Breaking News
light_mode

Keputusan Berat Rasionalisasi Skuad Persipa 2019, Dua Pemain dan Asisten Pelatih Dicoret

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
  • visibility 271

Rudi Widodo
Tim manajemen dan pelatih
akhirnya mengambil keputusan berat. Keputusan itu terkait rasionalisasi skuad
Laskar Saridin musim ini. Pada laga Safari Ramadan melawan Persikober akhir
pekan lalu (2/6/2019), tim pelatih akhirnya mengumumkan pemecatan terhadap dua
pemain dan asisten pelatih.

Dua pemain itu Vendy Sukma Jaya
(Klaten) yang berposisi striker dan playmaker, Diky Wicaksana (Semarang). Selain
pemain, asisten pelatih Dwi Ariyanto juga diputus kontraknya dengan berbagai
pertimbangan matang dari manajemen. Diputusnya kontrak mereka secara
profesional oleh manajemen.

”Dengan mempertimbangan kebutuhan
tim, utamanya perubahan regulasi yang mengijinkan pemain senior, maka diadakan
rasionalisasi skuad. Padahal saat ini ada 24 pemain tentu butuh logistik tim
yang besar. Maka harus ada rasionalisasi skuad,” terang pelatih kepala Gatot
Barnowo usai laga melawan Persikober yang merupakan wadah bermain pemain-pemain
bola profesional asal Bumi Mina Tani ini.

Pemecatan tersebut, menjadi waktu
yang tepat. Sebab untuk pemain masih ada waktu yang cukup untuk mencari klub
baru. ”Kami pun menghubungkan pemain dengan klub lain yang kompetitif untuk
kelanjutan karir mereka yang diputus kontraknya,” terang pria yang akrab
dipanggil Mbah Gatot ini.

Dwi Ariyanto, dari pelatih kepala ke asisten pelatih kemudian dipecat sebelum kick off Liga 3 Zona Jawa Tengah 2019


Sementara itu, untuk posisi
asisten pelatih belum diputuskan akan diisi siapa. Begitu pula dengan pemain
senior yang akan direkrut.

“Kami tidak terburu-buru. Kami
cari yang benar-benar siap dan berkontribusi besar untuk tim. Bidikan dan
komunikasi tentu ada. Tapi nanti lah setelah lebaran,” tegas Gatot.

Seperti diketahui, pada
pertandingan melawan Persikober, Ikris Yahmin dan kawan-kawan berhasil menang
tipis dengan skor 1 – 0. Mereka berhasil memecundangi sekumpulan pemain-pemain
profesional macam Joko Ribowo (PSIS), Rudi Widodo (PSS Sleman), Wawan Febrianto
(PS TIRA) dan beberapa legenda Persipa seperti Haryanto Sarmento, dan Satrio
Husodo.

Dilansir dari wartaphoto.net, jalannya pertandingan
berlangsung seru, bahkan Persipa beberapa kali mengancam gawang Persikober yang
dikawal ketat Joko Ribowo. Shot On Goal Eko “Mbedut”, Plessing Restu
hingga Penalti oleh Ihsan (Kiper Persipa ) sukses ditangkis Joko Ribowo. Semua
peluang terjadi melalui skema serangan open play yang variatif.
Begitu pula dengan Persikober yang mengandalkan Rudi Widodo sebagai ujung
tombak yang beberapa kali menciptakan peluang. Namun pertahanan rapi dan
kesigapan kiper Persipa masih cukup kokoh.

Pada babak kedua, Persikober
memasukkan Okta Wahyu yang merupakan kiper PSIR Rembang musim lalu. Serangan
makin digencarkan. Setelah berkali kali peluang terjadi akhirnya Ikris Yamhin,
penyerang Persipa asal Papua berhasil menceploskan sebiji gol. Kemenangan 1-0
untuk Persipa.

“Dari  segi 
permainan  saya  nonton  untuk  kedua  kalinya 
waktu  ujicoba  sama  UNS  dan  tadi sama 
Persikober. Untuk  saat  ini  dari segi  fisik 
mental  bertanding  ada  kemajuan  dan  saya 
berharap  bisa  lebih  berkembang  karena mereka 
masih  muda. Dari saya, yang harus dimatangkan lagi ketenangan 
sama  kesabaran dari pemain  perlu  dibenahi,” kata Joko Ribowo,
kiper PSIS ini. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Baru Pemkab Jepara: Retribusi Objek Wisata Kini Berlaku Setiap Hari

    Kebijakan Baru Pemkab Jepara: Retribusi Objek Wisata Kini Berlaku Setiap Hari

    • calendar_month Ming, 14 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 343
    • 0Komentar

    JEPARA – Mulai Januari 2024, wisatawan yang berencana mengunjungi objek wisata di Kabupaten Jepara harus merogoh kocek. Hal ini disebabkan oleh kebijakan baru dari Pemkab Jepara yang mengenakan retribusi tempat wisata. Sebelumnya, Pemkab Jepara memberikan kebijakan gratis untuk tiket masuk objek wisata pada hari kerja. Retribusi hanya dikenakan pada saat akhir pekan dan hari libur. […]

  • Pansus Angket DPRD Pati: Penugasan Guru Harus Berdasarkan Aturan yang Jelas!

    Pansus Angket DPRD Pati: Penugasan Guru Harus Berdasarkan Aturan yang Jelas!

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PATI – Kebijakan penugasan guru oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini, kasus yang menimpa Yuli Istianah, seorang guru Bahasa Inggris yang sempat ditugaskan di SMPN 1 Tayu sebelum ditarik kembali ke sekolah asalnya, memicu pertanyaan serius. Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan keprihatinannya […]

  • DPRD Pati Prioritaskan Kesejahteraan PKL dalam Raperda Baru

    DPRD Pati Prioritaskan Kesejahteraan PKL dalam Raperda Baru

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 345
    • 0Komentar

    PATI – Fokus utama public hearing yang digelar Komisi B DPRD Kabupaten Pati Senin (16/6/2025) adalah Raperda Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL). Pertemuan yang dihadiri perwakilan PKL, akademisi, Satpol PP, Disdagperin, dan DPUTR ini menghasilkan poin-poin penting terkait perlindungan dan pemberdayaan PKL. Ketua Komisi B, Muslihan, menekankan bahwa Raperda ini bukan hanya sekadar […]

  • PJ Bupati Jepara Edy Supriyanta menerima penghargaan dari Menteri Keuangan didampingi Menteri Dalam Negeri.

    Pengendalian Inflasi Pemkab Jepara jadi Terbaik

    • calendar_month Rab, 2 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

      PJ Bupati Jepara Edy Supriyanta menerima penghargaan dari Menteri Keuangan didampingi Menteri Dalam Negeri. Kabupaten Jepara meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri, sebab bisa melakukan pengendalian inflasi terbaik.  JEPARA – Kabupaten Jepara mengukir prestasi lagi, kali ini Jepara meraih penghargaan dalam pengendalian inflasi daerah. Jepara menjadi kota satu-satunya di Jawa Tengah yang mendapatkan penghargaan tersebut […]

  • Belajar Asam Garam Kehidupan dan Cinta

    Belajar Asam Garam Kehidupan dan Cinta

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Membaca novel adik sastrawan kondang Pramoedya Ananto Toer ini kita tak hanya mendapat cerita-cerita belaka. Novel berlabel 18+ ini menyuguhkan realita hidup yang tak selalu mulus. Hidup penuh dengan dinamika yang harus dan mau tidak mau dilakoni manusia. Soes, panggilan akrab penulis novel ini bercerita tentang Thomas. Pemuda yang sedang mereguk ilmu ekonomi politik di […]

  • DPRD Pati Apresiasi Tradisi Meron Sukolilo, Ajang Persatuan dan Peningkatan Ekonomi

    DPRD Pati Apresiasi Tradisi Meron Sukolilo, Ajang Persatuan dan Peningkatan Ekonomi

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 280
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menghadiri puncak acara tradisi Meron Sukolilo pada Sabtu (6/9) dan menyampaikan apresiasinya terhadap pelestarian tradisi budaya yang telah berlangsung turun temurun. Hardi berharap tradisi Meron tetap lestari sebagai ajang persatuan masyarakat sekaligus mampu meningkatkan perekonomian warga. “Harapannya terus dilestarikan tradisi yang baik ini dalam momentum maulid nabi, tentunya […]

expand_less