Breaking News
light_mode

Pulau Mandalika Jepara, Miliki Kesan Mistis Namun Pemandangannya Eksotis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
  • visibility 177

Pemandangan dermaga Desa Metawar Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara, laut berlatar lekuk Gunung Genuk 

Mendengar Mandalika, sudah
pasti ingat bagaimana ganasnya gelombang di sana. Konon, pernah ada sebuah
pesawat dan kapal penumpang yang hilang di sekitaran perairan tesebut. Sebuah
pulau kecil yang dinamakan Pulau Mandalika pun terkenal mistis. Banyak kisah
tutur dari masyarakat akan hal mistis di sini. Sejak Ulo Lempe hingga Yuyu
Gotho.
Di pulau tersebut juga ada dua
makam. Makam Adipati Patak Warak, dan makam Sayid Usman. Kedua tokoh tersebut
masih abu-abu sejarahnya. Akan tetapi, Subekti Sahlan dalam bukunya Babad
Donorojo menyebut, Sayid Usman adalah seorang abdi dari Keraton Kalinyamat
yang mengikuti Ratu Kalinyamat bertapa di Bukit Sonder. Patak Warak sendiri
dalam versi cerita ketoprak, masih sezaman dengan Sunan Muria, dan diceritakan
juga sebagai murid Sunan Ngerang.
Pegiat wisata Desa Ujungwatu di
Kelompok Mandalika Muda Ahmad Syafi’udin mengatakan memang ada berbagai versi
cerita. ”Memang sudah banyak yang berkunjung ke dua makam tersebut. Untuk lebih
meyakinkan tentang kewaliyannya, dalam watu dekat insyaallah kami akan sowan ke
Habib Lutfi Pekalongan aan hal itu,” terang Udin.
Terlepas dari kemistisannya,
pemandangan sekitar Pulau Mandalika patut dijadikan sebagai obyek wisata
andalan yang mesti dikunjungi wisatawan. Pantainya, meskipun berpasir hitam dan
airnya keruh, namun punya pemandangan yang unik.
Para nelayan sedang menaiki perahu di belakangnya Pulau Mandalika terlihat menjulang

Menakjubkan 
Pemandangan itu bisa dirasakan
saat wisatawan memilih naik perahu dan berkunjung ke Pulau Mandalika. Di
perjalanan, mungkin jarak 50 meter suguhan pemandangan pantai dengan latar
belakang pegunungan yang menjulang akan memanjakan wisatawan. Di sekitar
perairan Mandalika banyak menjulang bukit-bukit, dan pegunungan. Ada Bukit
Jago, Bukit Ragas yang hampir tuntas ditambang batu putihnya sejak akhir 90an.
Mungkin jarak 3-5 tahun bukit itu sudah hilang, selain itu ada juga Gunung
Genuk.
Sementara itu, di Pulau Mandalika
sendiri banyak keseruan yang ditawarkan ke pengunjung. ”Ada wisata sejarahnya
yaitu mercusuar yag konon dibangun sekitar tahun 1800. Ada wisata religinya
yaitu makam. Dan wisata alam di sana juga menarik. Hutannya masih asri,” terang
pria yang juga menjadi ketua karang taruna desa setempat. Sayang, saya belum
sempat mampir di pulau tersebut. Usai larung sesaji, para nelayan harus
melanjutkan pesta sedekah laut.
Biasanya, lanjut Udin,
penyeberangan menuju Pulau Mandalika lumayan ramai saat Kupatan, dan tahun baru
masehi. Sekali jalan, perahu mematok tarif Rp 300 ribu untuk 10 penumpang. Itu
sudah termasuk ditemani pemandu wisata. ”Kami bekerjasama dengan nelayan.
Peralatan keselamatan juga sudah ada. Pelampung disediakan untuk para wisatawan
yang menyeberang,” kata Udin.
Wisatawan hanya boleh sampai sore
hari. Malam hari tak dibolehkan menginap. ”Beberapa pengunjung
menginginkan ngecamp di sana. Kami belum berani, ya masih kental mistis-mistisnya
di sana. Tapi kedepan akan kami tata lagi, dan lebih serius menggarap potensi
wisata pulau tersebut,” paparnya.
Kegiatan pariwisata di sekitar
perairan Mandalika ini juga menarik. Selain wisata pantai, kurang lebih 500
meter dari Pantai Benteng Portugis juga terdapat wisata Gua Tritib. Wisata
perbukitan yang asik untuk menikmati matahari terbit dan tenggelam. (pur) 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

      Salah seorang petani cabai dari Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Pati. PATI – Harga cabai anjlok di tingkat petani. Dari yang pernah 30 ribu perkilogram menjadi 5 ribu. Hal ini seperti yang dialami petani cabai di Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati. Salah seorang petabi cabai, Wario mengatakan, petani merugi pada masa panen kali ini. […]

  • Tiga Pemain Pati ke Babak Selanjutnya

    Tiga Pemain Pati ke Babak Selanjutnya

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Seleksi PSIS U-19 di Pati Lingkar Muria, PATI – Dari banyak nama pesepakbola Pati yang mengikuti seleksi PSIS U-19, hanya tiga nama yang lolos ke babak selanjutnya. Mereka yang lolos itu adalah Calvin Ivan Prasetya dari Cluwak, Muhammad Iqbal Al Ghuzat Tambakromo dan Benny Setyo Adi dari Trangkil. Meskipun lolos, ini belum final menjadi bagian dari […]

  • Dua Remaja dari Tambakromo Diduga Gangster, Diamankan di Balai Desa Karaban

    Dua Remaja dari Tambakromo Diduga Gangster, Diamankan di Balai Desa Karaban

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.058
    • 0Komentar

    PATI – Dua remaja diduga terlibat aksi gangster di Balai Desa Karaban, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Minggu (7/12/2025) pukul 23.30 WIB, berhasil diamankan Polresta Pati dengan gerakan cepat. Sebelum diserahkan ke polisi, keduanya sudah berada dalam pengawasan warga setempat. Laporan tentang dugaan aksi gangster pertama kali beredar melalui media sosial dari warga. Menanggapi informasi itu, […]

  • Masjid Agung Jepara Sediakan Ratusan Takjil Gratis Setiap Hari

    Masjid Agung Jepara Sediakan Ratusan Takjil Gratis Setiap Hari

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    JEPARA – Sepanjang Ramadan tahun 1440 ini, Remaja Masjid Agung Baitul Makmur Jepara menyiapkan dua ratusan paket takjil setiap harinya. Siapapun boleh menikmati. Takjil itu dikhususkan bagi mereka untuk berbuka puasa. “Dengan harapan ini bisa membantu mereka-mereka untuk bisa bersama-sama berbuka di Masjid Agung membatalkan puasanya,” ujar Pembina Remaja Masjid Agung Jepara Setyanto, saat ditemui […]

  • Kunker ke Bekasi, DPRD Pati Pelajari Pengolahan Limbah B3

    Kunker ke Bekasi, DPRD Pati Pelajari Pengolahan Limbah B3

    • calendar_month Sen, 18 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati melakukan agenda kunjungan kerja kemarin. Kunjungan kerja dilakukan ke PT Wiraswasta Gemilang Indonesia komplek industri Jababeka Bekasi. Kunjungan kerja dilakukan untuk mempelajari pemanfaatan dan mengolah limbah B3. Wakil Ketua III DPRD Pati Joni Kurnianto menyebut, kunjungan kerja yang dilakukannya tersebut terkait pemanfaatan limbah. Selain anggota Komisi C, […]

  • Tim GSI Kabupaten Pati Raih Peringkat Ketiga dalam Kompetisi GSI Provinsi Jawa Tengah 2024

    Tim GSI Kabupaten Pati Raih Peringkat Ketiga dalam Kompetisi GSI Provinsi Jawa Tengah 2024

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 178
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Tim Gala Siswa Indonesia (GSI) Kabupaten Pati berhasil meraih peringkat ketiga bersama tim Kabupaten Cilacap dalam kompetisi GSI Provinsi Jawa Tengah 2024. Tim Kabupaten Pati kalah dengan skor 0-1 dari tim Kabupaten Kudus dalam semifinal yang berlangsung di lapangan Balasuga, Semarang, pada Jumat (19/7/2024), Meskipun dominan dalam dua babak pertandingan, tim yang dilatih […]

expand_less