Breaking News
light_mode

Menengok Telaga Sejuta Akar yang Terus Bersolek

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
  • visibility 299

Telaga Sejuta Akar terus bersolek
Momen
libur lebaran dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat di Jepara. Tempat-tempat
wisata terlihat ramai dengan pengunjungnya. Terutama di wisata pantai. Tak kalah,
Telaga Sejuta Akar di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri ikut unjuk gigi menawarkan
keindahannya untuk dikunjungi. Melengkapi deretan wisata-wisata di Bumi
Kartini.

Sejak
beberapa tahun terakhir, tempat wisata ini terus bersolek. Beragam fasilitas
yang menunjang kegiatan rekreasi terus dilakukan pengelolanya. Tidak hanya
wahana mancakrida yang disediakan di Wisata Telaga Sejuta Akar Jepara.

Ada
juga wahana becak air, atraksi wisata untuk anak-anak, dan kolam pemancingan
yang masih dalam pengerjaan, untuk menemani wahana yang ada dalam memanjakan
pengunjung di wisata tersebut.

Suasana asri 

Pengelola
wisata alam Telaga Sejuta Akar, Hadi Priyanto menjelaskan, saat ini
pengembangan wisata Telaga Sejuta Akar masih terus dilakukan. “Ketika potensi
wisata terkelola dengan baik maka akan menjadi wisata alternatif baru,” ungkap
Hadi saat ditemui pada Rabu (12/6/2019).

Saat
ini, kata Hadi, basis wisata di Jepara masih seputar wilayah pesisir, dengan
penambahan wahana permainan baru, perawatan dan kebersihan serta akses jalan
diperbaiki, maka Telaga Sejuta Akar akan menjadi salah satu pilihan atau bahkan
menjadi wisata alternatif dalam pengembangan wisata di Jepara. Terutama untuk
wisata alam.

Upaya
menarik wisatawan untuk datang berwisata, tidak hanya dilakukan dengan
penambahan fasilitas. Akan tetapi pengelola juga menyiapkan strategi dengan
rutin menggelar even.

Festival jajan pasar tradisional

Dalam
waktu dekat nanti, pada bulan Agustus akan kembali digelar Festival Mata Air,
serta Festival Jajanan Pasar Tradisional, akan digelar selama dua kali, tepatnya
pada Minggu pertama dan Minggu ketiga.

Salah
satu pengunjung Sunoko warga Wedelan Kecamatan Bangsri mengatakan, seiring
perkembangan wisata Telaga Sejuta Akar, baru pada tahun ini mulai ramai, hanya
saja dirinya menilai masih banyak yang mesti diperbaiki. “Masih belum maksimalnya wahana
wisata, akses menuju lokasi, tempat parkir hingga kebersihan telaga itu
sendiri, ungkapnya.

“Harapannya
dengan berkembangnya wisata Telaga Sejuta Akar juga diimbangi dengan dibuatkan
akses penunjuk arah menuju lokasi, pelebaran tempat parkir serta wahana bermain
untuk anak,” katanya.

Sampai
saat ini Telaga Sejuta Akar sedikitnya telah dikunjungi sebanyak dua ribu
pengunjung pada akhir pekan yakni Sabtu dan Ahad, dengan berkembangnya wisata
tersebut akan menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat. (alb)

Foto-foto oleh : Slanker Hanif

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengerjaan Jalan TMMD Karangsari Capai  65 Persen

    Pengerjaan Jalan TMMD Karangsari Capai 65 Persen

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Warga membantu TNI mengerjakan jalan dengan makadam di Desa Karangsari Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati yang merupakan salah satu lokasi TMMD Sengkuyung Tahap II. PATI – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II, sudah menunjukkan progresnya. Bahkan di Desa Karangsari yang menjadi salah satu lokasi TMMD, dalam kegiatan pembangunan jalan sudah mencapai 65 persen. […]

  • DPRD Pati Imbau Masyarakat Lebih Berhati-hati dalam Membeli Produk Makanan Kemasan, Ini Masalahnya

    DPRD Pati Imbau Masyarakat Lebih Berhati-hati dalam Membeli Produk Makanan Kemasan, Ini Masalahnya

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 293
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membeli produk makanan. Hal ini disampaikan menyusul ditemukannya sejumlah produk makanan yang mengandung bahan berbahaya. “Perlu untuk memperhatikan kandungan dalam kemasan untuk menghindari konsumsi produk yang berbahaya bagi kesehatan tubuh,” ujar Muntamah. Ia menjelaskan bahwa jika tidak jeli memperhatikan, bisa jadi ada […]

  • Jurus Jitu Perbaiki Skin Barrier dengan Niacinamide

    Jurus Jitu Perbaiki Skin Barrier dengan Niacinamide

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Apa itu Niacinamide? Niacinamide atau yang dikenal juga dengan Nicotinamide merupakan salah satu kandungan yang sering kita temui didalam skincare. Niacinamide adalah vitamin larut dalam air yang bekerja dengan zat alami di kulit untuk membantu meminimalkan pori-pori yang membesar, mengencangkan pori-pori yang kendur, memperbaiki warna kulit yang tidak merata, melembutkan garis-garis halus/kerutan, dan mengurangi kusam. […]

  • Revitalisasi Alun-Alun 1 Jepara: Penataan Kota yang Mengutamakan Keamanan dan Keindahan

    Revitalisasi Alun-Alun 1 Jepara: Penataan Kota yang Mengutamakan Keamanan dan Keindahan

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 237
    • 0Komentar

    JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara telah merencanakan revitalisasi Alun-Alun 1 Jepara yang dijadwalkan akan dimulai pada awal bulan Juni tahun ini. Proyek ini bertujuan untuk memperbarui dan merapikan tata kota dengan dana bantuan provinsi. Proyek tersebut diharapkan selesai dalam waktu enam bulan setelah proses lelang. Penjabat (Pj) Bupati Jepara, H. Edy Supriyanta, Sekda Jepara Edy […]

  • Menonton Mendut, Bara Api di Pesisir Utara Jawa

    Menonton Mendut, Bara Api di Pesisir Utara Jawa

    • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Pentas Teater Minatani lakon Mendut Di atas panggung yang temaram, sesosok perempuan dengan sanggul menunjukkan tatapan mata yang begitu tajam. Terlihat bara menyala di ujung udud (rokok) yang dipegang di tangan kanan. Dia berdiri. Dia ledakkan emosinya. “Akulah bara pada udud yang terlanjur dinyalakannya. Bara, tak kan pernah mudah padam. Salah kau memegang maka bersiaplah […]

  • Ponpes Maslakul Huda Kajen, Berdiri Sebelum Era Kemerdekaan, Lebarkan Sayap Pendidikan

    Ponpes Maslakul Huda Kajen, Berdiri Sebelum Era Kemerdekaan, Lebarkan Sayap Pendidikan

    • calendar_month Sab, 2 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Keberadaan Pesantren Maslakul Huda diperkirakan sudah ada sejak tahun 1910. Dulunya pesantren ini sering disebut dengan nama pesantren polgarut, sebab terletak di daerah yang dikenal dengan sebutan gempol garut di Desa Kajen bagian barat. Pendirinya KH. Mahfudz, ayahanda dari KH. Sahal Mahfudz yang dikenal luas sebagai sang Begawan Fiqih. Namun, pemberian nama Maslakul Huda, menurut […]

expand_less