Breaking News
light_mode

Jalan Berliku Menuju Air Terjun Desa Papasan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 28 Nov 2020
  • visibility 192
Pemandangan Air Terjun Gembong yang masih jarang dijamah pengunjung

Ada tiga air terjun di Desa Papasan Kecamatan Bangsri, Jepara. Salah satunya adalah Air Terjun Gembong 2. Deni Arfian, seorang videografer petualang akan berbagi cerita keseruannya mengunjungi tempat yang masih tersembunyi ini. 

Laki-laki yang hobi berpetualang itu bernama Deni Arfian. Warga Desa Suwawal Timur Kecamatan Pakis Aji, Jepara ini sudah banyak menyinggahi sejumlah air terjun di Bumi Kartini. 

Salah satu yang menarik menurutnya adalah Air Terjun Gembong 2 di Desa Papasan, Bangsri. Ada dua air terjun di tempat ini. Orang-orang menyebutnya Gembong dan Gembong 2.

Jalan panjang dan berliku harus dilalui Deni. Askes menuju air terjun menguji seberapa kuat mental petualang. 

Untuk mencapai lokasi air terjun itu pengunjung harus melewati beberapa aliran sungai. Pertama harus menanjak menaiki bukit terlebih dahulu, kurang lebih memakan waktu 30 menit

“Setalah itu bertemu jalan setapak yang landai, dari jalan setapak ini kita masih berjalan kurang lebih 10 menit sampai ketemu jalur menuruni tebing untuk menuju air terjunya, nah bagian menantangnya disini, sebab harus menuruni tebing dengan ketinggian 15 meter,” terang pemilik channel youtube Deni Arfian ini kepada Lingkar Muria.

Tebing ini, lanjut Deni, sangat licin apalagi pas musim hujan. Membuat medan ini tambah  sulit, apalagi hanya berpegangan pada tanaman yang menjalar di sekitar. 

“Pengalaman saya sendiri pernah terperosot sampai bawah dari ketinggian dua meteran karena tanaman yang saya buat pegangan tidak kuat akarnya untuk menahan beban saya,” kenang Deni. 

Setelah melewati jalur menantangnya itu, pengunjung baru akan menikmati keindahan suasana alam yang masih alami. Sebab lokasi air terjun ini belum banyak orang yang tahu. 

Air terjun ini memiliki dua kolam. Kolam pertama paling atas dengan kedalaman kurang lebih dua meteran. 

Deni mengaku suka sekali dengan kolam yang pertama ini, karena bisa lompat dari tebing samping air terjun yang menambah keseruan explore air terjun ini. 

“Tapi tetap harus hati-hati apalagi untuk orang seperti saya ini yang tidak terlalu pandai berenang. Dan Untuk kolam kedua juga lumayan dalam sih. Meskipun taking mencapai dua meteran,” imbuhnya. 

Perlu diketahui, di Desa Papasan, Bangsri ini terdapat 3 air terjun yang aliran sungainya masih sama. Dengan urutannya paling bawah adalah Air Terjun Kedung Ombo, tempat ini yang paling populer, kemudian Air Terjun Gembong dan baru Air Terjun Gembong 2 ini yang diceritakan Deni. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Joni Kurnianto Soroti Fasilitas Publik Pati yang Dibangun Mahal Tapi Kurang Dikelola

    Joni Kurnianto Soroti Fasilitas Publik Pati yang Dibangun Mahal Tapi Kurang Dikelola

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.855
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengangkat persoalan sejumlah fasilitas publik di daerahnya, di antaranya Alun-alun Kembang Joyo dan Plaza Pragolo, yang menghabiskan anggaran besar dalam pembangunannya namun tidak mendapatkan perawatan yang memadai. Ia mengambil contoh Alun-alun Kembang Joyo yang membutuhkan biaya lebih dari Rp10 miliar untuk dibangun, namun hingga kini […]

  • Ketika DPRD Pati Kecolongan Ada Lahan Produktif jadi Kawasan Industri

    Ketika DPRD Pati Kecolongan Ada Lahan Produktif jadi Kawasan Industri

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

      Anggota DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo Lahan produktif seluas 1.036 hektare di Kecamatan Trangkil yang diperuntukkan sebagai kawasan peruntukan industri (KPI) mengagetkan anggota DPRD Pati. Hal ini mencuat di tengah wacana pembangunan pabrik besar di Kecamatan Trangkil itu. PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati merasa kecolongan, sebab adanya kawasan peruntukan industri (KPI) seluas seribu […]

  • Jampisawan Kecewa BBWS Tak Sosialisasikan Fungsi Bendung Karet

    Jampisawan Kecewa BBWS Tak Sosialisasikan Fungsi Bendung Karet

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 192
    • 0Komentar

    PATI – Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan) mengaku kecewa dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Pasalnya, BBWS tidak hadir dalam acara Rembug Kali Juwana ke 2 yang berlangsung di Desa Kedungpancing Kecamatan Juwana Pati. Juru bicara Jampisawan, Ari Subekti mengungkapkan bahwa acara Rembug Kali Juwana ini bertujuan mendiskusikan bersama tentang persoalan di sungai […]

  • PWI Pati Diganjar Penghargaan PWI Jateng

    PWI Pati Diganjar Penghargaan PWI Jateng

    • calendar_month Ming, 20 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

      PWI Pati menerima penghargaan kinerja yang baik dari PWI Jawa Tengah tahun 2022 Pengelolaan organisasi yang baik oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati diganjar penghargaan khusus dari PWI Jawa Tengah dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kendal. KENDAL – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati mendapatkan piagam penghargaan dari PWI Provinsi Jawa Tengah […]

  • Hak 1.225 Eks Karyawan PT Merpati Nusantara Airlines Belum Tuntas, Edy Wuryanto Minta Pemerintah Bertindak Cepat

    Hak 1.225 Eks Karyawan PT Merpati Nusantara Airlines Belum Tuntas, Edy Wuryanto Minta Pemerintah Bertindak Cepat

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.430
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah nyata dan terpadu guna menyelesaikan masalah pesangon dan dana pensiun yang belum dibayarkan kepada mantan pekerja PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.225 orang mantan karyawan belum menerima hak mereka sejak perusahaan menghentikan operasional pada tahun […]

  • PKK Kedungbulus dan KKN STAIP Adakan Pelatihan Pembuatan Probiotik RABAL untuk Dukung Budikdamber

    PKK Kedungbulus dan KKN STAIP Adakan Pelatihan Pembuatan Probiotik RABAL untuk Dukung Budikdamber

    • calendar_month Jum, 6 Des 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 171
    • 0Komentar

      PATI – Probiotik merupakan bakteri baik yang berfungsi memperlancar sistem pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mengoptimalkan penyerapan nutrisi serta obat-obatan. Probiotik RABAL sendiri adalah hasil fermentasi ragi, tape, dan bakteri asam laktat, yang mengandung bakteri Lactobacillus casei dan Saccharomyces cerevisiae. Untuk mendukung program budidaya ikan dalam ember (budikdamber), PKK Desa Kedungbulus bekerja sama […]

expand_less