Breaking News
light_mode

Keputusan Berat Rasionalisasi Skuad Persipa 2019, Dua Pemain dan Asisten Pelatih Dicoret

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
  • visibility 217

Rudi Widodo
Tim manajemen dan pelatih
akhirnya mengambil keputusan berat. Keputusan itu terkait rasionalisasi skuad
Laskar Saridin musim ini. Pada laga Safari Ramadan melawan Persikober akhir
pekan lalu (2/6/2019), tim pelatih akhirnya mengumumkan pemecatan terhadap dua
pemain dan asisten pelatih.

Dua pemain itu Vendy Sukma Jaya
(Klaten) yang berposisi striker dan playmaker, Diky Wicaksana (Semarang). Selain
pemain, asisten pelatih Dwi Ariyanto juga diputus kontraknya dengan berbagai
pertimbangan matang dari manajemen. Diputusnya kontrak mereka secara
profesional oleh manajemen.

”Dengan mempertimbangan kebutuhan
tim, utamanya perubahan regulasi yang mengijinkan pemain senior, maka diadakan
rasionalisasi skuad. Padahal saat ini ada 24 pemain tentu butuh logistik tim
yang besar. Maka harus ada rasionalisasi skuad,” terang pelatih kepala Gatot
Barnowo usai laga melawan Persikober yang merupakan wadah bermain pemain-pemain
bola profesional asal Bumi Mina Tani ini.

Pemecatan tersebut, menjadi waktu
yang tepat. Sebab untuk pemain masih ada waktu yang cukup untuk mencari klub
baru. ”Kami pun menghubungkan pemain dengan klub lain yang kompetitif untuk
kelanjutan karir mereka yang diputus kontraknya,” terang pria yang akrab
dipanggil Mbah Gatot ini.

Dwi Ariyanto, dari pelatih kepala ke asisten pelatih kemudian dipecat sebelum kick off Liga 3 Zona Jawa Tengah 2019


Sementara itu, untuk posisi
asisten pelatih belum diputuskan akan diisi siapa. Begitu pula dengan pemain
senior yang akan direkrut.

“Kami tidak terburu-buru. Kami
cari yang benar-benar siap dan berkontribusi besar untuk tim. Bidikan dan
komunikasi tentu ada. Tapi nanti lah setelah lebaran,” tegas Gatot.

Seperti diketahui, pada
pertandingan melawan Persikober, Ikris Yahmin dan kawan-kawan berhasil menang
tipis dengan skor 1 – 0. Mereka berhasil memecundangi sekumpulan pemain-pemain
profesional macam Joko Ribowo (PSIS), Rudi Widodo (PSS Sleman), Wawan Febrianto
(PS TIRA) dan beberapa legenda Persipa seperti Haryanto Sarmento, dan Satrio
Husodo.

Dilansir dari wartaphoto.net, jalannya pertandingan
berlangsung seru, bahkan Persipa beberapa kali mengancam gawang Persikober yang
dikawal ketat Joko Ribowo. Shot On Goal Eko “Mbedut”, Plessing Restu
hingga Penalti oleh Ihsan (Kiper Persipa ) sukses ditangkis Joko Ribowo. Semua
peluang terjadi melalui skema serangan open play yang variatif.
Begitu pula dengan Persikober yang mengandalkan Rudi Widodo sebagai ujung
tombak yang beberapa kali menciptakan peluang. Namun pertahanan rapi dan
kesigapan kiper Persipa masih cukup kokoh.

Pada babak kedua, Persikober
memasukkan Okta Wahyu yang merupakan kiper PSIR Rembang musim lalu. Serangan
makin digencarkan. Setelah berkali kali peluang terjadi akhirnya Ikris Yamhin,
penyerang Persipa asal Papua berhasil menceploskan sebiji gol. Kemenangan 1-0
untuk Persipa.

“Dari  segi 
permainan  saya  nonton  untuk  kedua  kalinya 
waktu  ujicoba  sama  UNS  dan  tadi sama 
Persikober. Untuk  saat  ini  dari segi  fisik 
mental  bertanding  ada  kemajuan  dan  saya 
berharap  bisa  lebih  berkembang  karena mereka 
masih  muda. Dari saya, yang harus dimatangkan lagi ketenangan 
sama  kesabaran dari pemain  perlu  dibenahi,” kata Joko Ribowo,
kiper PSIS ini. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modernisasi Pertanian, Genjot Nilai Ekonomi

    Modernisasi Pertanian, Genjot Nilai Ekonomi

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

    SIMBOLIS : Bupati Haryanto dan anggota komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menyerahkan alat mesin pertanian kepada kelompok tani di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan kemarin Lingkar Muria, PATI – Selama ini di Kabupaten Pati nilai ekonomi pertanian masih dikuasai kalangan tengkulak. Hal ini disebabkan ketidakmampuan petani, sebab masih banyak yang masih bertani dengan cara […]

  • Mulai Musim Kemarau, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin Minta Pemkab Tanggap Penanganan Kekeringan

    Mulai Musim Kemarau, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin Minta Pemkab Tanggap Penanganan Kekeringan

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 229
    • 0Komentar

    PATI – Musim kemarau telah tiba, salah satu yang diwaspadai saat kemarau adalah potensi bencana kekeringan. Saat ini bahkan sejumlah desa sudah mengalami kekurangan air bersih akibat dampak musim kemarau ini. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pati Jawa Tengah Martinus Budi Prasetyo mengungkapkan, bulan Mei lalu sudah memasuki musim kemarau di Kabupaten Pati. “Mei kemarin kita […]

  • DPRD Pati Dorong Perbaikan Drainase untuk Mitigasi Risiko Genangan Air

    DPRD Pati Dorong Perbaikan Drainase untuk Mitigasi Risiko Genangan Air

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 273
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, mendesak pemerintah Kabupaten Pati untuk segera menormalisasi sistem drainase di wilayah yang sistem drainasenya buruk yang menjadi penyebab utama genangan air di jalanan saat hujan. “Drainase yang buruk memicu genangan air setiap kali hujan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa perubahan fungsi lahan, seperti pembangunan permukiman yang menghalangi aliran […]

  • DPRD Pati Dorong Sinergi Pemkab Tangani Serangan Hama Tikus di Lahan Pertanian

    DPRD Pati Dorong Sinergi Pemkab Tangani Serangan Hama Tikus di Lahan Pertanian

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.887
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati diminta segera mengambil tindakan nyata untuk menanggulangi serangan hama tikus yang merajalela di areal persawahan dan lahan pertanian. Masalah ini dikhawatirkan semakin menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen, baik untuk tanaman padi maupun jagung yang menjadi andalan petani setempat. Usulan ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, […]

  • Gunungan Melimpah, Warga Dukuh Rambutan Desa Tanjungsari Berebut Berkah

    Gunungan Melimpah, Warga Dukuh Rambutan Desa Tanjungsari Berebut Berkah

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.793
    • 0Komentar

    PATI – Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai tradisi Sedekah Bumi di Dukuh Rambutan, Desa Tajungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Kamis (15/5/2025). Ratusan warga berebut gunungan hasil bumi yang berisi aneka ragam hasil pertanian, mulai dari kopi, cabai, sayuran, hingga buah-buahan. Enam gunungan hasil bumi yang diarak keliling kampung sebelum dibagikan, langsung diserbu warga begitu […]

  • Truk Tabrak Pengendara Motor dan Pejalan Kaki di Jalan Pati-Gabus, Satu Orang Tewas

    Truk Tabrak Pengendara Motor dan Pejalan Kaki di Jalan Pati-Gabus, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 204
    • 0Komentar

    PATI – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Umum Pati–Gabus, tepatnya di Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati pada hari Selasa (2/9/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden ini melibatkan sebuah truk Mitsubishi dengan nomor polisi K-9397-MS, sepeda motor Yamaha Mio bernomor K-2495-GK, dan seorang pejalan kaki. Akibatnya, satu orang meninggal dunia dan satu lainnya […]

expand_less