman selada melalui media
tanam hidroponik. Budidaya tanaman dengan hidroponik telah dilakukan mahasiswa
semester II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ini dilakukan sejak
sepuluh bulan yang lalu.

Menurut Royyan,
membudidayakan tanaman selada melalui media tanam hidroponik tidaklah rumit.
Dengan memanfaatkan halaman pekarangan seluas 8 x 10 meter, dan ruang pembibitan,
mahasiswa jurusan Ilmu Qur’an ini melakukan perawatan tanaman setiap hari.

“Saat pertama kali
mendaftar, saya bingung mengisi waktu karena barus belajar secara daring. Dari
situ akhirnya harus memutar otak, dan akhirnya bercocok tanam selada dengan
sistem hidroponik ini. Apalagi pekarangan rumah kan cukup untuk sistem
hidroponikini,” cerita Royyan kepada Lingkar Muria.

Dikatakan, membutuhkan
waktu selama 45 hari, mulai dari masa pembibitan hingga selada segar siap
dipanen. Alhasil, dengan membudidyakan tanaman hidroponik ini ia mengaku mampu
memperoleh omzet Rp 4-5 juta per bulan.

“Saat ini dengan
kapasitas 2.600 lubang tanaman, per hari saya mempunyau langganan tetap.
Minimal 7 kg untuk menyuplai ke sejumlah pelanggan. Belum lagi nanti ada warga
sekitar yang langaung datang ke sini. Kalau pelanggan yang membeli selada,
rata-rata adalah pedagang kebab dan burger,” jelasnya.

Sementara itu, Siti
Sholikah, warga Desa Alasdowo mengaku senang dan baru tahu kalau ada yang
menjual selada segar. Karena kalau dari pasar biasanya selada yang dibeli
kondisinya sudah layu.  Sehingga, jika
membeli banyak juga yang harus terbuang.

“Kebetulan saya kan
usaha katering. Jadi sekarang tidak usah repot-repot mencari selada.  Apalagi disini bisa memilih sendiri selada
yang akan saya beli. Kalau mencari di pasar kadang juga tidak ada. Beberapa
menu kan memang membutuhkan selada, seperti nasi tumpeng, nasi kuning, dan menu
bento untuk ulang,” kata Sholikah.

Tak hanya datang dari
lokal, dan luar kecamatan saat ini pembeli juga ada yang datang dari luar
daerah seperti Jepara. Selain untuk menyalurkan hobi berkebun, budidaya
hidroponik ini, juga membuka peluang usaha di masa pandemi. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbentuk Secara Tak Sengaja

    Terbentuk Secara Tak Sengaja

    • calendar_month Ming, 4 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Diecaster Pati, atau pecinta mobil-mobilan di Kabupaten Pati terbentuk secara tak sengaja. Awalnya di tahun 2013. Ketua Komunitas Diecaster Pati, Whido Danang Kesumo mengisahkan, saat itu ada yang berdagang diecast, sebutan untuk mainan mobil-mobilan secara offline. Ada yang berjualan dengan salah satu merk terkenal di Stadion Joyokusumo di hari Minggu pagi. Dari situ kemudian mulai […]

  • Eks Pelatih Persija Jakarta Merapat, Persiku Kudus Siap Menggebrak Liga 2 Musim 2024/2025 

    Eks Pelatih Persija Jakarta Merapat, Persiku Kudus Siap Menggebrak Liga 2 Musim 2024/2025 

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 217
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Manajemen Persiku Kudus resmi menunjuk Sudirman sebagai pelatih kepala tim macan muria. Mantan pelatih Persija Jakarta ini mengaku akan merombak total skuad Persiku Kudus. Kedatangan Sudirman diyakini bakal membawa sejumlah nama pemain Persija Jakarta untuk bisa memperkuat Persiku Kudus di Liga 2 musim 2024/2025. Pemain-pemain Persija yang masih minim bakal diproyeksikan untuk memperkuat […]

  • Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Bertambah Lagi Satu Pelapor

    Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Bertambah Lagi Satu Pelapor

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.895
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati kembali menerima tambahan laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Desa Telogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Penambahan laporan dari korban baru ini diterima pada Kamis (14/5/2026) di kantor Polresta Pati. Kapolresta Pati melalui Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal, AKP Iswantoro, menjelaskan bahwa kehadiran satu […]

  • Soal Ketertiban, Ternyata Masyarakat Masih Belum Sadar

    Soal Ketertiban, Ternyata Masyarakat Masih Belum Sadar

    • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Seorang warga membongkar sendiri lapaknya yang akan ditertibkan Satpol PP pagi kemarin di sekitar Terminal Kembangjoyo. Lingkar Muria, PATI – Meski sudah sering dilakukan penertiban, namun masyarakat masih belum sadar betul akan keindahan, dan ketertiban kota. Hal ini terlihat dari kegiatan penertiban yang dilakukan Satpol PP pagi kemarin di jalanan protokol Kabupaten Pati. Dari kegiatan […]

  • Pencurian Sepeda Motor di Margorejo, Seorang Pria Berhasil Dibekuk Warga

    Pencurian Sepeda Motor di Margorejo, Seorang Pria Berhasil Dibekuk Warga

    • calendar_month Sab, 8 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 211
    • 0Komentar

    PATI – Seorang pria ditangkap warga setelah ketahuan mencuri sepeda motor, pria tersebut kemudian diserahkan kepada polisi dan dibawa ke Polsek Margorejo, pada Jumat (07/06/2024) Pagi. Kapolsek Margorejo, AKP Dwi Kristiawan, menyampaikan bahwa pria tersebut ditangkap oleh warga setelah kedapatan mencuri sepeda motor di pinggir jalan area persawahan Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. “Anggota […]

  • Ratusan Ribu Bibit Gratis untuk Lahan Kritis di Jepara

    Ratusan Ribu Bibit Gratis untuk Lahan Kritis di Jepara

    • calendar_month Sel, 10 Des 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Bibit tanaman. Sumber : Diskominfo Jepara   JEPARA – Lahan kritis di Kabupaten Jepara mendapat perhatian. Dinas Lingkungan Hidup setempat bahkan sudah menyiapkan sekitar 400 ribu bibit tanaman keras siap tanam, di Kebun Bibit Dinas (KBD), Bangsri. Bibit-bibit tanaman itu disiapkan sebagai langkah penghijauan lahan kritis. Kepala DLH Jepara Farikah Elida, baru-baru ini mengatakan, sebagian besar […]

expand_less