Breaking News
light_mode

Pulau Mandalika Jepara, Miliki Kesan Mistis Namun Pemandangannya Eksotis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
  • visibility 242

Pemandangan dermaga Desa Metawar Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara, laut berlatar lekuk Gunung Genuk 

Mendengar Mandalika, sudah
pasti ingat bagaimana ganasnya gelombang di sana. Konon, pernah ada sebuah
pesawat dan kapal penumpang yang hilang di sekitaran perairan tesebut. Sebuah
pulau kecil yang dinamakan Pulau Mandalika pun terkenal mistis. Banyak kisah
tutur dari masyarakat akan hal mistis di sini. Sejak Ulo Lempe hingga Yuyu
Gotho.
Di pulau tersebut juga ada dua
makam. Makam Adipati Patak Warak, dan makam Sayid Usman. Kedua tokoh tersebut
masih abu-abu sejarahnya. Akan tetapi, Subekti Sahlan dalam bukunya Babad
Donorojo menyebut, Sayid Usman adalah seorang abdi dari Keraton Kalinyamat
yang mengikuti Ratu Kalinyamat bertapa di Bukit Sonder. Patak Warak sendiri
dalam versi cerita ketoprak, masih sezaman dengan Sunan Muria, dan diceritakan
juga sebagai murid Sunan Ngerang.
Pegiat wisata Desa Ujungwatu di
Kelompok Mandalika Muda Ahmad Syafi’udin mengatakan memang ada berbagai versi
cerita. ”Memang sudah banyak yang berkunjung ke dua makam tersebut. Untuk lebih
meyakinkan tentang kewaliyannya, dalam watu dekat insyaallah kami akan sowan ke
Habib Lutfi Pekalongan aan hal itu,” terang Udin.
Terlepas dari kemistisannya,
pemandangan sekitar Pulau Mandalika patut dijadikan sebagai obyek wisata
andalan yang mesti dikunjungi wisatawan. Pantainya, meskipun berpasir hitam dan
airnya keruh, namun punya pemandangan yang unik.
Para nelayan sedang menaiki perahu di belakangnya Pulau Mandalika terlihat menjulang

Menakjubkan 
Pemandangan itu bisa dirasakan
saat wisatawan memilih naik perahu dan berkunjung ke Pulau Mandalika. Di
perjalanan, mungkin jarak 50 meter suguhan pemandangan pantai dengan latar
belakang pegunungan yang menjulang akan memanjakan wisatawan. Di sekitar
perairan Mandalika banyak menjulang bukit-bukit, dan pegunungan. Ada Bukit
Jago, Bukit Ragas yang hampir tuntas ditambang batu putihnya sejak akhir 90an.
Mungkin jarak 3-5 tahun bukit itu sudah hilang, selain itu ada juga Gunung
Genuk.
Sementara itu, di Pulau Mandalika
sendiri banyak keseruan yang ditawarkan ke pengunjung. ”Ada wisata sejarahnya
yaitu mercusuar yag konon dibangun sekitar tahun 1800. Ada wisata religinya
yaitu makam. Dan wisata alam di sana juga menarik. Hutannya masih asri,” terang
pria yang juga menjadi ketua karang taruna desa setempat. Sayang, saya belum
sempat mampir di pulau tersebut. Usai larung sesaji, para nelayan harus
melanjutkan pesta sedekah laut.
Biasanya, lanjut Udin,
penyeberangan menuju Pulau Mandalika lumayan ramai saat Kupatan, dan tahun baru
masehi. Sekali jalan, perahu mematok tarif Rp 300 ribu untuk 10 penumpang. Itu
sudah termasuk ditemani pemandu wisata. ”Kami bekerjasama dengan nelayan.
Peralatan keselamatan juga sudah ada. Pelampung disediakan untuk para wisatawan
yang menyeberang,” kata Udin.
Wisatawan hanya boleh sampai sore
hari. Malam hari tak dibolehkan menginap. ”Beberapa pengunjung
menginginkan ngecamp di sana. Kami belum berani, ya masih kental mistis-mistisnya
di sana. Tapi kedepan akan kami tata lagi, dan lebih serius menggarap potensi
wisata pulau tersebut,” paparnya.
Kegiatan pariwisata di sekitar
perairan Mandalika ini juga menarik. Selain wisata pantai, kurang lebih 500
meter dari Pantai Benteng Portugis juga terdapat wisata Gua Tritib. Wisata
perbukitan yang asik untuk menikmati matahari terbit dan tenggelam. (pur) 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Eks Tanah HGU Karangsari, DPRD Pati Siap Bentuk Pansus Sesuai Aturan

    Sengketa Eks Tanah HGU Karangsari, DPRD Pati Siap Bentuk Pansus Sesuai Aturan

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.439
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati membuka kemungkinan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengawal penyelesaian perselisihan lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) di Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak. Pembentukan ini nantinya akan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dalam tata tertib DPRD. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, menjelaskan bahwa usulan pembentukan pansus muncul […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Permudah Perizinan Usaha, Beri Kemudahan Bagi UMKM

    DPRD Pati Dorong Pemkab Permudah Perizinan Usaha, Beri Kemudahan Bagi UMKM

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 631
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Hardi, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memberikan kemudahan dalam proses perizinan usaha, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hardi menilai bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang perlu didorong agar dapat berkembang lebih pesat. “Kami berharap pemerintah daerah memberikan kemudahan akses dalam pengurusan […]

  • Ketua Komisi D DPRD Pati Dorong Perhatian Lebih untuk Sektor Pertanian Lain

    Ketua Komisi D DPRD Pati Dorong Perhatian Lebih untuk Sektor Pertanian Lain

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 202
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Pati, Muslihan, menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada padi, tetapi juga memperhatikan sektor pertanian lainnya. Hal ini disampaikan sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang lebih komprehensif. Muslihan mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam mencanangkan program panen 10 ton padi per hektare. Menurutnya, program […]

  • Polisi Ungkap Pabrik Mie Basah Berbahaya dengan Bahan Formalin di Boyolali

    Polisi Ungkap Pabrik Mie Basah Berbahaya dengan Bahan Formalin di Boyolali

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.020
    • 0Komentar

    SEMARANG – Satgas Pangan yang berada di bawah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah telah berhasil mengungkap kasus produksi mie basah yang menggunakan formalin (formaldehida) sebagai bahan tambahan di Kabupaten Boyolali. Kasus ini mulai terungkap setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat pada tanggal 4 Maret 2026, yang menyatakan adanya dugaan peredaran mie […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Sidak RSUD RAA Soewondo, Temukan Dugaan Keterlibatan Istri Ketua Dewas

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Sidak RSUD RAA Soewondo, Temukan Dugaan Keterlibatan Istri Ketua Dewas

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 250
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati terkait kebijakan Bupati Sudewo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD RAA Soewondo Pati pada Kamis (4/9/2025). Sidak ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, usai menggelar sidang dengan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) RSUD RAA Soewondo, Torang Manurung. Sidang tersebut membahas dugaan keterlibatan istri Torang, […]

  • Ada di Pati Nasi Goreng Paling Murah, Cuma Rp 3 Ribu

    Ada di Pati Nasi Goreng Paling Murah, Cuma Rp 3 Ribu

    • calendar_month Jum, 28 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Penampakan nasi goreng murah yang terbilang cukup lengkap Meskipun harganya sangat murah, sepiring “Nasi Goreng Bu Lasmiati” tersaji cukup lengkap. Ada irisan telur dadar, lalapan kol dan mentimun yang diiris kecil-kecil, serta taburan bawang goreng. Menambah sedap dan menggugah selera makan. PATI – Nasi goreng di warung-warung kakil lima umumnya dibanderol Rp 10 ribu per […]

expand_less