Breaking News
light_mode

Mudahnya Budidaya Kelapa Kopyor Ala Omah Kopyor Ngagel Dukuhseti

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
  • visibility 186

Kelapa kopyor dari Dukuhseti menjadi primadona

Budidaya kelapa kopyor itu mudah. Namun menuntut kecermatan dan ketelatenan dari para petani. Yang penting adalah fokus dulu menanam sebaik mungkin. Nanti hasil akan mengikuti.

PATI – Pengelola
Omah Kopyor, Tulus Sanyoto membagikan tips untuk sukses budidaya kelapa kopyor.
Namun terlebih dulu pihaknya mengingatkan, bagi petani pemula yang ingin
mengembangkan kelapa kopyor jangan terbuai dengan nilai ekonomis yang tinggi.
Menurutnya, ada beberapa hal teknis yang harus dipahami sebelum menanam kelapa
kopyor.

“Jadi untuk pemula
jangan dibayangkan dulu nilai ekonomisnya yang memang fantastis dibanding
kelapa biasa. Karena setiap tandan buah kelapa yang kopyor alami hanya sekitar
25 hingga 35 persen. Dan potensi pohon berbuah kopyor itu hanya 70 persen dari
yang kita tanam,” terangnya saat menerima kunujungan para petani dari Imogiri,
Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tulus menambahkan, yang
perlu diperhatikan selama menanam kelapa kopyor adalah cara pemupukan.
Diperlukan pemupukan yang maksimal saat kelapa mendekati berbuah. Hal ini
diperlukan agar nantinya malai buah yang dihasilkan juga semakin panjang dan
buah yang dihasilkan juga banyak.

“Selain itu, yang
harus diperhatikan adalah potensi serangan hama utama kelapa yaitu kwangwung.
Jadi harus diperhatikan pengendalian hama ini dengan memperhatikan kebersihan
dan sistem sanitasi lingkungan. Upayakan juga jauh dari peternakan sapi,”
ujar Tulus.

Saat ini, kebutuhan kelapa
kopyor untuk pengunjung agrowisata seluas 3.500 m3 itu mencapai 300 butir per
bulan. Di tingkat pengepul, harga kelapa kopyor bervariasi antara Rp 25 ribu
hingga Rp 57 ribu tergantung diameter buah. Sementara untuk kebutuhan bibit
mampu menjual 150 bibit kelapa kopyor per bulan dengan harga Rp 25 ribu per
bibit.

“Sementara untuk bibit
yang bersertifikat dijual Rp 30 ribu. Jadi, bertani kopyor masih sangat
menjanjikan, dan pasarnya sangat terbuka lebar. 
Setelah diperbolehkannya obyek wisata beroperasi, Omah Kopyor sudah
mulai ramai pengunjung. Dan omzet saat ini bisa mencapai Rp 1 juta hingga Rp
1,8 juta tiap akhir pekan,” pungkasnya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persipa Pati Bertekad Hentikan Tren Positif Persijap Jepara

    Persipa Pati Bertekad Hentikan Tren Positif Persijap Jepara

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 212
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati bertekad untuk memberikan kekalahan perdana bagi tuan rumah, Persijap Jepara, dalam laga Liga 2 2024/2025 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (6/10/2024). Tim yang berjuluk Laskar Saridin tersebut mengincar tiga poin untuk memutus tren positif Laskar Kalinyamat yang sejauh ini belum terkalahkan dalam lima pertandingan. Pelatih Persipa Pati, Bambang Nurdiansyah, mengakui […]

  • Miliki Bus Sendiri AHHA PS Pati Makin Mewah

    Miliki Bus Sendiri AHHA PS Pati Makin Mewah

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 159
    • 0Komentar

      Chairman AHHA PS Pati Putra Siregar berpose di depan bus baru klub berjuluk Java Army tersebut. JAKARTA – Klub Liga 2 AHHA PS Pati semakin menegaskan diri sebagai klub berkelas di Indonesia. Hal itu terlihat dari manajemen AHHA PS Pati yang tak main-main mempersiapkan beragam kebutuhan timnya. Baru-baru ini klub berjuluk Java Army ini […]

  • Kasus Kekerasan Seksual di Pati: Ayah Kandung Setubuhi Anaknya Berkali-kali

    Kasus Kekerasan Seksual di Pati: Ayah Kandung Setubuhi Anaknya Berkali-kali

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 161
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati sedang memberikan dukungan psikologis kepada seorang remaja perempuan berusia 18 tahun yang diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh ayah kandungnya. Korban, yang berasal dari Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, telah mengalami pelecehan seksual oleh ayahnya sejak usia 17 tahun dan masih […]

  • Menang Lawan Sleman United, Lini Tengah dan Penyerang Persipa Masih Jadi Sorotan

    Menang Lawan Sleman United, Lini Tengah dan Penyerang Persipa Masih Jadi Sorotan

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sempat tertinggal di babak pertama, Persipa Pati berhasil memukul balik Sleman United 3 -1 dalam laga ujicoba yang digelar di Stadion Joyokusumo Selasa (30/4/2019). Meski memenangi pertandingan, hal itu belum cukup memuaskan pelatih utama, Gatot Barnowo. Menurutnya masih banyak catatan dalam pertandingan tersebut.  ”Pertandingan tadi anak-anak cukup banyak peluang. Saying memang penyelesaian akhirnya yang kurang,” […]

  • DPRD Pati Minta Pemerintah Prioritaskan Kebutuhan Alsintan Bagi Petani

    DPRD Pati Minta Pemerintah Prioritaskan Kebutuhan Alsintan Bagi Petani

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.791
    • 0Komentar

    PATI – Ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) menjadi salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah untuk mendukung aktivitas petani di Kabupaten Pati. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Pati, Warsiti, yang mendorong pihak terkait untuk memberikan dukungan lebih terhadap kebutuhan alat pertanian di wilayah setempat. Menurut Warsiti, alsintan […]

  • Ilustrasi freepik 

    Definisi Hidup Mandiri: Mencapai Kemandirian untuk Menggapai Kebahagiaan

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Ilustrasi freepik Hidup mandiri adalah keadaan di mana seseorang mampu mengelola diri dan menjalani kehidupan secara mandiri tanpa tergantung secara berlebihan pada orang lain. Hidup mandiri melibatkan kemampuan untuk membuat keputusan dan mengambil tanggung jawab atas tindakan dan konsekuensi yang dihasilkan. Ini adalah proses belajar dan tumbuh yang mengarah pada kemandirian, sehingga individu dapat mencapai […]

expand_less