Breaking News
light_mode

Terakota Bersejarah Ditemukan di Sekitar Candi Bubrah Tempur Jepara

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 13 Jun 2024
  • visibility 267

JEPARA – Sebuah artefak yang diduga terakota kembali ditemukan di sekitar Candi Bubrah Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling. Penemuan ini terjadi saat Forum Komunikasi Peduli Cagar Budaya Muria (FKPCBM) melakukan kegiatan membersihkan situs Candi Bubrah.

“Kemarin kita melaksanakan bersih-bersih di Candi Bubrah dan menemukans ebuah artefak yang diduga sebagai terakota,” kata Subkord Bidang Sejarah dan Kepurbakalaan Lia Supardianik.

Artefak tersebut ditemukan pada hari Minggu, 1 Mei 2024 pukul 11.50 WIB oleh salah satu peserta kegiatan dan segera dilaporkan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara.

Terakota yang ditemukan berupa tembikar berbahan tanah liat, ditemukan sekitar satu meter dari Candi Bubrah. Meskipun kondisinya agak sulit karena berada di tebing curam.

“Hasil temuan ini selanjutnya kami bersihkan dan dilaporkan kepada Balai Pelestari Cagar dan Budaya Wilayah x Provinsi Jawa Tengah,” jelasnya.

Kondisi terakota tidak utuh karena sebagian sudah pecah menjadi kepingan, namun tetap dianggap sebagai bagian dari temuan sejarah yang perlu dilestarikan.

Dia mengimbau kepada masyarakat atau pecinta alam yang mendaki di wilayah pegunungan Muria untuk melaporkan jika menemukan benda yang diduga sebagai cagar budaya, daripada mengambilnya.

“Kalau menemukan jangan diambil. Bisa didokumentasikan bersama titik koordinatnya. Kemudian laorkan kepada kami atau tim cagar budaya Muria,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Peduli Cagar Budaya Muria, Andik Aristiawan, menjelaskan bahwa pendakian dimulai pada Jumat, 31 Mei 2024, dengan peserta naik dari Dukuh Duplak dan bermalam di Situs Candi Bubrah. Keesokan harinya dilakukan pembersihan tegakan serta tanaman di sekitar situs Candi Bubrah.

Kegiatan bersih situs oleh komunitas peduli cagar budaya ini, akan dijadikan even atau kegiatan rutin untuk menjaga kelestarian situs di sekitar Pegunungan Muria.

“Perlu adanya kajian lebih mendalam termasuk penataan ulang dan Ekskavasi (penggalian arkeologi), untuk menggali lebih jauh keberdaan situs Candi Bubrah, dan sekitarnya,” katanya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cari Rumput Temukan Mayat di Karetan Keling

    Cari Rumput Temukan Mayat di Karetan Keling

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    JEPARA, Keling – Siang bolong, warga digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki, di kawasan perkebunan karet Desa/Kecamatan Keling, Jepara, Selasa (8/6/2021). Menurut keterangan polisi mayat tersebut diketahui bernama Saniman (70) warga desa setempat. Dia hilang sejak Jumat lalu. “Benar ada penemuan mayat. Yang jelas dari hasil pemeriksaan puskesmas tidak ditemukan bekas penganiayaan,” kata Kapolsek […]

  • Jaga Kamtibmas Polres Jepara Amankan Ratusan Botol Miras di Keling dan Donorojo

    Jaga Kamtibmas Polres Jepara Amankan Ratusan Botol Miras di Keling dan Donorojo

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Polres Jepara mengamankan ratusan botol miras di wilayah Keling dan Donorojo  Ratusan botol miras diamankan Polres Jepara. Operasi ini dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.  JEPARA – Operasi Bina Kusuma Candi 2023 masih berlanjut. Hingga hari ini, Sabtu (01/04/2023), Satuan Samapta Polres Jepara kembali mengamankan Minuman Keras (Miras). Satuan Samapta Polres Jepara Polda Jateng […]

  • Haidar Ali berhasil meraih prestasi membanggakan

    Haidar Ali Siswa SD Islam Kauman Pati Borong Tiga Medali Emas Olimpiade Nasional

    • calendar_month Kam, 16 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Haidar Ali berhasil meraih prestasi membanggakan Prestasi membanggakan diraih siswa SD Islam Kauman di ajang lomba tingkat nasional. Adalah Muhammad Haidar Ali yang membawa pulang tiga medali emas dalam ajang Olimpiade Sains Madrasah PATI – Kepala SD Islam Kauman Pati Riyanawati sangat bergembira karena anak didiknya berhasil membukukan prestasi membanggakan dalam ajang perlombaan tingkat nasional. […]

  • Menjaga Arah Partisipasi Rakyat

    Menjaga Arah Partisipasi Rakyat

    • calendar_month Sel, 19 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Pemilu serentak 17 April kian dekat, sebentar lagi negara akan berpesta bersama seluruh rakyat. Itulah harapan normatif penyelenggara pemilu tiap kali menggelar hajatan demokrasi. Pertanyaannya adalah apakah harapan itu akan benar-benar terwujud? Faktanya, setiap kali penyelenggaraan pemilu selalu dihantui oleh realitas yang cukup sulit dihadapi. Hantu tersebut bernama golongan putih (golput). Ya, golput memang selalu […]

  • Impor Beras Bisa Lukai Petani

    Impor Beras Bisa Lukai Petani

    • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Komandan Kodim (Dandim) 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan menyebut, kebijakan impor beras dinilai akan melukai para petani di Kabupaten Pati. Sebab hasil panen di Kabupaten Pati setiap tahunnya saja justru surplus. Hal itu disampaikannya dalam panen raya padi di Desa Wotan Kecamatan Sukolilo, Pati, (Rabu, 7/2/18) bersama Menteri pertanian Andi Amran […]

  • Kemeriahan Pawai Unjuk Potensi Kabupaten Pati

    Kemeriahan Pawai Unjuk Potensi Kabupaten Pati

    • calendar_month Ming, 19 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 655
    • 0Komentar

    PATI – Semarak kirab bertajuk karnaval pembangungan festival noto projo mbangun deso berlangsung siang kemarin. Ratusan peserta yang terdiri dari OPD, kecamatan, pelajar hingga ormas tumpah ruah menuyusuri jalanan Kota Pati. Masing-masing kontingen menunjukkan potensi andalan yang mereka miliki.  Seperti yang dilakukan Dinas Pertanian dan Peternakan, mereka membawa replika ayam pedaging yang besar. Tak hanya […]

expand_less