Breaking News
light_mode

Terakota Bersejarah Ditemukan di Sekitar Candi Bubrah Tempur Jepara

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 13 Jun 2024
  • visibility 357

JEPARA – Sebuah artefak yang diduga terakota kembali ditemukan di sekitar Candi Bubrah Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling. Penemuan ini terjadi saat Forum Komunikasi Peduli Cagar Budaya Muria (FKPCBM) melakukan kegiatan membersihkan situs Candi Bubrah.

“Kemarin kita melaksanakan bersih-bersih di Candi Bubrah dan menemukans ebuah artefak yang diduga sebagai terakota,” kata Subkord Bidang Sejarah dan Kepurbakalaan Lia Supardianik.

Artefak tersebut ditemukan pada hari Minggu, 1 Mei 2024 pukul 11.50 WIB oleh salah satu peserta kegiatan dan segera dilaporkan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara.

Terakota yang ditemukan berupa tembikar berbahan tanah liat, ditemukan sekitar satu meter dari Candi Bubrah. Meskipun kondisinya agak sulit karena berada di tebing curam.

“Hasil temuan ini selanjutnya kami bersihkan dan dilaporkan kepada Balai Pelestari Cagar dan Budaya Wilayah x Provinsi Jawa Tengah,” jelasnya.

Kondisi terakota tidak utuh karena sebagian sudah pecah menjadi kepingan, namun tetap dianggap sebagai bagian dari temuan sejarah yang perlu dilestarikan.

Dia mengimbau kepada masyarakat atau pecinta alam yang mendaki di wilayah pegunungan Muria untuk melaporkan jika menemukan benda yang diduga sebagai cagar budaya, daripada mengambilnya.

“Kalau menemukan jangan diambil. Bisa didokumentasikan bersama titik koordinatnya. Kemudian laorkan kepada kami atau tim cagar budaya Muria,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Peduli Cagar Budaya Muria, Andik Aristiawan, menjelaskan bahwa pendakian dimulai pada Jumat, 31 Mei 2024, dengan peserta naik dari Dukuh Duplak dan bermalam di Situs Candi Bubrah. Keesokan harinya dilakukan pembersihan tegakan serta tanaman di sekitar situs Candi Bubrah.

Kegiatan bersih situs oleh komunitas peduli cagar budaya ini, akan dijadikan even atau kegiatan rutin untuk menjaga kelestarian situs di sekitar Pegunungan Muria.

“Perlu adanya kajian lebih mendalam termasuk penataan ulang dan Ekskavasi (penggalian arkeologi), untuk menggali lebih jauh keberdaan situs Candi Bubrah, dan sekitarnya,” katanya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Makan Pakai Elpiji Melon Diperingatkan

    Rumah Makan Pakai Elpiji Melon Diperingatkan

    • calendar_month Rab, 3 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sejumlah rumah makan masih menggunakan elpiji melon Lingkar Muria, PATI – Dalam sidak yang dilakukan Polsek Juwana Selasa (2/1/18) lalu, ditemukan dua rumah makan yang masih menggunakan gas melon untuk memasak. Melihat hal itu, jajaran polsek yang terdiri dari Kanit Reskrim, Kasi Humas, Piket Reskrim, dan anggota SPKT memberikan peringatan kepada pemilik rumah makan tersebut. ”Sesuai […]

  • Polda Jateng Ringkus Maling Motor Lintas Provinsi

    Polda Jateng Ringkus Maling Motor Lintas Provinsi

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Dua maling motor lintas provinsi diamankan Polda Jateng SEMARANG – Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor lintas provinsi berhasil diamankan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Diteskrimum) Polda Jateng, pelaku pencurian biasanya beroprasi di wilayah Kabupaten Pati dan Rembang. Pelaku diketahui berinisial AR dan M merupakan warga Probolinggo Jawa Timur. Aksi keduanya sempat viral, lantaran terekam kamera CCTV […]

  • Seniman Teater Pati Angkat Cerita Roro Mendut ke Film

    Seniman Teater Pati Angkat Cerita Roro Mendut ke Film

    • calendar_month Jum, 24 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 372
    • 0Komentar

      Proses pengambilan adegan untuk film Roro Mendut yang dilakukan oleh seniman teater di hutan jati Regaloh. Film “Bara” digarap dengan apik oleh sekelompok seniman teater di Kota Pati. Film ini diangkat dari cerita rakyat. Yaitu kisah Roro Mendut. Seorang perempuan jelita yang tidak mau tunduk terhadap Tumenggung Wiraguna untuk dinikahi. PATI – Sosok perempuan […]

  • Pansus Angket DPRD Pati: Fokus 12 Poin Kebijakan Bupati, Bukan Hanya PBB-P2

    Pansus Angket DPRD Pati: Fokus 12 Poin Kebijakan Bupati, Bukan Hanya PBB-P2

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus menjalankan tugas Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket, yang dibentuk sebagai respons terhadap desakan masyarakat terkait kebijakan Bupati Sudewo. Pansus ini berpotensi membawa implikasi serius, termasuk pemakzulan bupati. Bupati Pati Sudewo sebelumnya menyampaikan harapannya agar Pansus fokus pada isu Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan […]

  • Persijap (sedikit) Diuntungkan Penundaan Liga

    Persijap (sedikit) Diuntungkan Penundaan Liga

    • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Jaya Hartono hanya punya waktu satu setengah bulan menyiapkan tim. Waktu yang mepet itu tentu tak ideal untuk mengarungi sebuah kompetisi liga. Karena itu penundaan kick-off kompetisi Liga 1 dan Liga 2 menjadi sedikit keuntungan bagi skuad Laskar Kalinyamat. Paling tidak ada tambahan dua hingga tiga pekan dalam mematangkan tim. JEPARA – Persijap Jepara merasa […]

  • Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Antar Kelompok Remaja di Tayu, Tujuh Orang Diamankan

    Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Antar Kelompok Remaja di Tayu, Tujuh Orang Diamankan

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.367
    • 0Komentar

    PATI – Upaya rencana tawuran atau perang sarung antara kelompok remaja di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, berhasil dicegah oleh petugas Polsek Tayu. Dalam kegiatan patroli dini hari, pihak kepolisian mengamankan tujuh orang remaja beserta delapan unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk menuju lokasi yang telah ditentukan untuk aksi tersebut. Dijelaskan oleh Kapolsek Tayu […]

expand_less