Komisi C DPRD Pati : Wilayah Pati Luas dan Beragam, Pembangunan Infrastruktur Harus Tepat Sasaran
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 59 menit yang lalu
- visibility 98.934

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Wardjono
PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Wardjono, menyatakan pembangunan infrastruktur di daerahnya harus disusun dengan perencanaan yang matang.
Hal ini disampaikannya mengingat kondisi wilayah Pati yang sangat beragam, mulai dari kawasan pertanian, pesisir, pusat industri kecil, hingga wilayah yang rawan banjir, yang semuanya memerlukan pendekatan pembangunan yang berbeda-beda.
“Kabupaten Pati memiliki tantangan infrastruktur yang cukup kompleks karena wilayahnya luas dan memiliki karakteristik yang beragam. Kondisi ini membutuhkan pembangunan yang benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, masalah yang paling sering dikeluhkan warga hingga kini adalah kerusakan pada ruas jalan kabupaten.
Kondisi ini sangat terasa di jalur penghubung antar kecamatan maupun jalan yang menjadi akses utama menuju pusat-pusat ekonomi masyarakat.
Menurut dia, kerusakan jalan membawa dampak nyata bagi kehidupan warga, mulai dari terganggunya distribusi hasil pertanian, kesulitan mobilitas, hingga kenaikan biaya pengangkutan barang dan logistik.
“Kerusakan jalan tidak bisa dianggap persoalan biasa karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Selain menghambat aktivitas ekonomi, kondisi jalan rusak juga membahayakan keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.
Selain masalah jalan, Wardjono juga menyoroti kondisi drainase dan persoalan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
Hal ini dinilainya masih sering terjadi akibat pendangkalan sungai serta sistem saluran air yang belum berfungsi secara maksimal di sejumlah titik.
“Penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya normalisasi sungai tetapi juga pembenahan sistem drainase agar aliran air lebih lancar saat musim hujan,” katanya.
Sebagai daerah yang berbasis pertanian, ia mengingatkan bahwa jaringan irigasi adalah kebutuhan pokok yang tak bisa ditawar bagi para petani.
Pembangunan dan pemeliharaan sarana irigasi yang baik akan sangat menentukan tingkat produksi pertanian serta kesejahteraan masyarakat tani.
“Irigasi yang baik akan mendukung produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Karena itu pembangunan dan perawatan jaringan irigasi harus menjadi prioritas,” imbuhnya.
Terakhir, Wardjono menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan. Ia mengingatkan agar tidak ada kesenjangan antara fasilitas di wilayah perkotaan dengan daerah pedesaan, supaya seluruh lapisan masyarakat bisa merasakan manfaat pembangunan secara adil.
“Masyarakat desa juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses infrastruktur yang layak. Kami di DPRD terus mendorong agar pembangunan di Kabupaten Pati bisa merata hingga wilayah pelosok,” pungkasnya.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

