Breaking News
light_mode

Refleksi Keberagaman: Elemen Lintas Iman Grobogan Teladani Gusdur

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
  • visibility 216

GROBOGAN – Acara kumpul bareng lintas iman dengan tema “Refleksi Keberagaman Meneladani Guru Bangsa Gusdur” digelar di Desa Ngambakrejo, Kecamatan Tanggungharjo, pada Selasa (23/09/2025).

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk aktivis Gereja Kristen Jawa (GKJ) Wolo Purwodadi, Pemuda Ansor Kecamatan Tanggungharjo, Fatayat Kecamatan Tanggungharjo, Gusdurian Grobogan, dan perwakilan Grobogan Maju.

Pertemuan sore itu dimulai dengan perkenalan nama, alamat, dan aktivitas masing-masing peserta, dilanjutkan dengan berbagi keresahan.

Umar Haji Mussaid dari Gusdurian Grobogan menekankan relevansi 9 nilai utama Gusdur (Abdulrahman Wahid) sebagai pedoman bernegara.

“Kita dapat meneladani kesederhanaan Gusdur dalam berpakaian, memperjuangkan keadilan kaum minoritas, serta cara Beliau memanusiakan manusia,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kontras antara keangkuhan sebagian pejabat negara dengan kondisi sosial masyarakat yang kesulitan akibat pajak tinggi dan harga tanah yang melambung.

Masalah sosial di Grobogan juga menjadi perhatian, terutama kasus persekusi terhadap seorang kepala dusun di Desa Crewek, Kecamatan Kradenan, karena orientasi seksualnya.

Wahyu Dwi Pranata dari Grobogan Maju menegaskan bahwa insiden ini mencerminkan kurangnya pemahaman masyarakat tentang nilai keberagaman.

“Ketidakmampuan manusia memahami Pancasila mengakibatkan hak-hak orang lain terenggut. Kita harus mampu melihat dan menerima orang lain hidup menjadi manusia seutuhnya, walau kadang bertentangan dengan pedoman beragama yang kita yakini. Indonesia ini negara hukum yang berpancasila, negara harusnya menjamin kebebasan setiap warganya, bukan malah menjadi alat menindas rakyatnya,” tegas Wahyu.

Sebagai penutup, Ki Atma, aktivis senior Gusdurian, mengajak semua yang hadir untuk tidak sekadar meniru tingkah laku Gusdur, tetapi menghadirkan nilai-nilai Gusdur dalam jiwa dan pikiran.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pengembangan UMKM untuk Tekan Angka Pengangguran

    DPRD Pati Dorong Pengembangan UMKM untuk Tekan Angka Pengangguran

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 277
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Yetti Kristianti, menekankan pentingnya peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam menekan angka pengangguran di wilayah tersebut. Menurutnya, semakin banyak UMKM yang berkembang, semakin banyak pula tenaga kerja yang dapat diberdayakan. “Semakin banyak UMKM yang berkembang, maka akan semakin banyak tenaga kerja yang bisa diberdayakan, sehingga dapat mengurangi angka […]

  • Wiwid Lestari saat tampil sebagai mayoret.

    Profil Wiwid Lestari Mayoret Groovy Drum Corps Pati yang Ikut Duta Genre

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Wiwid Lestari saat tampil sebagai mayoret. Prestasi demi prestasi terus ditorehkan oleh Wiwid Lestari, sebagai seorang pelajar dia ingin terus aktif berkegiatan dan meraih prestasi. Wiwid saat ini aktif mengikuti kegiatan marching band, dia mulai bergabung sejak November tahun 2022 lalu. Dia tergabung dengan Groovy Drum Corps. Wiwid menjadi seorang mayoret, awalnya dia tak tertarik […]

  • Tak Boleh Untuk Mudik, Mobil Dinas Dikandangkan

    Tak Boleh Untuk Mudik, Mobil Dinas Dikandangkan

    • calendar_month Sel, 12 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Mobil dinas terparkir di halaman Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pati kemarin. PATI – Menjelang Hari raya Idul Fitri, Bupati Haryanto mengingatkan para pejabatnya untuk tidak menggunakan kendaraan dinas sebagai sarana penunjang keperluan pribadinya. Misalnya kendaraan dinas untuk kegiatan mudik ke kampung halaman. ”Jangan sampai menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan pribadinya masing-masing. Itu […]

  • DPRD Pati Siap Dukung Penuh Cabor, Sorot Keterbatasan Anggaran

    DPRD Pati Siap Dukung Penuh Cabor, Sorot Keterbatasan Anggaran

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 297
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati menunjukkan komitmen kuat memajukan olahraga di Kabupaten Pati. Setelah audiensi dengan KONI dan Dinporapar, beberapa anggota DPRD menyatakan kesediaan menjadi pengurus atau penasihat Cabor. Dra. Hj. Suhartini dari Fraksi PDI Perjuangan, misalnya, siap menjadi dewan penasihat di salah satu cabang olahraga. “Kalau ada apa-apa, nanti bisa saya suarakan bersama anggota […]

  • Komisi D DPRD Pati Dorong Peningkatan Pelayanan Puskesmas

    Komisi D DPRD Pati Dorong Peningkatan Pelayanan Puskesmas

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 267
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong peningkatan pelayanan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Pati. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan komitmennya untuk berkoordinasi secara rutin dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati guna mencapai tujuan tersebut. “Kami akan bicara dengan Dinas […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan 8 Persen, Edy Wuryanto Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial Pekerja

    Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan 8 Persen, Edy Wuryanto Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial Pekerja

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.800
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menekankan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi Kota Balikpapan yang mencapai sekitar 8 persen harus diimbangi dengan peningkatan jaminan sosial bagi seluruh pekerja. Menurutnya, tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan memberikan manfaat nyata jika masih banyak tenaga kerja yang belum terdaftar dan terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan. […]

expand_less