Breaking News
light_mode

Hasil Lab Temukan E. Coli dan Bacillus, DPRD Pati Kawal Tindak Lanjut Keracunan MBG di Gembong

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
  • visibility 102.595

PATI – DPRD Kabupaten Pati meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 1 menunjukkan adanya sejumlah bakteri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan bakteri Escherichia coli (E. coli), Bacillus sp, dan Bacillus cereus pada sampel menu nasi bakar serta orak-arik tempe yang dibagikan oleh SPPG Gembong 1. Temuan tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan terkait kasus dugaan keracunan MBG yang terjadi di Kecamatan Gembong.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau dan mengawal tindak lanjut atas kasus tersebut. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan penyelenggaraan MBG memenuhi standar keamanan dan kualitas makanan.

“Kami tetap memantau, tetap ada tindakan sesuai mekanisme. Kan ada SPPG dan BGN, kami berharap ini bisa dicarikan solusi,” ujar perempuan yang akrab disapa Bu Ning ini.

Menurut dia, evaluasi juga perlu mencakup pihak yang bertanggung jawab dalam penyediaan makanan untuk program MBG. Pengawasan terhadap proses pengolahan hingga distribusi makanan dinilai perlu diperkuat guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Pastikan akan kita evaluasi, sanksi pasti kami rekomendasikan karena SPPG ini vertikal,” tegasnya.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kabupaten Pati menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan yang telah diterima sejauh ini baru berasal dari parameter mikrobiologi. Adapun pemeriksaan terhadap parameter kimia masih menunggu hasil lanjutan.

Seluruh hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan melalui proses ekspertisi sebelum disampaikan kepada Satgas MBG sebagai bahan tindak lanjut.

Kasus dugaan keracunan MBG di Gembong sebelumnya menyebabkan ratusan warga mengalami gejala setelah menyantap paket makanan yang berasal dari SPPG Gembong 1. Menyikapi kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati menghentikan sementara operasional SPPG, sedangkan Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan sanksi suspend berat terhadap dapur tersebut.

DPRD Kabupaten Pati menilai evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya setelah munculnya kejadian. Pengawasan terhadap proses penyediaan, pengolahan, hingga pendistribusian makanan perlu diperketat agar keamanan dan kualitas makanan bagi penerima manfaat tetap menjadi perhatian utama.

(adv)

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi Golkar DPRD Pati Dukung Penuh RPJMD 2025-2029, Tekankan Pentingnya Infrastruktur dan SDM Berkualitas

    Fraksi Golkar DPRD Pati Dukung Penuh RPJMD 2025-2029, Tekankan Pentingnya Infrastruktur dan SDM Berkualitas

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pati memberikan pandangan umum yang mendukung penuh Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029. Dalam rapat paripurna, Endah Sri Wahyuningati, anggota DPRD Pati dari Fraksi Golkar, menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi fokus perhatian fraksi tersebut. Fraksi Golkar menyambut baik RPJMD sebagai dokumen strategis pembangunan Kabupaten […]

  • PJ Bupati Jepara Edy Supriyanta menerima penghargaan dari Menteri Keuangan didampingi Menteri Dalam Negeri.

    Pengendalian Inflasi Pemkab Jepara jadi Terbaik

    • calendar_month Rab, 2 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 280
    • 0Komentar

      PJ Bupati Jepara Edy Supriyanta menerima penghargaan dari Menteri Keuangan didampingi Menteri Dalam Negeri. Kabupaten Jepara meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri, sebab bisa melakukan pengendalian inflasi terbaik.  JEPARA – Kabupaten Jepara mengukir prestasi lagi, kali ini Jepara meraih penghargaan dalam pengendalian inflasi daerah. Jepara menjadi kota satu-satunya di Jawa Tengah yang mendapatkan penghargaan tersebut […]

  • DPRD Pati Tekankan Pentingnya Kualitas Pendidikan, Dorong Sekolah Berikan Layanan Terbaik

    DPRD Pati Tekankan Pentingnya Kualitas Pendidikan, Dorong Sekolah Berikan Layanan Terbaik

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 358
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Muntamah, menekankan pentingnya kualitas pendidikan bagi para peserta didik. Ia menyatakan bahwa tak hanya pemerintah yang bertanggung jawab dalam menyediakan akses pendidikan, namun pihak sekolah juga perlu mempertahankan kualitas pendidikan yang layak. “Selalu berikan yang terbaik. Kepada guru juga didorong agar para siswa lebih diajarkan pembelajaran […]

  • Gunungan Melimpah, Warga Dukuh Rambutan Desa Tanjungsari Berebut Berkah

    Gunungan Melimpah, Warga Dukuh Rambutan Desa Tanjungsari Berebut Berkah

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.571
    • 0Komentar

    PATI – Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai tradisi Sedekah Bumi di Dukuh Rambutan, Desa Tajungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Kamis (15/5/2025). Ratusan warga berebut gunungan hasil bumi yang berisi aneka ragam hasil pertanian, mulai dari kopi, cabai, sayuran, hingga buah-buahan. Enam gunungan hasil bumi yang diarak keliling kampung sebelum dibagikan, langsung diserbu warga begitu […]

  • Jokowi Tak Hadir, Muktamar Dibuka Sekjend Kemenag

    Jokowi Tak Hadir, Muktamar Dibuka Sekjend Kemenag

    • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    LENGANG : Suasana pembukaan Muktamar ke 11 JATMI di Ponpes AKN Marzuqi Slempung-Dukuhseti pagi kemarin. Lingkar Muria, PATI – Presiden Joko Widodo yang diagendakan akan membuka Muktamar ke 11 Jamiyah Ahli Thariqah Mu’tabarah Indonesia (JATMI) batal hadir pagi kemarin Sabtu (10/3/18). Karena itu, muktamar yang dihelat di Pondok Pesantren AKN Marzuqi itu dibuka oleh Sekretaris […]

  • UMKM Sulit Permodalan, Anggota DPRD Pati Narso Tawarkan Solusi Ini

    UMKM Sulit Permodalan, Anggota DPRD Pati Narso Tawarkan Solusi Ini

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 273
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati mendesak adanya kemudahan akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Narso, yang menekankan pentingnya peran UMKM dalam mendorong perekonomian daerah. Narso mengusulkan skema permodalan tanpa bunga bagi UMKM, yang diyakininya dapat meringankan beban para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis […]

expand_less