Optimalisasi Potensi Garam, DPRD Pati Minta Pemkab Buat Program Khusus Perbaikan Fasilitas
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 54 menit yang lalu
- visibility 98.943

Foto ilustrasi petani garam di Kabupaten Pati.
PATI – Sekretaris Komisi B DPRD Pati, Mukit, menegaskan bahwa pembenahan dan perbaikan infrastruktur di kawasan usaha garam lokal akan memberikan dampak positif yang nyata, baik bagi peningkatan kuantitas hasil produksi maupun kesejahteraan ekonomi para petani garam itu sendiri.
Ia menilai, akses jalan dan fasilitas penunjang yang baik akan sangat mempermudah proses pendistribusian hasil panen ke pasar, sekaligus mampu menekan biaya operasional dan produksi yang harus dikeluarkan oleh para pengusaha garam.
Politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini menjelaskan, setidaknya terdapat empat kecamatan yang meliputi 21 desa di Kabupaten Pati, di mana sebagian besar masyarakatnya menggantungkan penghidupan dan ekonomi keluarga dari sektor produksi garam. Keempat wilayah strategis tersebut adalah Kecamatan Batangan, Juwana, Wedarijaksa, dan Trangkil.
“Besarnya potensi tersebut, seharusnya menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun program prioritas untuk mendukung petani garam,” paparnya.
Lebih jauh, Mukit mendorong pemerintah untuk segera merealisasikan langkah-langkah penguatan berupa penyediaan sarana produksi yang memadai, pembangunan jaringan jalan penghubung ke tambak, pembenahan sistem saluran irigasi, hingga penyediaan gudang penyimpanan yang layak dan memadai.
Menurutnya, langkah-langkah tersebut sangat penting dilakukan agar Kabupaten Pati tetap mampu mempertahankan posisi strategisnya sebagai salah satu penopang utama kebutuhan garam nasional, sekaligus berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat pesisir yang menggantungkan nasibnya pada sektor tambak garam.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

