Komisi B DPRD Pati Tekankan Perluasan Cakupan Pelanggan Tirta Bening
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 50 menit yang lalu
- visibility 102.386

Komisi B DPRD Pati menerima paparan program kerja Perumda Air Minum Tirta Bening periode 2027–2031 di Aula Tirta Bening, Kamis (24/9/2026).
PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati meminta pengembangan layanan Perumda Air Minum Tirta Bening diarahkan untuk semakin menjangkau kebutuhan masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat Komisi B mengikuti paparan program kerja Perumda Air Minum Tirta Bening untuk periode 2027–2031, Kamis (24/9/2026).
Paparan program kerja tersebut digelar di Aula Tirta Bening Kabupaten Pati. Kegiatan dihadiri Ketua Komisi B DPRD Pati Muslihan, S.Pd.I., M.Pd., bersama jajaran anggota Komisi B.
Dalam pembahasan tersebut, Komisi B mencermati sejumlah rencana yang akan dijalankan Perumda, terutama berkaitan dengan peningkatan mutu pelayanan serta perluasan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Pati.
Sejumlah masukan juga disampaikan Komisi B kepada jajaran direksi dan manajemen Perumda Air Minum Tirta Bening. Pengembangan program dinilai perlu disusun secara matang agar mampu menjawab kebutuhan pelanggan sekaligus meningkatkan cakupan layanan.
“Kami berharap program kerja Perumda Air Minum Tirta Bening 2027–2031 semakin meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses air bersih, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Pati,” — Muslihan, S.Pd.I., M.Pd., Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati.
Komisi B juga menekankan pentingnya pelaksanaan program secara terarah, terukur, dan berkesinambungan. Dengan demikian, rencana pengembangan Perumda dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan layanan air bersih di Kabupaten Pati.
Perumda Air Minum Tirta Bening sendiri memiliki peran penting dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat yang menjadi pelanggan. Kebutuhan terhadap layanan air bersih masih menjadi salah satu hal yang perlu terus diperhatikan, terutama dalam memperluas cakupan pelayanan.
Berdasarkan data yang dihimpun dari opendata.patikab.go.id, jumlah pelanggan atau Sambungan Rumah (SR) tercatat sebanyak 40.787. Sementara itu, jumlah produksi air mencapai 12.500.977 meter kubik.
Ke depan, peningkatan kapasitas produksi diharapkan dapat diikuti dengan bertambahnya cakupan pelanggan. Selain memperluas akses, peningkatan kualitas pelayanan juga diperlukan agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
(Adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

