Breaking News
light_mode

Jalan Berliku Menuju Air Terjun Desa Papasan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 28 Nov 2020
  • visibility 302
Pemandangan Air Terjun Gembong yang masih jarang dijamah pengunjung

Ada tiga air terjun di Desa Papasan Kecamatan Bangsri, Jepara. Salah satunya adalah Air Terjun Gembong 2. Deni Arfian, seorang videografer petualang akan berbagi cerita keseruannya mengunjungi tempat yang masih tersembunyi ini. 

Laki-laki yang hobi berpetualang itu bernama Deni Arfian. Warga Desa Suwawal Timur Kecamatan Pakis Aji, Jepara ini sudah banyak menyinggahi sejumlah air terjun di Bumi Kartini. 

Salah satu yang menarik menurutnya adalah Air Terjun Gembong 2 di Desa Papasan, Bangsri. Ada dua air terjun di tempat ini. Orang-orang menyebutnya Gembong dan Gembong 2.

Jalan panjang dan berliku harus dilalui Deni. Askes menuju air terjun menguji seberapa kuat mental petualang. 

Untuk mencapai lokasi air terjun itu pengunjung harus melewati beberapa aliran sungai. Pertama harus menanjak menaiki bukit terlebih dahulu, kurang lebih memakan waktu 30 menit

“Setalah itu bertemu jalan setapak yang landai, dari jalan setapak ini kita masih berjalan kurang lebih 10 menit sampai ketemu jalur menuruni tebing untuk menuju air terjunya, nah bagian menantangnya disini, sebab harus menuruni tebing dengan ketinggian 15 meter,” terang pemilik channel youtube Deni Arfian ini kepada Lingkar Muria.

Tebing ini, lanjut Deni, sangat licin apalagi pas musim hujan. Membuat medan ini tambah  sulit, apalagi hanya berpegangan pada tanaman yang menjalar di sekitar. 

“Pengalaman saya sendiri pernah terperosot sampai bawah dari ketinggian dua meteran karena tanaman yang saya buat pegangan tidak kuat akarnya untuk menahan beban saya,” kenang Deni. 

Setelah melewati jalur menantangnya itu, pengunjung baru akan menikmati keindahan suasana alam yang masih alami. Sebab lokasi air terjun ini belum banyak orang yang tahu. 

Air terjun ini memiliki dua kolam. Kolam pertama paling atas dengan kedalaman kurang lebih dua meteran. 

Deni mengaku suka sekali dengan kolam yang pertama ini, karena bisa lompat dari tebing samping air terjun yang menambah keseruan explore air terjun ini. 

“Tapi tetap harus hati-hati apalagi untuk orang seperti saya ini yang tidak terlalu pandai berenang. Dan Untuk kolam kedua juga lumayan dalam sih. Meskipun taking mencapai dua meteran,” imbuhnya. 

Perlu diketahui, di Desa Papasan, Bangsri ini terdapat 3 air terjun yang aliran sungainya masih sama. Dengan urutannya paling bawah adalah Air Terjun Kedung Ombo, tempat ini yang paling populer, kemudian Air Terjun Gembong dan baru Air Terjun Gembong 2 ini yang diceritakan Deni. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tetap Anggun Mesti Nunggang Motor Laki

    Tetap Anggun Mesti Nunggang Motor Laki

    • calendar_month Sab, 27 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Rengganis Kristina Dewi Kesan tomboy tak ditemukan sedikitpun pada sosok Rengganis Kristina Dewi. Meski sering nunggang motor laki, perempuan kelahiran Pati, 19 Februari 2000 ini tetap tampak anggun pembawaannya. Hal ini nampak dari sederet prestasi yang berhasil direngkuh perempuan yang akrab disapa Ganis ini. Sederet prestasi itu diantaranya, menjadi Juara 1 Catwalk Proklamasi Indonesia Award […]

  • Jadi Foto Model Sekaligus Reseller Jilbab

    Jadi Foto Model Sekaligus Reseller Jilbab

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Miftakhul Janah DOKUMEN PRIBADI Gadis bernama lengkap Miftakhul Janah ini gemar sekali berfoto. Kegemaran itu bermula sejak ia duduk di bangku MA Muallimat Kudus, dengan berfoto, ia makin percaya diri. Dari kegemarannya itu, gadis kelahiran Pati, 9 April 1995 ini sekarang menekuni dunia foto model, terutama model jilbab. ”Sekarang saya menjadi model salah satu merek […]

  • Belum Genap Sebulan, 20 Nyawa Melayang di Jalanan

    Belum Genap Sebulan, 20 Nyawa Melayang di Jalanan

    • calendar_month Sel, 1 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Angka Kecelakaan Turun, Kematian Naik PATI – Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pati terbilang masih cukup tinggi. Bahkan dalam catatan Satlantas Polres Pati, dalam bulan April saja, tercatat sebanyak 20 nyawa melayang di jalan raya. Meskipun angka korban kecelakaan naik, namun angka kejadiannya turun. Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti melalui Kasatlantas AKP Ikrar Potawari […]

  • Santuni Yatim, Utamakan Kebutuhan Pendidikan

    Santuni Yatim, Utamakan Kebutuhan Pendidikan

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Kegiatan santunan anak yatim digelar warga Desa Sirahan Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati (29/8/2020) bertepatan dengan 10 muharram. Total ada 75 anak yatim yang mendapat santunan. Di teras Masjid Baitur Rohim, raut muka puluhan anak-anak yatim itu nampak berseri. Bahagia. Pagi yang indah bagi mereka. Kegiatan santunan yatim ini rutin dilakukan. Kemarin dana yang terkumpul samlai […]

  • DPRD Pati Nilai Hari Santri Jadi Momentum Cinta Tanah Air

    DPRD Pati Nilai Hari Santri Jadi Momentum Cinta Tanah Air

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.017
    • 0Komentar

    PATI – Peringatan Hari Santri Nasional diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemuda, khususnya para santri, untuk semakin mencintai tanah air. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Muntamah, dalam sebuah pernyataan. “Hari Santri adalah momentum kita bersama untuk mencintai bangsa ini. Semangat NKRI, Pancasila, dan keberagaman ini adalah satu, dan santri harus berperan dalam hal […]

  • PLN UP3 Kudus Gelar Apel Siaga, Pastikan Listrik Aman Selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri

    PLN UP3 Kudus Gelar Apel Siaga, Pastikan Listrik Aman Selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 275
    • 0Komentar

    KUDUS – Menyambut bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri 2024, PLN UP3 Kudus mengadakan apel siaga untuk mempersiapkan personel dan peralatan yang akan bertugas, pada Senin (01/04/2024). Firman Sadikin, Manager PLN UP3 Kudus, memimpin langsung apel siaga ini yang dihadiri oleh berbagai elemen dalam organisasi, mulai Jajaran Management, Pengawas Pekerjaan, Petugas Yantek (Pelayanan Teknik), dan […]

expand_less