Breaking News
light_mode

Generasi Muda Diminta Aktif Kawal Demokrasi, DPRD Pati: Suaramu Masa Depan Indonesia

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 14 menit yang lalu
  • visibility 102.514

PATI – Keterlibatan generasi muda dalam kehidupan politik dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan demokrasi sekaligus menentukan arah kebijakan publik. Kalangan anak muda pun diharapkan tidak memilih sikap apatis, pesimistis, maupun pragmatis ketika menghadapi perkembangan politik dan demokrasi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, saat menjadi pembicara dalam kegiatan pendidikan politik yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut diikuti para pelajar SMA.

Dalam kesempatan itu, Kastomo menjelaskan bahwa politik memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar persoalan perebutan kekuasaan. Menurutnya, generasi muda memiliki ruang untuk terlibat dalam proses demokrasi, memahami persoalan politik, hingga ikut memberikan kontribusi dalam pengambilan kebijakan publik.

“Politik anak muda adalah keterlibatan, pemahaman, dan peran aktif generasi muda dalam proses demokrasi dan pengambilan keputusan publik, bukan sekadar urusan kekuasaan,” ujar Kastomo.

Ia menyebut jumlah pemilih muda pada Pemilu 2024 menjadi gambaran besarnya posisi generasi muda dalam sistem demokrasi Indonesia. Berdasarkan data yang disampaikannya, jumlah pemilih muda mencapai sekitar 115 juta orang atau 56,54 persen dari keseluruhan pemilih.

Menurut Kastomo, besarnya jumlah tersebut harus dibarengi dengan pemahaman politik yang memadai. Dengan demikian, generasi muda dapat menggunakan hak politiknya secara sadar, kritis, dan bertanggung jawab.

Ia juga mengingatkan agar anak muda tidak memilih untuk menjauh dari dinamika politik. Menurutnya, sikap tidak peduli terhadap politik dapat membuat kepentingan dan suara generasi muda kurang terakomodasi dalam proses pengambilan keputusan.

“Pemuda jangan apatis, pesimis, dan pragmatis dalam menghadapi politik demokrasi kita. Suaramu adalah masa depan Indonesia,” tegasnya.

Kastomo menambahkan, pendidikan politik memiliki peran dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap kehidupan demokrasi. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membekali anak muda untuk mengenali hak dan kewajibannya sebagai warga negara sekaligus mendorong partisipasi dalam kehidupan demokrasi secara kritis dan bertanggung jawab.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Coach Rudi Widodo Evaluasi Persipa Pati Usai Kekalahan dari Dejan FC, Siap Hadapi Batavia FC

    Coach Rudi Widodo Evaluasi Persipa Pati Usai Kekalahan dari Dejan FC, Siap Hadapi Batavia FC

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.009
    • 0Komentar

    MAGELANG – Persipa Pati gagal meraih kemenangan saat berhadapan dengan Dejan FC dalam laga lanjutan Liga Nusantara 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, pada Sabtu (29/11/2025) berakhir dengan skor 1-2 untuk keunggulan Dejan FC. Menanggapi hasil tersebut, Coach Rudi Widodo menyatakan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim. Evaluasi ini dilakukan sebagai […]

  • Puluhan Orang Dapatkan Pembinaan Tentang HIV/Aids

    Puluhan Orang Dapatkan Pembinaan Tentang HIV/Aids

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Temuan Pengidap Baru Meningkat Tiap Tahun Salah satu pengurus Kelompok Dukungan Sebaya bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) berdialog dengan peserta sosialisasi. Lingkar Muria, JEPARA –  Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Plus Jepara menggelar sosialisasi pembinaan Orang Dengan HIV Aids (ODHA) di Aula RSUD RA Kartini Jepara belum lama ini. Acara tersebut diikuti sekitar 50 orang. Pengurus KDS Plus […]

  • Puluhan Desa di Jepara Komitmen jadi Desa Antikorupsi

    Puluhan Desa di Jepara Komitmen jadi Desa Antikorupsi

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Bimbingan teknis desa antikorupsi dari KPK di Jepara/DISKOMINFO  Dengan bimbingan dari tim KPK, sebanyak 20 desa di Kabupaten Jepara secara resmi berkomitmen untuk menjadi desa antikorupsi  JEPARA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang didukung Pemerintah Kabupaten Jepara menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menyelenggarakan bimbingan teknis program desa anti korupsi. Bimtek yang diikuti […]

  • Joni Kurnianto: Peran PKL Sebagai Penopang Ekonomi Harus Diakui dengan Regulasi

    Joni Kurnianto: Peran PKL Sebagai Penopang Ekonomi Harus Diakui dengan Regulasi

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.930
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menekankan bahwa Pedagang Kaki Lima (PKL) memerlukan penguatan regulasi yang substansial, mengingat mereka berperan sebagai pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemikiran ini dijabarkan secara komprehensif dalam disertasi doktoralnya yang berjudul “Penguatan Regulasi Pedagang Kaki Lima dalam Meningkatkan Ekonomi Daerah”, yang disusun pada Program […]

  • Ujian Berat Lawan Persebaya dan Momentum Persijap Jepara Keluar dari Zona Degradasi

    Ujian Berat Lawan Persebaya dan Momentum Persijap Jepara Keluar dari Zona Degradasi

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.435
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara akan menghadapi ujian berat saat menjamu Persebaya Surabaya pada Sabtu (21/2/2026) di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, pukul 20.30 WIB. Laga ini menjadi pertandingan krusial bagi Laskar Kalinyamat yang saat ini masih berjuang keluar dari zona degradasi. Kemenangan menjadi harga mati bagi Persijap untuk menjaga peluang bertahan di kompetisi. Pelatih Persijap, […]

  • Minim Pasokan, Perusahaan Garam di Rembang Sepi Produksi

    Minim Pasokan, Perusahaan Garam di Rembang Sepi Produksi

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Seorang petani garam sedang mengolah di tambaknya baru-baru ini Lingkar Muria, REMBANG – Intensitas hujan yang cukup tinggi selama dua pekan, membuat petani garam mandek berproduksi. Dampaknya, para pemilik pabrik pengolahan garam beryodium sepi produksi. Pupon, pemilik industri garam beryodium UD Apel Merah di Desa Purworejo, Kecamatan Kaliori menyebutkan, sepinya pasokan garam terjadi sejak sepekan […]

expand_less