Komisi A DPRD Pati Cek Langsung Kebakaran TPS Plosojenar
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 55 menit yang lalu
- visibility 102.383

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, H. Narso meninjau langsung ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Plosojenar.
PATI – Komisi A DPRD Kabupaten Pati turun langsung ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) Plosojenar, Kecamatan Jakenan, untuk melihat kondisi lokasi sekaligus memantau penanganan kebakaran yang masih berlangsung.
Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, H. Narso, hadir dalam peninjauan tersebut. Kunjungan dilakukan untuk memastikan proses pemadaman berjalan dan melihat langsung upaya petugas dalam mengendalikan kobaran api di area TPS.
“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi dan proses penanganan kebakaran di TPS Plosojenar. Kami mengapresiasi respons petugas pemadam kebakaran dan berharap penanganan terus dilakukan secara optimal hingga kondisi benar-benar aman,” ujar Narso.
Narso berharap proses pemadaman dapat dilakukan secara maksimal sehingga api tidak kembali meluas ke area lain. Setelah seluruh proses penanganan selesai, kondisi lingkungan sekitar TPS juga diharapkan dapat dipastikan aman.
Kebakaran di TPS Plosojenar diketahui belum sepenuhnya padam hingga Kamis (24/9/2026). Kobaran api sebelumnya mulai muncul pada Rabu (23/9/2026).
Kepala Bidang (Kabid) Damkar dan Linmas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pati, Dwi Prasetyo, mengatakan proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Kondisi medan yang sulit dijangkau armada pemadam ditambah tiupan angin kencang membuat api lebih sulit dikendalikan.
“Faktornya angin kencang dan mobil tidak bisa menjangkau akses terdampak. Titik api di bagian atas timur,” ungkapnya.
Sejumlah armada pemadam kebakaran telah diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut. Upaya pemadaman juga mendapat dukungan pasokan air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati.
Berdasarkan laporan sementara, kebakaran diduga bermula dari pembakaran daun tebu kering atau slamper di sekitar TPS. Api kemudian merambat hingga masuk ke area tempat penampungan sampah tersebut.
“Informasi sementara dari warga setempat bahwasanya di sebelah TPS ada pembakaran slamper, masuk ke TPS dan TPS terbakar,” terangnya.
Dwi mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan melakukan pembakaran, baik sampah maupun material lainnya. Warga juga diminta tidak menyalakan api apabila tidak diperlukan karena berpotensi memicu kebakaran, terutama dalam kondisi lingkungan yang mudah terbakar.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

