Tampilkan Sendratari Sapi Pragolo di TMII, Plt Bupati Pati Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 48 menit yang lalu
- visibility 102.433

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menghadiri Gelar Seni Budaya 2026 di TMII, mengapresiasi penampilan seni budaya yang dibawakan para pelajar Kabupaten Pati.
PATI — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengajak generasi muda Kabupaten Pati untuk senantiasa mengenal, mempelajari, dan mewariskan seni budaya daerah. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Gelar Seni Budaya Tahun 2026 di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada Minggu (27/9/2026). Dalam acara tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati menampilkan Sendratari Sapi Pragolo.
Chandra memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelajar dari sejumlah SMP di Kabupaten Pati yang tampil membawakan pertunjukan seni budaya. Menurutnya, penampilan tersebut membuktikan bahwa generasi muda Pati menyimpan potensi dan bakat yang luar biasa di bidang kesenian.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para kepala sekolah yang mendukung pelaksanaan Gerakan Seni Masuk Sekolah (GSMS). Program ini, katanya, membuka ruang luas bagi anak-anak untuk mengenal budaya sekaligus melatih kemampuan bekerja sama.
“Dengan kesenian, anak-anak dapat bekerja sama, bahu membahu untuk menampilkan pertunjukan yang luar biasa,” ujar Chandra.
Di tengah arus modernisasi yang mulai mengikis rasa kebersamaan, kegiatan seni dinilai tetap memiliki peran yang sangat penting. Melalui kesenian, anak-anak belajar saling mendukung, bekerja sama, sekaligus membangun rasa percaya diri.
Chandra juga mengapresiasi peran Sanggar Karawitan Seni Kabupaten Pati yang konsisten melestarikan budaya daerah. Ia menegaskan Pemkab Pati akan terus mendukung kegiatan seni dan pementasan budaya bagi generasi muda, termasuk rencana menjadikan Alun-Alun Kembang Joyo sebagai pusat kegiatan kesenian yang lebih lengkap mulai tahun 2027.
Penampilan di Anjungan Jawa Tengah ini diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi para peserta untuk terus mengembangkan bakatnya.
Chandra pun berharap kerja sama dengan paguyuban masyarakat Jawa Tengah, termasuk para perantau asal Pati, dapat terus terjalin guna mendukung pelestarian budaya dan kemajuan daerah.
Gelar Seni Budaya Tahun 2026 ini diikuti peserta didik dari sejumlah SMP di Kabupaten Pati, Sanggar Karawitan Seni Kabupaten Pati, perwakilan Paguyuban Perantau Masyarakat Jawa Tengah di Jakarta, serta para undangan dan masyarakat umum.
Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Pati sekaligus memberikan wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas mereka.
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

